Beberapa Cara Investasi Mudah dan Menarik untuk Anak Muda

investasi emas

Investasi mungkin menjadi hal yang jarang dipikirkan oleh anak muda. Para anak muda cenderung berpikir bahwa belum waktunya mereka melakukan investasi. Sangat bagus apabila kamu termasuk dewasa muda yang cukup sadar tentang hal ini. Itu artinya kamu sudah mulai memikirkan masa depanmu.

Namun jika kamu masih bingung mengenai investasi apa saja yang cocok dengan anak muda terutama dengan kapasitas kantongnya, berikut Billie berikan beberapa cara investasi mudah dan menarik untuk anak muda. Simak disini:

Saham

Sebenarnya dari usia dini dan jumlah uang yang sedikit, investasi saham sudah bisa dilakukan. Berinvestasi dengan cara membeli saham secara tidak langsung telah menjadikan kita “pemilik” dari perusahaan yang kita beli sahamnya. Membeli saham dengan jumlah yang kecil akan memberikan keuntungan berupa capital gain bagi kamu. Capital gain adalah keuntungan yang didapat pemegang saham saat melepaskan sahamnya ke pasar. Sebagai contoh, kamu membeli saham Billie dengan harga Rp 5.000,00/saham. Saat sentimen pasar terhadap industri media daring positif, harga naik menjadi Rp 6.000,00/saham. Kamu akan mendapat keuntungan Rp 1.000,00/saham, dikalikan jumlah saham yang kamu miliki.

Besarnya keuntungan yang ditawarkan oleh pembelian saham juga sebanding dengan risikonya. Pemilik saham tidak bisa dilepaskan dari ancaman likuidasi perusahaan yang bisa terjadi sewaktu-waktu dan capital loss saat sentimen pasar memburuk. Namun, investasi ini sangat layak kamu coba saat usiamu masih muda dan belum memiliki banyak tanggungan. Lagipula mulai Januari 2014 lalu Bursa Efek Indonesia mengubah aturan pembelian 1 lot saham dari 500 lembar jadi 100 lembar. Tentu saja hal ini membuat pembelian saham semakin terjangkau untuk anak muda seperti kamu.  

Baca juga : 5 Kesalahan Pengelolaan Keuangan Orang Indonesia

Obligasi

Surat perjanjian hutang atau obligasi dikeluarkan oleh pihak pertama (pihak yang mengeluarkan obligasi) kepada pihak kedua (pihak pemegang obligasi) untuk memanfaatkan dana pihak kedua dan mengembalikannya beserta bunga pada jangka waktu yang telah disepakati. Dengan membeli obligasi, itu artinya kamu meminjamkan danamu pada pihak yang mengeluarkan obligasi. Obligasi bisa dikeluarkan oleh berbagai pihak, mulai dari perusahaan, pemerintah pusat, hingga pemerintah daerah. Di Indonesia sendiri instrumen investasi obligasi dibagi menjadi 3: obligasi pemerintah, obligasi korporasi, dan obligasi ritel.

Keuntungan dari obligasi adalah sistem bunga yang diterapkan, seperti layaknya peminjaman uang di bank. Dalam obligasi, keuntungan disebut dengan yield yang dihitung dengan cara membagi tingkat suku bunga dengan harga nominal obligasi. Sebagai contoh, Billie mengeluarkan obligasi dengan harga Rp 500.000,00 dengan bunga 2,5% sampai dengan masa jatuh tempo. Maka pemegang obligasi akan mendapatkan yield sebesar Rp 12.500,00 pada masa jatuh tempo. Besarnya yield akan sangat tergantung pada besarnya angka obligasi yang kamu beli. Semakin besar angka obligasinya, makin besar pula keuntungan yang bisa kamu dapatkan.

Investasi ini layak dicoba kalau kamu punya modal cukup besar dan ingin “bermain aman” dalam investasi. Tapi harus diingat, risiko obligasi yang relatif kecil juga sebanding dengan keuntungannya yang tidak bisa melonjak dengan fantastis.

