Bingung Siapkan Uang untuk Lebaran? Simak 5 hal Berikut!

pengelolaan uang untuk lebaran

Hari raya pastinya menjadi hari yang ditunggu-tunggu. Seperti hari Lebaran yang membawa kebahagiaan bagi umat muslim yang sebentar lagi tiba. Namun hari raya juga tidak lepas dari pengeluaran yang membengkak. Tidak mau kan sebelum Ramadhan berakhir, gaji sudah habis duluan?

Bagi kamu yang bingung mengenai bagaimana pengelolaan uang untuk Lebaran. Berikut Billie berikan 5 hal yang harus diperhatikan ketika mengelola uang untuk persiapan Lebaran:

Jangan Lupakan Anggaran Belanja

Tetap tekun dalam membuat anggaran belanja saat bulan Ramadhan. Selain itu, perkirakan juga biaya yang dibutuhkan selama Ramadhan seperti kebutuhan membeli baju baru, kue-kue Lebaran, uang amplop tempel, biaya mudik, dan sebagainya.

Semakin rinci apa yang kamu tuliskan, anggaran belanja pun semakin jelas. Selain itu, jangan lupa untuk menaikkan anggaran, karena biaya kebutuhan pokok selama Ramadhan selalu naik. Kamu dapat melebihkan beberapa persen dari anggaran yang dibuat.

Baca juga : Mau lebaran? Ini Tips Hemat Kelola Dananya!

Jangan Boros ketika Buka Puasa Bersama

Salah satu kebiasaan yang tidak terlewatkan saat Ramadhan adalah buka puasa bersama. Saat Ramadhan, pasti ada banyak tawaran buka puasa bersama dari teman-teman, sanak saudara, dan kerabat. Jika ingin hemat, berikan saran untuk berbuka puasa bersama di tempat yang tidak terlalu mahal. Kamu juga bisa mencoba berbuka puasa di salah satu rumah kerabat dengan memasak makanan sendiri.

Sebaiknya batasi untuk mengikuti buka bersama agar saat ada pengeluaran tidak terduga kamu masih miliki. Kamu tetap dapat mengunjungi kerabat satu per satu saat Lebaran bukan?

Ingat untuk Beramal

Setiap orang pasti menyisihkan sebagian uangnya untuk beramal dan membantu sesama. Hal ini biasanya dilakukan dekat dengan hari raya. Seperti halnya umat muslim, mereka percaya bahwa bulan Ramadhan memiliki keunggulan di mana segala kebaikan akan dibalas oleh-Nya berkali lipat, termasuk dalam beramal. Beramal pun tentunya tak harus melulu berbicara mengenai uang. Kamu dapat menyisihkan beberapa persen dari penghasilan kemudian menjadi donatur, membagikan makanan atau takjil kepada yang tidak mampu, dan sebagainya.

Batasi Penggunaan Listrik

Hal kecil lain yang dapat menghemat pengeluaranmu adalah dengan memperhatikan penggunaan listrik. Penggunaan listrik di bulan Ramadhan akan banyak memakan biaya. Lampu-lampu yang biasa dipadamkan dan dinyalakan saat pagi hari, kini harus nyala lebih awal dari dini hari karena kamu sahur. Kamu bisa mengatasinya dengan membatasi penggunaan alat elektronik yang memakan banyak listrik. Contohnya, bila di rumah gerah dan terbiasa menggunakan AC untuk sementara waktu kamu bisa memanfaatkan kipas.

Disiplin Mengelola Uang untuk Lebaran

Ini adalah kunci dari semua pengelolaan keuangan. Kuncinya adalah disiplin untuk mengelola uang untuk lebaran. Kamu harus tetap mematuhi apa yang telah dibuat. Meskipun saat bulan Ramadhan akan bermunculan diskon yang begitu menggoda di pusat perbelanjaan. Tetaplah membeli barang yang dibutuhkan saja ya!

5 Kesalahan Pengelolaan Keuangan Orang Indonesia

pengelolaan keuangan

Pengelolaan keuangan mungkin bisa jadi hal yang dilakukan sehari-hari oleh kebanyakan orang. Namun apakah orang Indonesia sudah melakukan pengelolaan keuangan yang baik dan benar? Menurut survey yang dilakukan oleh Manulife, ternyata lebih dari 70% orang Indonesia tidak memiliki target jumlah dana simpanan dalam jangka waktu tertentu. Hal ini menunjukan bahwa jarang sekali orang Indonesia yang peduli pada pengelolaan keuangan mereka.

Ada 5 kesalahan dalam pengelolaan keuangan yang sering terjadi pada orang Indonesia. Jangan sampai 5 hal ini terjadi pada kamu ya!

Terlalu Banyak Hutang

Kesalahan pertama adalah orang Indonesia sangat suka sekali berhutang. Padahal kamu harus ingat bahwa setiap hutang akan membawa bunga yang harus kamu bayar. Bunga hutang ini jumlahnya tidak sedikit dan secara terus-menerus akan mengikis keuangan kamu. Apabila kamu ingin sehat secara finansial, kamu harus memiliki hutang yang tidak lebih dari 30% pendapatan kamu.

Biasakan untuk tidak menunda pembayaran hutang atau cicilan agar hutang segera lunas. Jika hutang sudah lunas, kamu bisa menggunakan uang tersebut untuk berinvestasi atau memulai tabungan hari tua.

Baca juga : Kredit Macet, ini Cara Mengatasinya!

Tidak Cukup Persiapan Pensiun

Masa pensiun perlu direncanakan sedini mungkin. Semakin cepat kamu memulai, maka semakin sedikit uang yang perlu kamu tabung setiap bulannya. Banyak orang Indonesia yang akhirnya jatuh miskin pada saat tua. Mereka mengalami penurunan status ekonomi atau daya beli pada saat mereka tua. Banyak juga yang terpaksa harus bergantung pada anak mereka pada masa tua. Bila kamu bisa mempersiapkan masa pensiun selagi muda, hal itu adalah pertanda kamu memiliki pengelolaan keuangan yang baik.

Tidak Punya Dana Darurat

Kesalahan lain yang sering dilakukan oleh orang Indonesia adalah tidak memiliki dana darurat atau simpanan yang dapat digunakan untuk hal yang tidak diinginkan. Banyak orang Indonesia yang jatuh miskin karena tertimpa suatu masalah atau penyakit. Billpayer, kita tidak tahu apa yang akan terjadi yang bisa mengubah hidup kita dikemudian hari, untuk itu kita harus mengantisipasinya, terutama dalam hal finansial.

