Antisipasi Biaya Pengobatan yang Semakin Besar dengan Hal ini!

tanggal tua

Meskipun kita sudah hidup sehat dan menjaga pola makan. Resiko terkena penyakit tetap saja tidak dapat dihindari. Biaya pengobatan yang semakin hari semakin besar juga menambah beban. Untuk itu, kamu harus mempunyai tabungan untuk antisipasi hal tidak terduga sangat diperlukan. Kamu juga bisa membuat asuransi kesehatan sebagai antisipasi.

Jika tidak memiliki asuransi kesehatan, biaya perawatan ini bisa membesar dan akan cukup menyulitkan kamu. Pihak rumah sakit terkait juga tidak semuanya dapat memberikan keringanan tanpa asuransi. Berikut ini ada beberapa strategi yang bisa dilakukan untuk mengurangi biaya medis di rumah sakit:

Bayar biaya pengobatan segera

Agar biaya pengobatan tidak menumpuk dan bertambah banyak, sebaiknya melakukan pembayaran secara segera, ketika kamu sudah selesai dirawat di rumah sakit. Jika tidak, kemungkinan akan ada biaya tambahan lainnya yang mungkin membuat biaya perawatan menjadi lebih besar.

Jika tidak mempunyai uang tunai, kamu bisa menggunakan kartu kredit jika mendesak. Namun, jangan lupa segera melunasi hutang kartu kredit secepatnya. Kamu bahkan bisa menggunakan beberapa promo kartu kredit yang sedang melakukan kerjasama dengan rumah sakit tersebut.

Baca juga : 5 Kesalahan Pengelolaan Keuangan Orang Indonesia

Jujur dengan keuangan

Saat sudah terlanjur di rawat di rumah sakit, dan biaya perawatan sudah muncul, sebaiknya jujur dengan keadaan keuangan kamu kepada pihak rumah sakit. Mungkin beberapa rumah sakit dan pihak dokter akan memahami dan mencoba membantu kamu dengan kebijakan khusus tersebut.

Buat limit kartu kredit besar

Kartu kredit dengan limit besar seringkali membantu kita saat ada hal mendadak yang membutuhkan uang. Namun, ingatlah bahwa kartu kredit tersebut hanya digunakan untuk hal-hal mendadak seperti sakit, kecelakaan, kematian, dan hal-hal lainnya yang tidak dapat dihindari. Simpan kartu ditempat aman dan hanya gunakan saat dibutuhkan.

Mengikuti asuransi

Mengikuti asuransi kesehatan juga merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi biaya pengeobatan yang besar. Untuk dapat mengikuti asuransi kesehatan sekarang ini juga cukup mudah. Pikirkan bahwa kesehatan kamu lebih penting di atas segalanya. Jangan lupa tetap membayar biaya asuransi tersebut agar tidak hangus.

5 Cara Cermat Kelola Gaji

kelola gaji

Billpayer, pernah ngga kamu ngerasa kalau gaji cepat banget habis? Wah kayaknya sebagian besar orang pernah merasakan hal ini. Kalau kamu masih suka bingung bagaimana cara mengelola gaji dengan cermat dan bagaimana agar gaji tidak habis di tengah bulan. Billie sudah punya nih 5 cara cermat kelola gaji. Pastikan 5 hal ini agar gaji kamu dapat dikelola dengan baik hingga tanggal gajian selanjutnya.

Buat rencana bulanan

Banyak orang yang sudah tahu mengenai hal ini tetapi tidak melakukannya. Membuat rencana bulanan mungkin memakan banyak waktu, akan tetapi cukup efektif dilakukan untuk mengelola gaji dengan baik. Kebanyakan orang yang boros melakukan dua hal, yaitu tidak memiliki rencana keuangan bulanan dan tidak dapat mengendalikan diri. Oleh karena itu, sebaiknya kamu membuat daftar kebutuhan selama satu bulan.

Baca juga : Tips Atur Gaji 5 Juta Rupiah Sebulan

Mencatat pengeluaran tiap hari

Selain membuat rencana bulanan, pencatatan pengeluaran setiap hari juga penting. Kamu dapat mengumpulkan struk-struk pembelian, hal ini memudahkan kamu untuk mengetahui ke mana saja uang yang digunakan. Dari sana juga kamu dapat mengetahui barang apa saja yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan.

Investasi

Selain membuat rencana keuangan dan mencatat pengeluaran. Investasi juga penting lho dalam hal pengelolaan keuangan. Jika kesehatan keuangan kamu tergolong bagus, tak ada salahnya menyisihkan gaji untuk berinvestasi. Dengan modal Rp100.000,- kamu sudah bisa mengikuti reksadana, atau kamu juga dapat memilih berinvestasi dalam emas murni dan properti.

Membatasi uang tunai

Sadar atau tidak sadar, pembatasan uang tunai dapat membantu kamu berhemat. Bawa uang tunai tiap hari atau perminggu sesuai kebutuhan. Hal ini akan membantu kamu agar tidak sembarangan dalam mengeluarkan uang.

Baca juga : Tanggal Tua, Ini 4 Hal Menyebalkan saat Tanggal Tua!

Kelola Gaji dengan Bayar tagihan

Saat menerima gaji, sebaiknya kamu langsung menyisihkannya untuk membayar tagihan. Bayar tagihan seperti bayar PDAM, bayar listrik, bayar asuransi atau cicilan kendaraan yang rutin setiap bulan. Sehingga kamu bisa lebih leluasa untuk menggunakan gaji untuk kebutuhan lainnya.

Lakukan kelima hal diatas secara disiplin agar kamu bisa mengelola gaji dengan baik.