Tidak Punya Tujuan Akhir Pengelolaan Keuangan

Untuk membangun kekayaan, pertama kamu harus memiliki tujuan. Terlebih dahulu kamu harus menetapkan jumlah uang yang kamu inginkan, setelah itu baru kamu bisa membuat rencana keuangan. Banyak orang Indonesia yang mungkin sudah bisa menabung atau berinvestasi, tapi tidak punya tujuan akhir pengelolaan keuangan. Membeli rumah, bisnis baru, bisa saja menjadi tujuan pengelolaan kamu. Dengan begitu kamu bisa termotivasi untuk menabung atau berinvestasi, sekaligus berjuang untuk meningkatkan taraf hidup atau status ekonomi kamu.

Baca juga : Ini 3 Alasan Orang Tidak Bisa Bayar Cicilan

Mengabaikan Pengeluaran Kecil

Apakah kamu tahu pengeluaran kamu dalam satu bulan? Ya mungkin kamu mengetahuinya. Tetapi apakah kamu menyadari berapa total uang yang kamu keluarkan untuk hal-hal kecil? Berhati-hatilah pada pengeluaran kecil, terlebih lagi untuk yang sering terjadi, karena setelah dijumlahkan akan bernilai besar. Kesalahan ini seringkali menjadi kebiasaan

Kredit Macet, ini Cara Mengatasinya!

kredit macet

Kredit macet bukanlah hal yang diinginkan oleh orang yang mengambil cicilan tertentu. Jika kamu salah satu yang sedang mengalaminya, Billie akan menyimak bagaimana cara untuk mengatasi tersebut. Jika kamu belum pernah mengalaminya, kamu harus baca artikel ini kalau-kalau mengalami ini di kemudian hari.

Setelah sebelumnya Billie mengungkap bagaimana cara menghindari kredit macet, sekarang Billie akan membagi cara mengatasinya.

Baca juga : Bayar Tagihan Bulanan, Ini 4 Hal Menyebalkan saat Melakukannya!

Menurut Billie, cara untuk mengatasi kredit macet yang bisa kamu gunakan adalah dengan 3P yaitu Penjadwalan, Persyaratan, dan Penataan kembali.

Penjadwalan ulang

Mungkin kamu pernah mendengar istilah tenor? Tenor adalah jangka waktu pembayaran sebuah pinjaman atau kredit. Ini ditujukan bagi peminjam untuk melunasi hutang beserta bunga. Apabila kamu terkena kredit macet, kamu bisa mengajukan penjadwalan ulang tenor. Istilah ini juga dikenal dengan rescheduling atau restrukturisasi kredit.

Pihak bank akan menyesuaikan tenor pinjaman agar kamu dapat kembali mencicil pembayaran cicilan. Bank melakukan ini agar angsuran atau cicilan yang harus dibayarkan semakin ringan. Perpanjangan tenor akan disesuaikan dengan kemampuan bayar peminjam.

Persyaratan ulang

Ketika kamu mengalami kendala dalam membayarkan cicilan, ada syarat-syarat yang dapat diubah oleh pihak bank untuk membantu kamu. Kamu hanya perlu mengonfirmasikannya dengan bank bahwa kamu mengalami kendala dalam pembayaran. Perubahan syarat itu dapat mencakup perubahan jadwal pembayaran, jangka waktu, atau syarat lainnya.

Persyaratan kembali bisa dilakukan jika tidak mengubah maksimum plafon kredit. Persyaratan ulang ini tentunya diberikan pihak bank untuk menyelesaikan masalah kredit macet. Dengan program ini, diharapkan dapat membuat peminjam setidaknya melunasi pinjaman pokok.

Penataan ulang untuk kredit macet

Selain dua hal yang bisa dilakukan diatas, jika terjadi kredit macet, bank juga dapat mengubah kondisi kredit. Hal ini bisa disebut sebagai penataan ulang. Kondisi kredit diubah untuk meringankan tanggung jawab peminjam yang terkena kredit macet. Penataan ulang ini bisa dilakukan dengan menambah fasilitas kredit, mengonversi tunggakan menjadi pokok kredit baru, sampai penjadwalan, dan persyaratan kembali.

Penataan ulang bisa membuat bank menurunkan bunga yang dibebankan kepada kamu. Hal ini dilakukan supaya kamu dapat melunasi hutang pokok saat terjadi kemalangan ini. Bahkan jika kondisi peminjam sudah kritis dan tidak mampu lepas dari kredit macet, bank bisa memberikan opsi pembebasan bunga. Sehingga peminjam hanya perlu membayar pinjaman pokok yang tersisa.

Jika suatu hari kamu tidak dapat melanjutkan pembayaran cicilan, jangan panik dan menghindari pihak bank. Selesaikan masalah dengan musyarawah dan pikiran terbuka. Agar baik kamu sebagai peminjam ataupun bank dapat mencari jalan keluar yang sama-sama menguntungkan.

Takut Kredit Mobil? ini Alasan Kenapa Kredit Mobil Menguntungkan!

kredit mobil

Masih banyak orang yang takut untuk melakukan kredit mobil. Padahal, mereka membutuhkannya. Mobil saat ini menjadi kebutuhan bagi orang Indonesia, khususnya mereka yang tinggal di daerah ibukota dan sekitarnya. Banyak orang yang ingin memiliki benda ini namun tidak memiliki cukup uang. Untuk menabung sampai bisa membeli mobil secara tunai tidak mudah, belum lagi adanya inflasi dan harga mobil yang semakin naik. Solusi yang paling memungkinkan adalah dengan cicilan atau kredit mobil.

Bagi kamu yang belum percaya untuk melakukan kredit mobil atau masih takut melakukannya. Billie mengulas beberapa keuntungan melakukan kredit mobil.

Baca juga : Fitur dan Fasilitas Kartu Kredit ini Bisa Bantu Kelola Keuangan Lho!

Ringan dan tidak terasa besar

Ketika kamu membeli mobil dengan cara mencicil, kamu tidak akan merasa mengeluarkan uang yang begitu besar. Bayangkan, ketika kamu membeli mobil secara tunai, kamu harus merogoh kocek hingga ratusan juta. Cicilan mobil bisa berkisar 3-10 juta perbulannya, tanpa terasa kamu membayar setiap bulan dan cicilan tersebut sudah lunas dalam kurun waktu 1 sampai 5 tahun.