Tips Singkat Melunasi Utang!

Apakah kamu tipe orang yang bekerja dan menggunakan gaji diawal bulan untuk melunasi utang? Atau untuk membayar tagihan kartu kredit? Cicilan? Tunggakan? Wah jangan pusing dulu. Di Billie, kami merangkum sebuah tips singkat untuk menyelesaikan utang.

melunasi utang

Pertama-tama, ada baiknya kamu membuat daftar utang, kamu harus mengumpulkan dan membuat daftar secara terperinci semua utang berupa cicilan, kartu kredit, dan tunggakan lainnya.

Kedua, jangan membuat cicilan utang baru terlebih dahulu sebelum menyelesaikan ulang terlebih dahulu. Hal ini akan membuat utang terus menumpuk saat hendak melunasi utang, ditambah bunga yang terus menerus bertambah.

Baca juga : 5 Kesalahan Pengelolaan Keuangan Orang Indonesia

Hal lain yang bisa kamu lakukan adalah menambah penghasilan kamu. Kamu bisa mencoba berjualan online atau resell barang dan menjualnya di kantor. Banyak juga pekerjaan freelance yang dapat kamu ambil sambil mengerjakan pekerjaan utamamu. Hal ini akan membantu kamu untuk melunasi utang.

Jika setelah hal-hal itu dilakukan kamu masih memiliki utang, kamu bisa fokus untuk melunasi hutang satu per satu, disamping itu, bayarlah utang lainnya dengan jumlah minimum.

Bagaimana Jika Sudah Melunasi Utang?

Setelah semua utang mu sudah lunas terbayar, kamu bisa mulai membangun asset untuk masa depanmu. Menyiapkan dana pensiun dengan menyisihkan penghasilan juga akan sangat menguntungkan dikemudian hari.

Itu dia tips untuk melunasi hutang, billpayer, biasakan untuk tidak berhutang dengan menghindari pemakaian kartu kredit dan biasakan memakai debit. Kebiasaan berhutang akan mendatangkan dampak yang buruk dikemudian hari.

Kredit Macet, ini Cara Mengatasinya!

kredit macet

Kredit macet bukanlah hal yang diinginkan oleh orang yang mengambil cicilan tertentu. Jika kamu salah satu yang sedang mengalaminya, Billie akan menyimak bagaimana cara untuk mengatasi tersebut. Jika kamu belum pernah mengalaminya, kamu harus baca artikel ini kalau-kalau mengalami ini di kemudian hari.

Setelah sebelumnya Billie mengungkap bagaimana cara menghindari kredit macet, sekarang Billie akan membagi cara mengatasinya.

Baca juga : Bayar Tagihan Bulanan, Ini 4 Hal Menyebalkan saat Melakukannya!

Menurut Billie, cara untuk mengatasi kredit macet yang bisa kamu gunakan adalah dengan 3P yaitu Penjadwalan, Persyaratan, dan Penataan kembali.

Penjadwalan ulang

Mungkin kamu pernah mendengar istilah tenor? Tenor adalah jangka waktu pembayaran sebuah pinjaman atau kredit. Ini ditujukan bagi peminjam untuk melunasi hutang beserta bunga. Apabila kamu terkena kredit macet, kamu bisa mengajukan penjadwalan ulang tenor. Istilah ini juga dikenal dengan rescheduling atau restrukturisasi kredit.

Pihak bank akan menyesuaikan tenor pinjaman agar kamu dapat kembali mencicil pembayaran cicilan. Bank melakukan ini agar angsuran atau cicilan yang harus dibayarkan semakin ringan. Perpanjangan tenor akan disesuaikan dengan kemampuan bayar peminjam.

Persyaratan ulang

Ketika kamu mengalami kendala dalam membayarkan cicilan, ada syarat-syarat yang dapat diubah oleh pihak bank untuk membantu kamu. Kamu hanya perlu mengonfirmasikannya dengan bank bahwa kamu mengalami kendala dalam pembayaran. Perubahan syarat itu dapat mencakup perubahan jadwal pembayaran, jangka waktu, atau syarat lainnya.

Persyaratan kembali bisa dilakukan jika tidak mengubah maksimum plafon kredit. Persyaratan ulang ini tentunya diberikan pihak bank untuk menyelesaikan masalah kredit macet. Dengan program ini, diharapkan dapat membuat peminjam setidaknya melunasi pinjaman pokok.

Penataan ulang untuk kredit macet

Selain dua hal yang bisa dilakukan diatas, jika terjadi kredit macet, bank juga dapat mengubah kondisi kredit. Hal ini bisa disebut sebagai penataan ulang. Kondisi kredit diubah untuk meringankan tanggung jawab peminjam yang terkena kredit macet. Penataan ulang ini bisa dilakukan dengan menambah fasilitas kredit, mengonversi tunggakan menjadi pokok kredit baru, sampai penjadwalan, dan persyaratan kembali.

Penataan ulang bisa membuat bank menurunkan bunga yang dibebankan kepada kamu. Hal ini dilakukan supaya kamu dapat melunasi hutang pokok saat terjadi kemalangan ini. Bahkan jika kondisi peminjam sudah kritis dan tidak mampu lepas dari kredit macet, bank bisa memberikan opsi pembebasan bunga. Sehingga peminjam hanya perlu membayar pinjaman pokok yang tersisa.

Jika suatu hari kamu tidak dapat melanjutkan pembayaran cicilan, jangan panik dan menghindari pihak bank. Selesaikan masalah dengan musyarawah dan pikiran terbuka. Agar baik kamu sebagai peminjam ataupun bank dapat mencari jalan keluar yang sama-sama menguntungkan.