Memiliki mobil dengan cepat

Dengan membeli mobil secara mencicil, kamu dapat memiliki benda tersebut dengan cepat. Mobil sangat berguna untuk berpergian jarak jauh. Selain itu jika kamu tidak terlalu sering menggunakannya, kamu bisa memakai mobil untuk bisnis rental atau sewa mobil. Hal tersebut tentunya dapat membantu kamu menambah pendapatan untuk cicilan bukan? Ada banyak keuntungan ketika kamu sudah memiliki mobil, meskipun kamu memilikinya dengan cara mencicil.

Menjaga kondisi pengeluaran bulanan

Membeli mobil dengan mencicil juga dapat menjaga kondisi pengeluaran bulanan kamu. Pengeluaran tidak meledak begitu saja dibulan tertentu karena harus membeli mobil secara tunai. Uang gaji yang tersisa untuk cicilan mobil juga masih bisa dipakai untuk tabungan. Hal ini tentu saja dapat menjaga kondisi keuanganmu untuk tetap stabil.

Baca juga : Mau Cicilan Mobil Murah, Lakukan 5 Hal ini!

Kredit Mobil sekaligus asuransi

Sekarang ini, banyak juga program cicilan mobil yang menawarkan asuransi. Sehingga pada masa cicilan mobil, kamu tidak perlu takut terjadi sesuatu pada mobil kamu yang menyebabkan kerugian. Hal ini tentunya sangat menguntungkan, kamu tidak perlu keluar uang untuk asuransi dan cicilan. Kamu bisa mendapatkan dua keuntungan secara bersamaan.

Menjaga tabungan

Kredit juga bisa menjaga tabungan kamu tetap utuh, sehingga masih bisa digunakan ketika ada hal-hal yang mendadak atau mendesak. Jika kamu membeli mobil secara tunai, uang tabungan kamu bisa langsung habis begitu saja. Siapa yang tahu ada kebutuhan mendesak tiba-tiba, kamu bisa terpaksa menjual mobil nya lagi. Jika kamu mencicil, kamu bisa menjaga tabungan kamu tetap untuk sehingga bisa mengantisipasi keadaan darurat di kemudian hari.

Dibalik keuntungan-keuntungan membeli mobil diatas, tentu saja kredit mobil memiliki kerugian tersendiri. Kamu dapat mempertimbangkan matang-matang, mana yang lebih sesuai dengan keadaan finansialmu. Tanya beberapa teman dekat yang memiliki pertimbangan dengan keadaaan yang mirip dalam hal ini.

Punya saran atau solusi lainnya? Langsung saja tulis di kolom komentar!

Bayar Tagihan Bulanan, Ini 4 Hal Menyebalkan saat Melakukannya!

bayar tagihan

Pekerjaan membayar tagihan merupakan hal yang sering dan rutin dilakukan oleh sebagian orang. Bayar tagihan bulanan seperti tagihan listrik, telepon, air, kartu kredit, asuransi, sudah tidak asing lagi dilakukan setiap bulan oleh orang dewasa. Terkadang, membayar tagihan bulanan bisa jadi hal yang menyebalkan, kenapa?

Antrian panjang

antrian panjang

Bayar tagihan bulanan akan mulai menyebalkan jika kamu menemukan antrian yang terlalu panjang di loket pembayaran atau ATM. Bagi kamu yang memiliki kesibukan tersendiri, hal ini tentunya akan membuat waktumu menjadi sia-sia untuk hanya sekedar mengantri. Belum lagi kamu punya pekerjaan lain yang harus dilakukan. Membayar tagihan juga membutuhkan waktu yang cukup panjang karena kamu harus memasukkan data tagihan kamu. Karena itu, banyak antrian panjang yang sangat memakan waktu karena semua orang harus memasukan banyak data saat membayar tagihan.

Baca juga : Mengelola Tagihan dan Pengeluaran adalah Kunci Keuangan Sehat

Agar tidak mengalami hal ini, sebaiknya kamu menggunakan fitur atau aplikasi pembayaran yang bisa membantu kamu untuk membayar tagihan secara online. Kamu juga bisa menggunakan internet banking atau mobile banking agar kamu tidak perlu mengantri. Sayangnnya, tidak semua jenis tagihan bulanan memiliki koneksi dengan internet dan mobile banking. Cara terakhir yang bisa kamu gunakan adalah autodebet atau penarikan otomatis dari rekeningmu, namun hal ini cukup riskan. Kamu harus memantau rekening secara berkala agar tidak terjadi kesalahan penarikan.

Terlalu banyak tagihan dengan jenis akun dan nomor berbeda

Belanja Online dengan Kartu Kredit, Amankah?

Jika kamu memiliki banyak tagihan dengan jenis akun dan nomor yang berbeda, kamu bisa repot saat hendak membayar tagihan bulanan. Bayangkan, kamu harus memasukkan data berupa nomor akun dan jumlah pembayaran setiap saat kamu membayar satu jenis tagihan. Jika satu tagihan akan memakan waktu 3 menit, kamu harus menyiapkan 30 menit untuk 10 tagihan. Padahal, kamu harus memberi kesempatan kepada orang di belakang mu untuk mendapatkan gilirannya menggunakan mesin ATM.

Denda keterlambatan saat bayar tagihan

kelola gaji

Selain antrian yang panjang dan data yang harus dimasukkan, bayar tagihan bulanan menjadi menyebalkan ketika kamu terkena denda keterlambatan. Denda keterlambatan adalah hukuman berupa biaya tambahan yang harus kamu bayar jika kamu terlambat membayar tagihan. Jika kamu terlambat membayar tagihan, bukan hanya bunga cicilan saja yang akan dibebankan kepada kamu. Kamu juga harus menanggung biaya keterlambatannya. Jika kamu harus membayar denda ini pada setiap tagihanmu, bayangkan berapa banyak uang yang terbuang selama satu tahun.

Biaya administrasi (yang banyak)

bayar tagihan

Apakah kamu tahu bahwa setiap bank membebankan biaya administrasi, apabila kamu melakukan pembayaran untuk tagihan bank lain? Salah satu contohnya BCA, BCA akan membebankan biaya administrasi jika kamu membayar tagihan kartu kredit bank Mandiri atau bank lainnya, hal tersebut juga diberlakukan oleh bank Mandiri, BNI, BII, UOB, dan bank lokal maupun internasional lainnya.

Baca juga : Tanggal Tua, Ini 4 Hal Menyebalkan saat Tanggal Tua!

Biaya ini kelihatannya tidak besar, namun jika dikumpulkan kamu mungkin akan terkejut dengan jumlah biayanya. Mari kita coba hitung, bank biasanya akan membebankan uang sejumlah Rp 5.000 sampai Rp 10.000 ketika membayarkan tagihan bank lain. Selain itu biasanya ada beban administratif sebesar Rp. 2.500 sampai Rp. 10.000, untuk membayar tagihan seperti BPJS, e-commerce, asuransi, dan jenis pembayaran lainnya. Jika kamu membayar tagihan dengan debit BCA dan mempunyai 3 kartu kredit, 1 BPJS, dan 1 asuransi, kamu bisa membayarkan sekitar Rp. 15.000 sampai Rp. 25.000 beban administratif setiap bulannya, jika dijumlahkan per tahun, biaya yang kamu keluarkan adalah sekitar Rp. 180.000 sampai Rp. 300.000, lumayan bukan?

Untuk menghindari beban administratif seperti ini, kamu bisa menggunakan kartu kredit yang diterbitkan oleh bank yang sama dengan tabungan kamu. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan perusahaan jasa atau aplikasi yang dapat membayarkan tagihan kamu secara bersamaan tanpa biaya administratif.

Billpayer, hindari 4 hal menyebalkan ini saat bayar tagihan ya, sekarang ini banyak kok fitur dan aplikasi keuangan yang bisa membantu kamu dalam hal ini. Ada pengalaman hal menyebalkan lainnya saat bayar tagihan? Langsung saja tuliskan di kolom komentar!

Tanggal Tua, Ini 4 Hal Menyebalkan saat Tanggal Tua!

tanggal tua

Apa kamu tipe orang yang sudah menghabiskan gaji di pertengahan bulan? Atau menghabiskan kehidupan akhir bulanmu dengan berhemat? Wah, artinya kamu tipe orang yang mengalami 4 hal menyebalkan ini ditanggal tua.

Ulang Tahun dan Resepsi Pernikahan

tanggal tua

Tanggal tua ada ulang tahun teman dan resepsi pernikahan. Wah, itu artinya kamu harus merogoh kocek lagi minimal untuk memberikan barang atau amplop merah. Untuk mencegah hal ini, kamu dapat mempersiapkan beberapa barang yang bisa kamu beli ketika diskon. Lalu simpan barang tersebut sebagai hadiah ketika ada teman yang berulang tahun atau melakukan resepsi pernikahan. Kamu juga bisa menyimpan uang khusus untuk teman yang berulang tahun atau melangsungkan pernikahan.

Repot melakukan hal tersebut, sebaiknya mulai kelola keuangan dengan baik agar tidak kehabisan uang saat ada keperluan mendadak.

Baca juga : Mengelola Tagihan dan Pengeluaran adalah Kunci Keuangan Sehat

Mobil Rusak dan Perbaikan Rumah

tanggal tua

Ketika tanggal tua, mobil tiba-tiba rusak sehingga kamu harus merogoh kocek untuk memperbaikinya. Atau tiba-tiba rumah bocor dan rusak sehingga kamu harus membetulkannya segera. Hati-hati billpayer, kedua hal ini bisa berakhir di hutang yang berkepanjangan atau bunga yang besar. Gunakan asuransi untuk mobil dan properti sehingga akan lebih memudahkan kamu apabila ada bencana dikemudian hari.

Pengelolaan keuangan yang baik juga menjadi salah satu kunci agar kamu tidak tiba-tiba jatuh miskin ketika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Menabunglah dengan rutin setiap bulannya agar kamu mempunyai dana tambahan untuk bencana yang tiba-tiba.

Razia Polisi di Tanggal Tua

tanggal tua

Ternyata kalau tanggal tua, bisa dimanfaatkan polisi juga untuk melakukan razia, maklum, mereka kan juga bisa bokek pas lagi tanggal tua. Hal ini ternyata diakui sebagian besar orang dan bahkan dialami beberapa orang secara langsung. Beberapa mengatakah bahwa entah mengapa setiap tanggal tua, banyak razia dadakan yang terjadi dijalanan. Bahkan ada saja polisi yang memberhentikan pengguna jalan tanpa ada pelanggaran.

Wah, kalau sudah begini, menyebalkan bukan? Sudah bokek di tanggal tua, masih saja tertimpa tangga dengan razia dadakan. Lalu, bagaimana menghindarinya? Pengguna jalan harusnya bisa lebih cermat, jika tidak melakukan kesalahan jangan mau diberikan surat tilang. Mintalah penjelasan terhadap pelanggaran yang dilakukan jika diberhentikan oleh polisi. Jika memang terbukti bersalah, tindakan yang benar adalah diberikan surat tilang, kamu bisa kok meminta keringanan pada pemerintah jika sedang tidak mempunyai uang.

Baca juga : Kerugian Ibu Rumah Tangga Saat Bayar Tagihan

Makan Mie Instan (Lagi)

tanggal tua

Disaat tanggal tua, biasanya banyak orang yang tidak bisa kelola keuangan mereka. Sehingga mereka hanya bisa membeli mie instan atau makanan yang lebih murah. Hal ini tidak bagus untuk kesehatan lho billpayer. Usahakan membeli stok makanan untuk satu bulan pada saat awal bulan ketika gaji masih cukup. Namun, jangan hanya membeli mie instan, tetapi juga siapkan stok untuk makanan-makanan sehat yang bisa disimpan. Ingat, makan adalah kebutuhan primer, jangan sampai kamu sakit dan malah membuat lebih banyak pengeluaran tambahan lagi karenanya.

Billpayer, jangan biasakan mengalami hal ini ditanggal tua ya, kelola keuangan dengan baik sehingga uang masih tetap tersisa ditanggal tua. Jangan lupa juga sisihkan untuk investasi masa depan dan beramal.

Ada pengalaman hal menyebalkan lainnya saat tanggal tua? Langsung saja tuliskan di kolom komentar!

Mau Cicilan Mobil Murah, Lakukan 5 Hal ini!

cicilan mobil murah

Kendaraan merupakan salah satu hal yang penting dimiliki oleh orang-orang di Indonesia, apalagi masyarakat di kota-kota besar yang bekerja. Mereka membutuhkan kendaraan yang bisa digunakan untuk bekerja dan berpergian. Apalagi dengan kondisi jalanan ibu kota yang panas dan penuh debu, banyak orang memilih untuk menggunakan kendaraan roda empat.