Kredit Macet, ini 4 Cara Menghindarinya!

atasi kredit macet

Pernah mendengar kata kredit macet? Kredit macet adalah suatu keadaan dimana debitur atau pelaku kredit tidak bisa mampu membayar kredit pada masa yang ditentukan. Pada situasi sehari-hari, biasanya terjadi kepada kita sebagai pemilik kartu kredit. Kita tidak mampu untuk melunasi hutang cicilan atau kartu kredit kita.

Bagi kamu yang suka menggunakan kartu kredit atau program cicilan, tidak usah takut. Bukan berarti, kita tidak boleh menggunakan kartu kredit atau program cicilan. Tentunya cicilan mempunyai manfaat tersendiri bagi kita. Namun, kita tetap harus mengantisipasi kredit macet dikemudian hari. Bagaimana caranya? Berikut Billie berikan 4 cara menghindari kredit macet.

Hindari hutang konsumtif

Ketika kamu melakukan kegiatan berbelanja yang tidak perlu. Hindari menggunakan kartu kredit atau program cicilan untuk hal ini. Mengapa demikian? Ini karena biasanya berbelanja atau kegiatan konsumtif lainnya cuma digunakan untuk memuaskan diri dan bukan untuk keperluan. Sebaiknya gunakan kartu kredit dan program cicilan untuk membeli barang yang benar-benar diperlukan. Seperti, mobil, motor, telepon genggam, dan untuk hal-hal mendesak seperti renovasi rumah, biaya operasi dan sebagainya.

Baca juga : Ini 3 Alasan Orang Tidak Bisa Bayar Cicilan

Jika berbelanja barang seperti baju, tas, sepatu dan sebagainya, sebaiknya jangan gunakan kartu kredit. Ketika kamu menggunakan kartu kredit untuk kegiatan konsumtif, kamu akan terpengaruh untuk melakukan hal tersebut berkali-kali. Uang yang kamu simpan juga akhirnya bisa habis untuk hal yang tidak perlu. Disaat kamu membutuhkannya, malah kamu terpaksa harus melunasi cicilan yang tidak penting.

Pinjam sesuai kemampuan

Banyak orang Indonesia yang memiliki limit kartu kredit yang jauh dari penghasilan. Alias lebih besar dari pada penghasilan. Idealnya, jumlah pinjaman kartu kredit atau besar cicilan tidak melebihi 35% dari penghasilan. Jangan pernah berbohong mengenai penghasilan untuk memperoleh limit kartu kredit yang lebih tinggi. Hal itu akan memotivasi kamu untuk berbelanja dan membeli barang. Sebaiknya, kartu kredit hanya digunakan untuk barang dengan masa kegunaan panjang atau kebutuhan mendadak.

Pinjam sesuai kebutuhan

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya. Hindari menggunakan kartu kredit atau program cicilan untuk membeli barang yang diinginkan bukan yang dibutuhkan. Saat kamu tidak mampu membedakan atau mengelola kebutuhan dan keinginan, yang ada kamu hanya akan terjebak dalam berbagai masalah finansial. Padahal tujuan ideal secara finansial adalah untuk meraih kemandirian finansial. Namun akibat tidak mampu menahan godaan diri sendiri atau keinginan dalam membelanjakan uang, yang terjadi justru malah sebaliknya.

Jangan menghindari kewajiban mencicil

Hal lainnya yang dapat menyebabkan kredit macet adalah menghindari kewajiban mencicil. Masalah ini biasanya bermula dari kemalasan sesaat untuk melakukan pembayaran cicilan. Menunda waktu pembayaran atau menggunakan dana cicilan untuk kebutuhan yang lain. Jika hal-hal seperti itu terus berlanjut, kemampuan membayar cicilan akan semakin mengecil. Ditambah bunga cicilan yang terus menumpuk. Hal ini sudah pasti akan menyebabkan kamu tidak bisa melanjutkan pembayaran cicilan dan akhirnya terjadilah kredit macet.

Nah, itu dia 4 cara menghindari kredit macet yang bisa Billie berikan ke kamu. Jangan sampai mengalami hal ini ya!

Punya tips lain? Langsung saja tulis di kolom komentar!

Bayar Tagihan Bulanan, Ini 4 Hal Menyebalkan saat Melakukannya!

bayar tagihan

Pekerjaan membayar tagihan merupakan hal yang sering dan rutin dilakukan oleh sebagian orang. Bayar tagihan bulanan seperti tagihan listrik, telepon, air, kartu kredit, asuransi, sudah tidak asing lagi dilakukan setiap bulan oleh orang dewasa. Terkadang, membayar tagihan bulanan bisa jadi hal yang menyebalkan, kenapa?

Antrian panjang

antrian panjang

Bayar tagihan bulanan akan mulai menyebalkan jika kamu menemukan antrian yang terlalu panjang di loket pembayaran atau ATM. Bagi kamu yang memiliki kesibukan tersendiri, hal ini tentunya akan membuat waktumu menjadi sia-sia untuk hanya sekedar mengantri. Belum lagi kamu punya pekerjaan lain yang harus dilakukan. Membayar tagihan juga membutuhkan waktu yang cukup panjang karena kamu harus memasukkan data tagihan kamu. Karena itu, banyak antrian panjang yang sangat memakan waktu karena semua orang harus memasukan banyak data saat membayar tagihan.

Baca juga : Mengelola Tagihan dan Pengeluaran adalah Kunci Keuangan Sehat

Agar tidak mengalami hal ini, sebaiknya kamu menggunakan fitur atau aplikasi pembayaran yang bisa membantu kamu untuk membayar tagihan secara online. Kamu juga bisa menggunakan internet banking atau mobile banking agar kamu tidak perlu mengantri. Sayangnnya, tidak semua jenis tagihan bulanan memiliki koneksi dengan internet dan mobile banking. Cara terakhir yang bisa kamu gunakan adalah autodebet atau penarikan otomatis dari rekeningmu, namun hal ini cukup riskan. Kamu harus memantau rekening secara berkala agar tidak terjadi kesalahan penarikan.

Terlalu banyak tagihan dengan jenis akun dan nomor berbeda

Belanja Online dengan Kartu Kredit, Amankah?

Jika kamu memiliki banyak tagihan dengan jenis akun dan nomor yang berbeda, kamu bisa repot saat hendak membayar tagihan bulanan. Bayangkan, kamu harus memasukkan data berupa nomor akun dan jumlah pembayaran setiap saat kamu membayar satu jenis tagihan. Jika satu tagihan akan memakan waktu 3 menit, kamu harus menyiapkan 30 menit untuk 10 tagihan. Padahal, kamu harus memberi kesempatan kepada orang di belakang mu untuk mendapatkan gilirannya menggunakan mesin ATM.

Denda keterlambatan saat bayar tagihan

kelola gaji

Selain antrian yang panjang dan data yang harus dimasukkan, bayar tagihan bulanan menjadi menyebalkan ketika kamu terkena denda keterlambatan. Denda keterlambatan adalah hukuman berupa biaya tambahan yang harus kamu bayar jika kamu terlambat membayar tagihan. Jika kamu terlambat membayar tagihan, bukan hanya bunga cicilan saja yang akan dibebankan kepada kamu. Kamu juga harus menanggung biaya keterlambatannya. Jika kamu harus membayar denda ini pada setiap tagihanmu, bayangkan berapa banyak uang yang terbuang selama satu tahun.

Biaya administrasi (yang banyak)

bayar tagihan

Apakah kamu tahu bahwa setiap bank membebankan biaya administrasi, apabila kamu melakukan pembayaran untuk tagihan bank lain? Salah satu contohnya BCA, BCA akan membebankan biaya administrasi jika kamu membayar tagihan kartu kredit bank Mandiri atau bank lainnya, hal tersebut juga diberlakukan oleh bank Mandiri, BNI, BII, UOB, dan bank lokal maupun internasional lainnya.

Baca juga : Tanggal Tua, Ini 4 Hal Menyebalkan saat Tanggal Tua!

Biaya ini kelihatannya tidak besar, namun jika dikumpulkan kamu mungkin akan terkejut dengan jumlah biayanya. Mari kita coba hitung, bank biasanya akan membebankan uang sejumlah Rp 5.000 sampai Rp 10.000 ketika membayarkan tagihan bank lain. Selain itu biasanya ada beban administratif sebesar Rp. 2.500 sampai Rp. 10.000, untuk membayar tagihan seperti BPJS, e-commerce, asuransi, dan jenis pembayaran lainnya. Jika kamu membayar tagihan dengan debit BCA dan mempunyai 3 kartu kredit, 1 BPJS, dan 1 asuransi, kamu bisa membayarkan sekitar Rp. 15.000 sampai Rp. 25.000 beban administratif setiap bulannya, jika dijumlahkan per tahun, biaya yang kamu keluarkan adalah sekitar Rp. 180.000 sampai Rp. 300.000, lumayan bukan?

Untuk menghindari beban administratif seperti ini, kamu bisa menggunakan kartu kredit yang diterbitkan oleh bank yang sama dengan tabungan kamu. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan perusahaan jasa atau aplikasi yang dapat membayarkan tagihan kamu secara bersamaan tanpa biaya administratif.

Billpayer, hindari 4 hal menyebalkan ini saat bayar tagihan ya, sekarang ini banyak kok fitur dan aplikasi keuangan yang bisa membantu kamu dalam hal ini. Ada pengalaman hal menyebalkan lainnya saat bayar tagihan? Langsung saja tuliskan di kolom komentar!

Tanggal Tua, Ini 4 Hal Menyebalkan saat Tanggal Tua!

tanggal tua

Apa kamu tipe orang yang sudah menghabiskan gaji di pertengahan bulan? Atau menghabiskan kehidupan akhir bulanmu dengan berhemat? Wah, artinya kamu tipe orang yang mengalami 4 hal menyebalkan ini ditanggal tua.

Ulang Tahun dan Resepsi Pernikahan

tanggal tua

Tanggal tua ada ulang tahun teman dan resepsi pernikahan. Wah, itu artinya kamu harus merogoh kocek lagi minimal untuk memberikan barang atau amplop merah. Untuk mencegah hal ini, kamu dapat mempersiapkan beberapa barang yang bisa kamu beli ketika diskon. Lalu simpan barang tersebut sebagai hadiah ketika ada teman yang berulang tahun atau melakukan resepsi pernikahan. Kamu juga bisa menyimpan uang khusus untuk teman yang berulang tahun atau melangsungkan pernikahan.

Repot melakukan hal tersebut, sebaiknya mulai kelola keuangan dengan baik agar tidak kehabisan uang saat ada keperluan mendadak.

Baca juga : Mengelola Tagihan dan Pengeluaran adalah Kunci Keuangan Sehat

Mobil Rusak dan Perbaikan Rumah

tanggal tua

Ketika tanggal tua, mobil tiba-tiba rusak sehingga kamu harus merogoh kocek untuk memperbaikinya. Atau tiba-tiba rumah bocor dan rusak sehingga kamu harus membetulkannya segera. Hati-hati billpayer, kedua hal ini bisa berakhir di hutang yang berkepanjangan atau bunga yang besar. Gunakan asuransi untuk mobil dan properti sehingga akan lebih memudahkan kamu apabila ada bencana dikemudian hari.