Sayangnya harga mobil tidaklah murah. Sistem cicilan pun seringkali tidak menguntungkan karena sangat jauh dari harga mobil jika dibeli secara tunai. Nah untuk itu, Billie mengungkap 5 hal yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan cicilan mobil murah.

Baca juga : Ini Manfaat Kalau Kamu Bisa Kelola Keuangan dengan Baik

Mobil murah tidaklah selalu identik dengan sesuatu yang tidak berkualitas atau barang yang sudah dalam kondisi buruk atau bekas. Membeli mobil secara murah bisa diakali dengan pilihan kredit atau promosi yang bisa kita gunakan. Jika ditelusuri, banyak dealer atau penerbit kartu kredit yang menawarkan beragam program kredit murah dan promosi.

Selain program atau promosi, ada beragam cara lainnya yang dapat kamu gunakan untuk mendapatkan cicilan mobil dengan harga yang lebih murah. Begini caranya:

Ketahui Nilai Pasti Mobil

Mobil bekas atau baru yang akan kamu beli, kamu harus mengetahui harga mobil yang akan kamu beli. Banyak orang yang mengira jika mereka membeli mobil bekas, mereka bisa langsung membeli secara tunai. Padahal, harga mobil bekas yang masih bagus juga sama mahalnya seperti mobil baru. Sehingga salah satu jalan yang ditempuh kebanyakan orang adalah dengan cicilan.

Hal pertama yang harus kamu pikirkan adalah jenis mobil yang akan kamu beli. Apakah itu mobil baru atau mobil bekas, tentu mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lalu, apakah itu mobil keluarga dengan banyak kursi, atau mobil sports, atau mobil luxury. Pastinya, jenis dan tipe mobil yang berbeda akan memiliki harga yang berbeda.

Dengan mengetahui harga mobil yang ada dipasaran, ini dapat mencegah kamu membeli sebuah mobil dengan harga yang terlalu tinggi. Lakukan survei pada beberapa dealer mobil baik untuk mobil bekas atau baru. Kamu juga dapat mengetahui hal ini melalui informasi yang banyak beredar di internet. Tidak ada salahnya untuk menanyakan teman atau kerabat yang juga memiliki mobil dan pengetahuan dalam hal ini.

Baca juga : Belanja Online dengan Kartu Kredit, Amankah?

Setelah mengetahui harga mobil, jika itu merupakan mobil bekas, kamu harus mengecek kondisi terakhir mobil tersebut. Hal ini penting karena kondisi mobil juga akan menentukan harga mobil bekas tersebut. Jangan sampai kita membeli sebuah mobil dalam kondisi buruk atau dan tidak terawat, hal ini akan sangat beresiko membuat berbagai macam kerugian di hari yang akan datang.

Perbesar Uang Muka

Selanjutnya, untuk mendapatkan cicilan mobil murah, kita harus pintar menghitung uang muka yang hendak kita keluarkan. Uang muka berlaku bila kita membeli mobil secara kredit melalui bank atau perusahaan leasing, baik mobil bekas maupun mobil baru. Pastikan kita memiliki sejumlah dana yang cukup besar untuk membayar uang muka.

Biasanya ketentuan uang muka untuk mencicil mobil adalah 25% saja. Namun tidak ada salahnya untuk membayarkan uang muka yang lebih besar dari ketentuan. Hal ini dapat membuat cicilan lebih ringan, dan bunga yang perlu kita tanggung juga semakin kecil. Hutang kredit yang kecil tentu saja akan berbanding lurus dengan jumlah cicilan bulanan yang kecil juga, hal ini juga akan mempengaruhi bunga cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Nego Diskon

Meskipun dalam program cicilan yang ditawarkan oleh bank maupun perusahaan leasing tidak ada diskon atau promo, sebagai pembeli kita tetap bisa menawar harga cicilan atau melakukan negosiasi diskon. Terkadang perusahaan leasing akan memberikan diskon jika kita memintanya, meskipun saat itu tidak ada promo. Miliki pengetahuan yang cukup mengenai fitur yang terdapat pada mobil dan harga mobil di pasaran, hal ini akan dapat membantu kita dalam tawar menawar untuk mendapatkan cicilan mobil murah.

Lakukan Survei

Ada banyak dealer yang menawarkan sejumlah potongan harga pembelian dan kita bisa memilih satu yang terbaik di antara mereka. Jangan terburu-buru dalam menentukan pilihan, lakukan perbandingan terhadap beberapa dealer sebelum akhirnya memutuskan untuk memilih satu penawaran terbaik dan menguntungkan.

Survei pertama yang patut kita lakukan adalah ke sejumlah dealer yang cukup terpercaya dan memiliki kredibilitas baik, bila tidak memiliki pengetahuan tentangi mobil, maka tidak ada salahnya kita mengajak saudara atau teman yang cukup paham mengenai hal ini. Ketika kita membeli secara kredit, biasanya dealer akan memberikan referensi mengenai perusahaan leasing yang bisa kita gunakan. Pahami dengan benar aturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh perusahaan leasing tersebut.

Baca juga : Konsultan Keuangan? 3 Hal ini Tanda Kamu Memerlukannya

Kita juga bisa memilih dan menentukan sendiri jasa leasing tertentu yang memang kita anggap paling baik dan layak untuk digunakan. Lakukan survei ini pada beberapa dealer dan leasing sekaligus, ini akan membantu kita dalam menemukan leasing dan dealer dengan layanan dan penawaran terbaik.

Lakukan Simulasi

Setelah mendapatkan sejumlah informasi dari dealer dan leasing, maka hal terakhir yang wajib kita lakukan sebelum akhirnya mengambil keputusan adalah melakukan sebuah simulasi kredit. Hal ini akan membantu kita dalam menentukan pilihan akhir dan menyesuaikan kemampuan bayar kita terhadap pembelian yang akan kita lakukan sehingga kita bisa mendapatkan cicilan mobil murah.

Cicil Mobil Juga Bisa Dihemat

Pada dasarnya, semua hal yang berhubungan dengan keuangan itu bisa dihemat. Tapi, berhasil atau tidaknya semuanya kembali lagi kepada kamu sendiri. Dalam kaitannya dengan kredit mobil, dengan melakukan hal-hal di atas, pengeluaran membeli mobil juga bisa ditekan dan kamu pun juga bisa mendapat mobil bekas yang kondisinya masih bagus.