Pengelolaan keuangan yang baik juga menjadi salah satu kunci agar kamu tidak tiba-tiba jatuh miskin ketika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Menabunglah dengan rutin setiap bulannya agar kamu mempunyai dana tambahan untuk bencana yang tiba-tiba.

Razia Polisi di Tanggal Tua

tanggal tua

Ternyata kalau tanggal tua, bisa dimanfaatkan polisi juga untuk melakukan razia, maklum, mereka kan juga bisa bokek pas lagi tanggal tua. Hal ini ternyata diakui sebagian besar orang dan bahkan dialami beberapa orang secara langsung. Beberapa mengatakah bahwa entah mengapa setiap tanggal tua, banyak razia dadakan yang terjadi dijalanan. Bahkan ada saja polisi yang memberhentikan pengguna jalan tanpa ada pelanggaran.

Wah, kalau sudah begini, menyebalkan bukan? Sudah bokek di tanggal tua, masih saja tertimpa tangga dengan razia dadakan. Lalu, bagaimana menghindarinya? Pengguna jalan harusnya bisa lebih cermat, jika tidak melakukan kesalahan jangan mau diberikan surat tilang. Mintalah penjelasan terhadap pelanggaran yang dilakukan jika diberhentikan oleh polisi. Jika memang terbukti bersalah, tindakan yang benar adalah diberikan surat tilang, kamu bisa kok meminta keringanan pada pemerintah jika sedang tidak mempunyai uang.

Baca juga : Kerugian Ibu Rumah Tangga Saat Bayar Tagihan

Makan Mie Instan (Lagi)

tanggal tua

Disaat tanggal tua, biasanya banyak orang yang tidak bisa kelola keuangan mereka. Sehingga mereka hanya bisa membeli mie instan atau makanan yang lebih murah. Hal ini tidak bagus untuk kesehatan lho billpayer. Usahakan membeli stok makanan untuk satu bulan pada saat awal bulan ketika gaji masih cukup. Namun, jangan hanya membeli mie instan, tetapi juga siapkan stok untuk makanan-makanan sehat yang bisa disimpan. Ingat, makan adalah kebutuhan primer, jangan sampai kamu sakit dan malah membuat lebih banyak pengeluaran tambahan lagi karenanya.

Billpayer, jangan biasakan mengalami hal ini ditanggal tua ya, kelola keuangan dengan baik sehingga uang masih tetap tersisa ditanggal tua. Jangan lupa juga sisihkan untuk investasi masa depan dan beramal.

Ada pengalaman hal menyebalkan lainnya saat tanggal tua? Langsung saja tuliskan di kolom komentar!

Mau Cicilan Mobil Murah, Lakukan 5 Hal ini!

cicilan mobil murah

Kendaraan merupakan salah satu hal yang penting dimiliki oleh orang-orang di Indonesia, apalagi masyarakat di kota-kota besar yang bekerja. Mereka membutuhkan kendaraan yang bisa digunakan untuk bekerja dan berpergian. Apalagi dengan kondisi jalanan ibu kota yang panas dan penuh debu, banyak orang memilih untuk menggunakan kendaraan roda empat.

Sayangnya harga mobil tidaklah murah. Sistem cicilan pun seringkali tidak menguntungkan karena sangat jauh dari harga mobil jika dibeli secara tunai. Nah untuk itu, Billie mengungkap 5 hal yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan cicilan mobil murah.

Baca juga : Ini Manfaat Kalau Kamu Bisa Kelola Keuangan dengan Baik

Mobil murah tidaklah selalu identik dengan sesuatu yang tidak berkualitas atau barang yang sudah dalam kondisi buruk atau bekas. Membeli mobil secara murah bisa diakali dengan pilihan kredit atau promosi yang bisa kita gunakan. Jika ditelusuri, banyak dealer atau penerbit kartu kredit yang menawarkan beragam program kredit murah dan promosi.

Selain program atau promosi, ada beragam cara lainnya yang dapat kamu gunakan untuk mendapatkan cicilan mobil dengan harga yang lebih murah. Begini caranya:

Ketahui Nilai Pasti Mobil

Mobil bekas atau baru yang akan kamu beli, kamu harus mengetahui harga mobil yang akan kamu beli. Banyak orang yang mengira jika mereka membeli mobil bekas, mereka bisa langsung membeli secara tunai. Padahal, harga mobil bekas yang masih bagus juga sama mahalnya seperti mobil baru. Sehingga salah satu jalan yang ditempuh kebanyakan orang adalah dengan cicilan.

Hal pertama yang harus kamu pikirkan adalah jenis mobil yang akan kamu beli. Apakah itu mobil baru atau mobil bekas, tentu mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lalu, apakah itu mobil keluarga dengan banyak kursi, atau mobil sports, atau mobil luxury. Pastinya, jenis dan tipe mobil yang berbeda akan memiliki harga yang berbeda.

Dengan mengetahui harga mobil yang ada dipasaran, ini dapat mencegah kamu membeli sebuah mobil dengan harga yang terlalu tinggi. Lakukan survei pada beberapa dealer mobil baik untuk mobil bekas atau baru. Kamu juga dapat mengetahui hal ini melalui informasi yang banyak beredar di internet. Tidak ada salahnya untuk menanyakan teman atau kerabat yang juga memiliki mobil dan pengetahuan dalam hal ini.