Belanja Online dengan Kartu Kredit, Amankah?

Belanja Online dengan Kartu Kredit, Amankah?

Ini 7 cara agar belanja online lebih aman

Saat ini, hampir setiap orang pernah belanja online dan semakin sering melakukannya. Namun kebanyakan orang masih takut melakukan belanja online dengan kartu kredit sebagai metode pembayarannya. Padahal, belanja online dengan kartu kredit terbilang praktis dan mudah, kamu tidak perlu pergi ke ATM untuk melakukan transfer atau login ke internet/mobile banking. Kamu tinggal memasukkan nomor kartu kredit kamu saat berbelanja.

Bagi kamu yang masih bertanya-tanya apakah aman melakukan transaksi online dengan kartu kredit. Ini adalah beberapa cara untuk mengurangi resiko dan menjaga keamanan saat melakukan belanja online dengan kartu kredit.

Belanja Online di Situs yang kamu Percaya

Ketika kamu berbelanja online dan ingin menggunakan kartu kredit sebagai metode pembayaran, pastikan kamu hanya melakukannya di situs atau toko online yang kamu percaya. Pastikan situs atau toko online tersebut memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik. Jangan mudah percaya dengan promo atau tawaran menarik dari toko online abal-abal. Jika kamu belum mengenal situs atau toko online tersebut, browsing dulu atau cari informasi mengenai situs atau toko online tersebut.

Kamu juga dapat mengetik nama perusahaan atau toko tersebut di situs pencarian online seperti Google dan simak hasil pencariannya. Jika kamu tidak menemukan informasi apapun atau malah kebanyakan testimoni negatif, sebaiknya jangan berbelanja di situs atau toko online tersebut. Jika meskipun banyak yang memberikan testimoni positif, tetaplah perhatikan sumber testimoni atau orang yang menulis testimoni.

Hati-hati saat Ketik URL

Hal ini seringkali tidak diperhatikan oleh orang yang sering berbelanja online. Dimana mereka mengetik URL dengan sembarangan karena mereka merasa situs pencarian online akan menuju ke situs belanja tersebut. Padahal URL yang typo atau mirip sering dimanfaatkan oleh situs atau toko online penipu. Pastikan kamu mengetik alamat dengan benar, sehingga kamu akan langsung masuk ke situs online yang kamu tuju.

Perlu kamu tahu juga, alamat situs yang kamu sudah simpan di bookmark pada browser kamu juga bisa berumah. Untuk itu, ketika hendak belanja online, jangan klik situsnya melalui bookmark, melainkan ketik URL secara manual. Hal ini mungkin sedikit merepotkan, tapi lebih aman bukan?

Pastikan Keamanan saat Input Data Kartu Kredit

Ketika memasukkan data kartu kredit untuk belanja online, pastikan alamat URLnya diawali dengan ”https://”. Jika tidak, kemungkinannya adalah situs tersebut tidak aman untuk tempat bertransaksi dengan menggunakan kartu kredit. Selain itu, pastikan ada gambar gembok disudut kanan bawah atau lencana VeriSign dibagian bawah situs tersebut. Kedua lambang ini bisa menjadi standard bahawa situs menggunakan enkripsi untuk melindungi data kamu.

Selain itu, pastikan komputer kamu terlindung dari virus dan hacker yang dapat membawa browser kamu ke situs-situs palsu dan mencuri datamu. Download Anti-Virus dan Anti-Spyware terbaru dan terutama yang asli. Perbaharui software tersebut secara berkala. Gunakan juga software yang ternama dan sudah terbukti kualitasnya ya.

Gunakan Komputer Sendiri

Belanja online memang mudah dan dapat dilakukan dimana saja. Namun hal ini penting untuk diingat, pastikan komputer tersebut merupakan komputer sendiri yang lebih terjamin keamanannya. Jangan gunakan komputer orang lain karena bisa saja browser mereka menyimpan informasi penting kartu kreditmu. Jangan pernah izinkan browser atau cache menyimpan username, password, atau nomor penting kartu kredit.

Meskipun menggunakan komputer pribadi, resiko menjadi korban pencurian data dan hacking tetap ada. Apalagi jika kamu memanfaatkan koneksi internet melalui WiFi publik. Hacker akan memiliki akses ke sinyal WiFi yang sama dan dapat mencuri informasi yang kamu kirimkan dengan internet. Karena itu, sebaiknya kamu tidak belanja online dengan kartu kredit saat menggunakan koneksi internet ditempat umum.

Cetak Bukti Pembayaran

Selalu cetak bukti pembayaran atau konfirmasi saat belanja online dengan kartu kredit. Tujuannya adalah sebagai bukti dan pembanding saat kamu menerima lembar tagihan kartu kredit. Pastikan angka tersebut sama dan identik. Manfaat lainnya, jika suatu hari ada masalah dengan transaksi tersebut, kamu menyimpan bukti pembayaran yang sah. Ini dapat kamu gunakan untuk memperjuangkan hak mu di kemudian hari.

Pahami Data yang Perlu Diberikan

Saat berbelanja online, hanya ada 4 jenis informasi yang perlu kamu masukan. 4 informasi tersebut adalah nomor kartu kredit, tanggal kadaluarsa kartu, kode keamanan (3-4 digit), dan yang terakhir biasanya adalah alamat pengiriman. Selain 4 hal tersebut, tidak ada lagi informasi lain yang diperlukan oleh situs online dari kamu. Apabila kamu diminta untuk mengisi data lain yang lebih personal, kemungkinan besar itu merupakan penipuan.

Lebih baik lagi jika transaksi tersebut dilengkapi dengan 3D Secure Code. 3D Secure Code merupakan fasilitas layanan dari Visa (Verified by Visa), MasterCard (MasterCard Secure Code), dan JCB (J/Secure) untuk melindungi data kartu kredit pada saat digunakan saat melakukan transaksi online. Layanan ini memungkinkan penerbit kartu kredit untuk melakukan konfirmasi via sms saat kamu melakukan transaksi online.