Baca juga : Belanja Online dengan Kartu Kredit, Amankah?

Setelah mengetahui harga mobil, jika itu merupakan mobil bekas, kamu harus mengecek kondisi terakhir mobil tersebut. Hal ini penting karena kondisi mobil juga akan menentukan harga mobil bekas tersebut. Jangan sampai kita membeli sebuah mobil dalam kondisi buruk atau dan tidak terawat, hal ini akan sangat beresiko membuat berbagai macam kerugian di hari yang akan datang.

Perbesar Uang Muka

Selanjutnya, untuk mendapatkan cicilan mobil murah, kita harus pintar menghitung uang muka yang hendak kita keluarkan. Uang muka berlaku bila kita membeli mobil secara kredit melalui bank atau perusahaan leasing, baik mobil bekas maupun mobil baru. Pastikan kita memiliki sejumlah dana yang cukup besar untuk membayar uang muka.

Biasanya ketentuan uang muka untuk mencicil mobil adalah 25% saja. Namun tidak ada salahnya untuk membayarkan uang muka yang lebih besar dari ketentuan. Hal ini dapat membuat cicilan lebih ringan, dan bunga yang perlu kita tanggung juga semakin kecil. Hutang kredit yang kecil tentu saja akan berbanding lurus dengan jumlah cicilan bulanan yang kecil juga, hal ini juga akan mempengaruhi bunga cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Nego Diskon

Meskipun dalam program cicilan yang ditawarkan oleh bank maupun perusahaan leasing tidak ada diskon atau promo, sebagai pembeli kita tetap bisa menawar harga cicilan atau melakukan negosiasi diskon. Terkadang perusahaan leasing akan memberikan diskon jika kita memintanya, meskipun saat itu tidak ada promo. Miliki pengetahuan yang cukup mengenai fitur yang terdapat pada mobil dan harga mobil di pasaran, hal ini akan dapat membantu kita dalam tawar menawar untuk mendapatkan cicilan mobil murah.

Lakukan Survei

Ada banyak dealer yang menawarkan sejumlah potongan harga pembelian dan kita bisa memilih satu yang terbaik di antara mereka. Jangan terburu-buru dalam menentukan pilihan, lakukan perbandingan terhadap beberapa dealer sebelum akhirnya memutuskan untuk memilih satu penawaran terbaik dan menguntungkan.

Survei pertama yang patut kita lakukan adalah ke sejumlah dealer yang cukup terpercaya dan memiliki kredibilitas baik, bila tidak memiliki pengetahuan tentangi mobil, maka tidak ada salahnya kita mengajak saudara atau teman yang cukup paham mengenai hal ini. Ketika kita membeli secara kredit, biasanya dealer akan memberikan referensi mengenai perusahaan leasing yang bisa kita gunakan. Pahami dengan benar aturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh perusahaan leasing tersebut.

Baca juga : Konsultan Keuangan? 3 Hal ini Tanda Kamu Memerlukannya

Kita juga bisa memilih dan menentukan sendiri jasa leasing tertentu yang memang kita anggap paling baik dan layak untuk digunakan. Lakukan survei ini pada beberapa dealer dan leasing sekaligus, ini akan membantu kita dalam menemukan leasing dan dealer dengan layanan dan penawaran terbaik.

Lakukan Simulasi

Setelah mendapatkan sejumlah informasi dari dealer dan leasing, maka hal terakhir yang wajib kita lakukan sebelum akhirnya mengambil keputusan adalah melakukan sebuah simulasi kredit. Hal ini akan membantu kita dalam menentukan pilihan akhir dan menyesuaikan kemampuan bayar kita terhadap pembelian yang akan kita lakukan sehingga kita bisa mendapatkan cicilan mobil murah.

Cicil Mobil Juga Bisa Dihemat

Pada dasarnya, semua hal yang berhubungan dengan keuangan itu bisa dihemat. Tapi, berhasil atau tidaknya semuanya kembali lagi kepada kamu sendiri. Dalam kaitannya dengan kredit mobil, dengan melakukan hal-hal di atas, pengeluaran membeli mobil juga bisa ditekan dan kamu pun juga bisa mendapat mobil bekas yang kondisinya masih bagus.

Ini Manfaat Kalau Kamu Bisa Kelola Keuangan dengan Baik

uang tunai vs non tunai

Semakin hari kebutuhan terus bertambah, harga barang-barang semakin naik. Belum lagi bagi yang sudah berumah tangga, harus memikirkan biaya sekolah anak yang semakin hari semakin mahal. Hal ini tentunya membuat kita berkerja lebih keras dan giat lagi untuk mendapatkan penghasilan lebih. Padahal salah satu kunci pengeluaran sehat bukan hanya di pendapatan, tetapi juga cara kelola keuangan yang baik.

Keberadaan uang memang sangat penting, uang bisa menjadi motivasi bagi setiap orang. Uang bisa menentukan tingkat kesejahteraan masing-masing orang. Seringkali uang yang di dapat selalu saja terkesan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Padahal uang yang tidak cukup bukan hanya karena pendapatan tidak cukup, tetapi keinginan yang selalu dimiliki.

Oleh karena itu, kita memerlukan cara kelola keuangan yang baik. Jika kamu masih belum sadar manfaat pengelolaan keuangan, berikut Billie berikan 5 manfaat yang bisa kamu dapatkan:

Rencana Masa Depan

Jika kamu sudah bisa kelola keuangan dengan baik, bisa dipastikan kamu memiliki perencanaan masa depan yang lebih baik. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, kamu bisa terbebas dari hutang dan memiliki hidup yang lebih ringan dan mudah. Nah karena itu, kamu bisa merencanakan masa depanmu dengan lebih baik juga. Kelola keuangan tidak hanya berdampak di hari sekarang, tetapi juga berdampak untuk masa depan dikemudian hari.