Jangan Simpan Informasi

Cara terakhir yang perlu kamu perhatikan adalah untuk tidak menyimpan informasi apapun secara online. Hal ini agar hacker tidak bisa mendapatkan informasi tersebut. Ini juga dapat mencegah penyalahgunaan informasi kartu kredit oleh orang lain yang memiliki akses ke komputer kamu, misalkan untuk berbelanja tanpa sepengetahuan kamu. Jika komputer kamu menanyakan untuk mengingat informasi kartu kredit atau menyimpannya secara otomatis, pastikan kamu tidak mengizinkan action tersebut. Selain itu, jangan lupa untuk keluar (log out) dari situs tersebut setelah selesai transaksi untuk mencegah penyalahgunaan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

First published on IDN Times

Uang Tunai vs Non-Tunai, Mana Lebih Baik?

uang tunai vs non tunai

Ada orang yang berpikir bahwa membawa uang tunai sering kali membuat mereka lebih boros. Beberapa malah merasa uang non-tunai lebih merepotkan. Ada juga yang menggunakan teknik menyimpan uang tunai agar lebih bisa kelola keuangan. Bagaimana dengan kamu?

Membawa uang tunai atau non-tunai terkadang menjadi perdebatan sendiri bagi beberapa orang. Baik dari segi kemudahan, fleksibilitas, maupun waktu, kedua jenis pembayaran tersebut seringkali jadi pertimbangan. Apalagi ditambah kondisi hidup di Indonesia yang dibatasi dengan alat teknologi dan kebutuhan yang beragam.

Untuk itu Billie akan membantu kamu memutuskan, mana sih metode pembayaran yang lebih baik. Mungkin ulasan dibawah ini dapat membantu kamu mempertimbangkannya.

Uang Tunai

uang tunai vs non tunai

Sebagian besar orang membawa uang tunai karena memang semua kebutuhan pembayaran bisa diselesaikan dengan uang tunai. Beberapa kelebihan dan keurangan dari membawa uang tunai adalah:

Mudah melakukan transaksi

Di Indonesia yang masih jarang menggunakan metode pembayaran seperti kartu kredit, tap kartu, metode bayar melalui ponsel dan sejenisnya. Hal ini menyebabkan uang tunai menjadi solusi metode pembayaran paling utama. Terutama jika kamu harus melakukan pembayaran di warung atau usaha kecil yang tidak menyediakan fasilitas non-tunai atau perbankan.

Kemungkinan hutang kecil

Ketika kamu melakukan transaksi dengan uang cash, kemungkinan kamu melakukan hutang atau bon tentu saja akan berkurang. Transaksi tunai biasanya akan selesai begitu saja tanpa ada biaya tambahan atau perpanjangan. Maka uang tunai sebetulnya sangat baik untuk kelola keuangan.

Bahaya membawa uang tunai

Resiko membawa uang tunai ternyata lebih besar daripada membawa uang non-tunai. Tingginya angka kriminalitas di Indonesia juga semakin memperburuk keadaan. Kamu bisa dijambret atau dirampok apabila ada yang mengetahui kamu membawa uang cash dalam jumlah besar. Resiko uang berceceran dan tidak terhitung dengan baik juga lebih besar. Kemungkinan terjatuh, lupa menaruh, hilang, dan lainnya juga lebih besar dengan uang cash.

Tidak praktis

Membawa uang cash tentu saja tidak praktis. Kamu harus membawa dompet dan melapisinya lagi dengan tas baik kecil atau besar. Memegang dompet saja tentu akan lebih berbahaya, apalagi jika kamu sering menggunakan kendaraan umum untuk berpergian.

Boros

Sebagian orang setuju dengan pernyataan ini dan sebagiannya lagi tidak. Beberapa orang yang memiliki pengelolaan keuangan atau pengendalian diri yang buruk biasanya akan mudah sekali mengeluarkan uang cash untuk keinginan yang sebenarnya tidak penting.

Baca juga: Fitur dan Fasilitas Kartu Kredit yang Bisa Bantu Kelola Keuangan

Uang Non-Tunai

fitur dan fasilitas kartu kredit

Uang non-tunai disini bisa diartikan sebagai kartu debit, kartu kredit, atau alat pembayaran elektronik lainnya. Nah jika tadi sudah membahas mengenai kelebihan dan kekurangan uang tunai, kali ini mari kita bahas mengenai kelebihan dan kekurangan uang non-tunai.

Lebih mudah digunakan

Transaksi dengan uang non-tunai sejujurnya akan lebih mudah. Praktis dan tidak memerlukan waktu yang lama. Apalagi jika toko tempat kamu melakukan transaksi menyediakan fasilitas lengkap untuk pembayaran non-tunai. Kamu tidak perlu khawatir karena akan bertransaksi dengan simpel dan praktis jika menggunakan uang tunai. Diluar negeri pun, fasilitas uang non-tunai antar negara semakin populer sehingga dapat memudahkan kamu ketika berjalan-jalan ke luar negeri.

Lebih aman

Ketika kamu membawa uang non-tunai misalnya berupa kartu kredit atau debit, kamu dapat mengurangi resiko pencurian. Orang yang mencuri kartu kamu tidak bisa langsung mengambil uang kamu atau menggunakan kartu tersebut. Selain itu fasilitas blok rekening atau kartu kredit yang cepat juga semakin membuat uang non-tunai kita terjaga. Apalagi ditambah keamanan penggunaaan uang non-tunai yang semakin hari semakin ditingkatkan.

Tidak makan tempat

Uang non-tunai tentunya juga tidak akan memakan banyak tempat karena ukurannya yang kecil. Kamu dapat menyimpan semua uang hanya dalam satu kartu atau ponsel. Tidak seperti uang cash yang harus memiliki dompet atau tempat khusus. Uang non-tunai pun lebih mudah dibawa-bawa.

Mudah hutang

Sayangnya, uang non-tunai dapat menawarkan program hutang yang menggiurkan. Apalagi jika terlalu nyaman dalam menggunakan uang non-tunai. Kamu bisa saja tidak sadar akan tunggakan yang harus dibayarkan setiap bulannya. Jika tidak bisa mengaturnya, kamu bisa terjebak hutang besar yang bisa membahayakan keuangan kamu.

Tidak dapat digunakan disemua tempat

Selain itu, uang non-tunai tidak dapat digunakan disemua tempat. Beberapa toko kecil biasa atau kendaraan transportasi umum, biasanya mengharuskan kamu menggunakan uang tunai. Misalkan jika kamu harus bepergian atau memakan makanan di pinggir jalan, kamu harus menggunakan uang cash.

Jadi, baiknya gunakan yang mana?

Terlepas dari kelebihan dan kekurangan dari uang tunai dan non-tunai, semua kembali pada masing-masing pribadi. Menggunakan uang tunai atau non-tunai dalam bertransaksi, apa pun jenisnya, tetap lakukan perencanaan dan kelola uang dengan bijaksana agar tidak terjadi kesalahan yang menyebabkan ekonomi dan keuangan kamu menjadi berantakan.

Ada ide atau pemikiran lain? Langsung saja tulis di kolom komentar!

Fitur dan Fasilitas Kartu Kredit ini Bisa Bantu Kelola Keuangan Lho!

fitur dan fasilitas kartu kredit

Banyak orang bilang bahwa kartu kredit hanya membawa kerugian saja. Tentu saja hal ini tidak benar. Beberapa fitur dan fasilitas kartu kredit ternyata bisa membantu kamu dalam mengelola keuangan. Simak disini!

Program Cicilan

Ada banyak program cicilan yang ditawarkan oleh bank penerbit kartu kredit. Beberapa program bahkan tidak memberikan bunga cicilan atau yang sering kita dengar dengan cicilan 0%. Nah program-program seperti ini sebetulnya bisa kamu manfaatkan. Selain itu jika kamu perhatikan, sebagian besar bank memberikan bunga yang lebih kecil untuk cicilan dengan tenor yang lebih lama.

Kartu kredit BCA misalnya, untuk tenor 3, 6, sampai 9 bulan, bunga cicilannya adalah 1,25%. Sedangkan untuk tenor 12 sampai 36 bulan, bunga cicilannya hanya 0,75%. Hal ini dapat membantu kamu kelola keuangan, karena kamu tidak perlu menghabiskan uang ketika membeli barang. Selain itu jika dicicil dengan tenor yang lebih panjang, kamu tidak akan terlalu berat saat membayar tagihan bulanan.

Lalu, jenis cicilan yang ditawarkan oleh penerbit kartu kredit biasanya merupakan cicilan tetap. Hal ini membantu kamu kelola keuangan karena kamu sudah mengetahui komponen tagihan bulanan dan jumlahnya akan selalu tetap.

Perlindungan Kesehatan dan Hutang

Beberapa bank penerbit kartu kredit juga memberikan perlindungan kesehatan bagi pemegang kartu kredit. Jumlah dan ketentuannya beragam, tergantung kebijakan masing-masing bank penerbit dan jenis program. Ada penerbit kartu kredit yang memberikan 100% uang kembali untuk biaya rumah sakit. Ada juga yang memberikan pengembalian premi sampai 200% jika kamu meninggal dunia.

Hal ini jelas membantu kamu untuk kelola keuangan. Mengapa? Karena kamu tidak perlu mengeluarkan biaya yang terlalu besar untuk kejadian mendadak. Bayangkan jika tiba-tiba sesuatu terjadi seperti sakit atau kecelakaan, uang tabunganmu akan habis terkuras karenanya.

Selain itu ada juga program kartu kredit yang memberikan perlindungan terhadap saldo terutang. Maksudnya adalah ketika kamu tidak dapat membayar tagihan karena sakit atau kecelakaan mendadak, kamu akan diberikan bantuan. Bantuan tersebut ada yang berupa pemberhentian bunga, ada juga yang berupa penghapusan hutang jika pemilik kartu meninggal dunia. Premi per bulan biasanya sebesar 0.60% dari total saldo terutang per bulan.

Kartu Tambahan Dengan Nomor Yang Berbeda

Penggunaan kartu kredit tambahan di Indonesia sudah cukup biasa. Pemilik kartu kredit biasanya menggunakan kartu kredit tambahan untuk suami/istri atau anaknyaa. Kartu kredit tambahan pastinya memiliki keuntungan, kamu bisa memperoleh limit kredit yang lebih besar. Namun kadang hal tersebut membuat kamu boros juga, kamu juga harus membayar bunga kartu kredit yang lebih besar.

Ternyata, ada fitur yang dapat membantu kamu, yaitu kartu tambahan dengan nomor yang berbeda. Hal ini memungkinkan kamu untuk memiliki nomor kartu yang berbeda antara pemegang kartu utama dan tambahan. Jelas hal ini akan lebih memudahkan kamu dalam mengontrol pemakaian masing-masing kartu. Pembayaran untuk kartu yang berbeda juga cukup ditujukan ke nomor kartu utama.

Travel Points

Bagi kamu yang suka travelling atau jalan-jalan ke luar negeri, program poin travel di kartu kredit bisa sangat menguntungkan. Itu karena travelling ke luar negeri biasanya membutuhkan biaya yang cukup besar, sehingga kamu bisa berhemat dengan poin reward yang diberikan. Budget yang seharusnya dialokasikan untuk travelling, bisa di kelola untuk hal lain.

Selain poin travel, banyak pula kartu kredit yang menawarkan fasilitas airport lounge di bandara lokal maupun internasional. Hal ini bisa membuat kamu lebih hemat saat menunggu di aiport. Ada juga yang memberikan fasilitas check in dan baggage handling sehingga bisa memudahkan kamu di aiport.

Pembayaran Telepon, Listrik, dan Air

Selain 4 keuntungan diatas, kartu kredit saat ini juga bisa digunakan untuk pembayaran telepon, listrik, dan air. Tagihan bulanan pasti seperti tagihan telepon, listrik, dan air terkadang sulit dikelola. Kamu juga pasti sering melupakan jumlah tagihan tersebut dan nomor pembayarannya kan. Dengan fasilitas langsung dari kartu kredit, hal ini bisa menjadi mudah. Seluruh tagihan bulanan akan terdaftar dan tercetak di tagihan kartu kredit kamu.

Hal ini juga akan lebih membantu kamu kelola tagihan. Kamu dapat mengetahui jumlah pembayaran telepon, listrik, dan air. Dengan itu, kamu dapat mengetahui apakah kamu telah menggunakan telepon, listrik, dan air dengan baik dan efisien. Jika ternyata tidak, kamu harus mulai berhemat untuk kebutuhan ini bukan.

Dengan cara ini, kamu masih kesulitan untuk mengelola tagihan? Wah kalau begitu kamu tandanya kamu memerlukan asisten keuangan pribadi. Selain asisten keuangan pribadi, kamu juga dapat menggunakan beberapa aplikasi untuk mengelola keuangan lho.