Pola Hidup Hemat

kelola keuangan

Terkadang, pengeluaran yang berlebihan tidak terjadi karena kebutuhan yang banyak, tetapi hanya keinginan dan keborosan yang berlebih saja. Untuk itu kelola keuangan yang baik akan mengajarkan kamu untuk hidup dengan pola yang lebih hemat. Hidup yang lebih hemat bukanlah hidup yang pas-pasan bahkan serba kekurangan. Hidup hemat adalah hidup dengan berkecukupan, bahkan bisa mewujudkan apa yang diinginkan namun tidak boros dan membuang-buang uang.

Atur keuangan kamu setiap bulannya, dengan mendahulukan kewajiban, kebutuhan serta menghilangkan atau meniadakan utang yang bisa menimbulkan masalah dalam keuangan kamu. Hemat juga dapat mengontrol pengeluaran kamu yang mungkin sering berlebihan.

Tertib dan Teratur

Selain pola hidup hemat, pengelolaan keuangan yang baik juga bisa mengajarkan kamu untuk hidup lebih tertib dan teratur. Segala hal yang kamu inginkan, termasuk kebutuhan kamu sendiri dan keluarga akan dapat terencana dengan detail. Rencana masa depan  juga lebih dapat diatur dan dikelola dengan baik.

Bahkan jika kamu bisa hidup dengan tertib dan teratur, tidak hanya kebutuhan pokok yang bisa tercukupkan, kegiatan berlibur dan refreshing juga bisa kamu wujudkan. Dengan begitu, kehidupan juga bisa lebih seimbang dan bermanfaat bukan?

Baca juga : Mau Kelola Gaji dengan Lebih Baik? Lakukan 6 Cara ini!

Perlindungan dari Kejadian Tak Terduga

Ketika kamu memiliki pengelolaan keuangan yang baik, kamu bisa menyimpan uang untuk hal-hal tidak terduga. Hidup tentunya penuh dengan ketidakpastian dan kejadian tidak terduga, kita tidak bisa menghindari kejadian tidak terduga, seperti kecelakaan, sakit penyakit, dan kerugian lainnya. Untuk itu, kamu perlu simpanan uang untuk kejadian tidak terduga tersebut.

Dengan mengelola keuangan secara teratur, kamu bisa melindungi diri dan keuangan dari kejadian tidak terduga. Kamu juga bisa menyisakan uang untuk asuransi untuk kejadian tidak terduga. Keuangan yang teratur pastinya akan memiliki pos khusus untuk masalah ini.

Kurangi Stress dengan Kelola Keuangan

Dengan keuangan yang dikelola dengan baik, kamu juga bisa mengurangi stress. Stress adalah masalah kesehatan yang bisa membahayakan kamu. Jika kamu sudah terlalu stress, penyakit tentu akan lebih mudah untuk timbul dan berdatangan. Oleh karena itu, mulailah kelola keuangan untuk memperoleh manfaat jauh dari stress.

Hindari hal-hal yang dapat memicu stress, seperti hutang atau cicilan yang besar, pinjaman yang belum lunas karena bunga semakin tinggi dan sebagainya. Hal ini dapat membuat kamu semakin stress dan terganggu untuk mengerjakan hal yang lainnya. Buatlah pikiran kamu lebih ringan dengan banyak menabung dan investasi, setelah itu kamu bisa menggunakan uang tersebut untuk liburan atau hiburan kan.

Nah ini dia 5 manfaat kelola keuangan dengan baik versi Billie, kalau kamu merasakan manfaat lain yang bisa dibagikan, langsung saja tulis di kolom komentar!

Selain  artikel mengenai manfaat kelola keuangan, ada juga beberapa informasi dan tips mengenai keuangan yang tidak kalah penting, seperti:

Mau Kelola Gaji dengan Lebih Baik? Lakukan 6 Cara ini!

kelola gaji

Apa kamu tipe orang yang sudah menghabiskan gaji di pertengahan bulan? Atau menghabiskan kehidupan akhir bulanmu dengan makan mie instan? Wah gawat, artinya kamu masih belum bisa kelola gaji dengan baik.

Kalau kamu masih bingung gimana cara kelola gaji dengan lebih baik. Berikut Billie akan memberikan 6 cara yang bisa kamu gunakan agar kamu bisa mengelola gaji dengan lebih baik. Simak ya!

Tahu Gaji Kamu Secara Rinci

kelola gaji

Nomor satu, kamu harus tahu gaji kamu secara rinci untuk kelola gaji dengan lebih baik. Perhatikan gaji jika dikirim melalui rekening bank dan periksa secara rutin. Periksa mulai dari gaji pokok, tunjangan kesehatan, atau tunjangan lain yang diberikan oleh perusahaan kamu. Perhatikan juga potongan-potongan seperti pajak, asuransi, dan sebagainya.

Beberapa tunjangan biasanya bisa dicairkan, ada baiknya apabila kamu mengetahui kebijakan tunjangan-tunjangan tersebut. Cari tahu bulan berapa kamu bisa memperoleh dana dari tunjangan tersebut dan bagaimana mekanismenya.

Tentu saja hal ini berguna agar kamu mengetahui total gaji bersih. Hal ini juga berguna apabila ada kesalahan atau penyelewengan dari jumlah gaji yang diberikan. Selain itu kamu juga bisa merencanakan masa depan dengan memanfaatkan tunjangan-tunjangan yang ada.

Buat Anggaran Bulanan

kelola gaji

Setelah mengetahui secara rinci pemasukan atau gaji bulanan kamu. Kamu bisa memulai untuk buat anggaran bulanan. Apa saja isi dari anggaran bulanan? Kamu bisa menulis semua daftar atau komponen pemasukan dan juga komponen pengeluaran kamu.

Pertama-tama, kamu dapat mengalokasikan terlebih dahulu gaji kamu ke hal-hal yang sangat pokok, urgent, dan penting. Seperti uang makan, transportasi, pembayaran wajib seperti tagihan listrik, telepon, air, asuransi, dan cicilan). Selanjutnya, kamu bisa masuk ke alokasi gaji untuk hal-hal penting namun tidak terlalu urgent, seperti investasi, hobi, hiburan, dan amal.

Jika kebingungan bagaimana cara mengalokasikan gaji ke hal-hal pokok, kamu bisa menghitung perkiraan pengeluaranmu setiap harinya dan mengkalikannya dengan 30 hari. Untuk alokasi ke hal-hal tambahan, kamu bisa menyusun prioritas, mana hal tambahan yang menurutmu lebih penting dari yang lainnya.

Misalkan menurutmu investasi penting untuk masa depan, kamu bisa mengalokasikan uang sisa tersebut untuk invesrasi. Jika kamu merasa hiburan lebih penting karena bisa menunjang efektivitas kerja kamu, kamu bisa mengalokasikan uang sisa untuk hiburan terlebih dahulu.

Baca juga: Atur Keuangan Sendiri? Lakukan 4 Cara Modern ini!

Simpan Uang Secara Terpisah

uang tunai vs non tunai

Setelah kamu mengalokasikan dan membuat anggaran keuangan. Kamu bisa menyiasatinya dengan menyimpan uang secara terpisah apabila kamu masih merasa sulit untuk kelola gaji. Apalagi bila kamu termasuk orang yang tidak tahan untuk belanja. Kamu bisa langsung memindahkan uang ke rekening terpisah setelah mendapatkan gaji. Hal ini meminimalisir penggunaan gaji untuk hal yang tidak perlu.

Selain itu, gunakan kartu debit hanya untuk bayar tagihan yang sudah direncanakan sebelumnya. Untuk biaya sehari-hari lebih baik alokasikan uang cash per minggu nya. Hal seperti ini dapat membantu kamu supaya tidak mudah tergiur untuk berbelanja hal yang tidak ada di rencana mingguan.

Gunakan Aplikasi Bantuan untuk Kelola Gaji

kelola gaji

Ternyata bukan hanya kamu yang kesulitan untuk kelola gaji. Riset yang dilakukan perusahaan teknologi finansial mengatakan bahwa lebih dari 70% orang merasa kebingungan dalam mengatur dan memantau keuangan. Mereka merasa tidak ada cara mudah untuk mencatatnya.

Jika kamu juga mengalami hal yang sama, kamu bisa menggunakan aplikasi kelola keuangan yang dapat di unduh di Android atau iOS store secara gratis. Salah satu aplikasi yang bisa kamu gunakan adalah Billie. Selain dapat membantu kelola keuangan, Billie juga dapat membantu kamu membayar tagihan dalam waktu bersamaan.

Aplikasi semacam Billie bisa membantu kamu mengatur dan mengelola keuangan. Aplikasi tersebut juga dapat menganalisa komponen pengeluaran terbesar atau biaya mana yang paling menguras kantong.

Penghasilan Tambahan

kelola gaji

Nah, kalau ternyata keuangan yang buruk terjadi karena kebutuhan yang lebih, dan bukan karena cara kelola keuangan yang buruk. Solusi satu-satunya adalah mencari cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Karena jika ternyata gaji kamu belum bisa mencukupi semua kebutuhan, artinya kamu memerlukan gaji lebih besar atau pekerjaan tambahan.

Ada banyak lho pekerjaan freelance yang bisa membantu kamu untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kamu bisa berjualan online, menjadi penulis artikel lepas, mengikuti program afiliasi marketing, atau mencari tambahan pendapatan yang sesuai dengan bakat kamu.

Baca juga : Mengelola Tagihan dan Pengeluaran adalah Kunci Keuangan Sehat

Ubah Gaya Hidup

kelola gaji

Hal yang terakhir adalah mengubah gaya hidup kamu. Mengapa harus melakukan ini? Ternyata riset menemukan bahwa sebagian besar orang tidak dapat kelola keuangan dengan baik karena gaya hidup yang tidak sehat.

Dengan mengubah gaya hidup, seperti mengurangi frekuensi makan di cafe atau restoran atau nonton di bioskop ataupun sesuatu yang bersifat konsumtif. Kamu dapat kelola gaji dengan lebih baik. Gaya hidup sudah banyak membutakan orang dewasa maupun anak muda, untuk selalu dituntut “gaya” melebihi pendapatannya. Sehingga seberapa besar pendapatan yang dimiliki, jika gaya hidupnya tinggi, tidak akan mampu menutupi gaya hidupnya tersebut.

Nah keenam tips berikut bisa menjadi panduan kamu untuk kelola gaji dengan lebih cerdas dan efektif. Tetapi semuanya ini kembali ke kamu lagi. Apakah kamu mau berusaha untuk lebih cermat dan disiplin dalam kelola gaji? Hal ini tentunya menjadi pilihan kamu sendiri dan berdampak ke masa depan kamu nanti.

Ada tips yang lebih kece? Langsung saja tulis di kolom komentar!