Reksadana

Jenis investasi reksadana, bertujuan menghimpun dana dari pemilik modal, untuk kemudian disalurkan ke berbagai jenus investasi di pasar modal. Instrumen investasi ini sangat cocok untuk investor pemula yang modalnya kecil dan masih belum bisa menghitung risiko investasinya sendiri. Ketika ingin berinvestasi reksadana, akan ada Manajer Investasi (MI) yang mengatur kemana uangmu akan diinvestasikan. MI-lah yang bertugas membaca sentimen pasar, menghitung risiko kegiatan in, dan mengatur strategi investasinya yang berpotensi menghasilkan keuntungan sebesar mungkin. Intinya, kamu akan dibantu menylurkan uang dalam proses investasimu.

Produk reksadana juga sangat luas, MI bisa meletakkan uangmu di skema saham, obligasi, hingga skema reksa dana campuran. Skema rekasadana memungkinkanmu yang memiliki modal terbatas untuk mampu membeli instrumen investasi, sebab unagmu akan digabungkan dengan dana pemilik modal lain. Jika ingin mencoba jenis investasi ini, pastikan kamu memilih MI yang kredibel. Sebab MI-lah yang akan jadi penentu berhasil atau tidaknya investasimu. Bank-bank komersial terkemuka kita sudah banyak menawarkan layanan ini, sehingga kamu tinggal memilih sesuai keinginan dan kebutuhan kamu.

Baca juga : Gajian? Jangan Belanja Dulu, Ini Pengeluaran yang Harus Diperioritaskan!

Forex Trader

Forex (foreign exchange) adalah salah satu cara lain yang bisa kamu jadikan alternatif metode investasimu. Lewat cara ini, kamu akan bermain di pasar modal dengan menukarkan uangmu dengan mata uang asing yang punya margin keuntungan paling tinggi. Sebagai contoh, kamu menukarkan 1 juta uang rupiahmu dengan 100 US Dolar. Pada saat nilai tukar Dolar terhadap Poundsterling naik, kamu bisa menukarkan sejumlah Dolar-mu dengan Poundsterling dan mendapatkan keuntungan dari situ. Keuntungan dalam investasi ini sangat ditentukan oleh besarnya uang yang berani kamu keluarkan serta kemampuanmu membaca kondisi pasar.

Di Indonesia, investasi Forex sedang sangat populer. Kalau kamu ingin belajar tentang skema investasi ini, tinggal googling saja “Belajar Forex” dan akan banyak kamu temukan website yang menawarkan jasa belajar Forex yang tidak jarang bisa kamu nikmati dengan biaya 0 Rupiah. Kalau kamu masih belum berani menjajal bermain Forex yang memang penuh risiko, kamu bisa mulai dengan menukarkan sejumlah uangmu dengan valuta asing yang relatif stabil nilainya. Saat nilai tukarnya naik, tukarkan kembali dengan Rupiah. Secara tidak langsung kamu sedang menabung dengan menggunakan valuta asing.

Investasi Emas

Jenis investasi ini merupakan yang cukup rendah resikonya. Emas adalah instrumen investasi yang nilainya relatif stabil dari waktu ke waktu, membeli emas pun bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Terdapat beberapa cara kamu bisa mereguk keuntungan dari investasi emas. Kamu dapat membeli emas batangan LM berkisar di angka 1,7 juta-1,8 juta dan menggadaikan emas tersebut. Lalu kamu dapat menggunakan uang gadainya untuk membeli emas lagi.

Kamu juga bisa “menyimpan” emas yang nilai tukarnya relatif stabil demi kepentingan masa depan. Keuntungan berinvestasi emas adalah resiko kerugiannya yang kecil. Namun ini juga bisa jadi kekurangan, harga emas biasanya hanya naik sebesar 2-4% per tahunnya. Angka ini terbilang kecil bila dibandingkan dengan keuntungan yang ditawarkan skema investasi lain.

Baca juga : Simak Cicilan Rumah Murah Tahun 2017!

Dalam berinvestasi, tidak ada saat yang paling tepat untuk kita memulai, semakin cepat kita mengawali maka makin besar pula keuntungan yang bisa diraih nanti. Sudah tahu investasi mana yang akan kamu pilih?

Ini Dia 6 Cara Menjaga Kartu Kredit Tetap Aman!

kartu kredit

Berbagai cerita penipuan menggunakan kartu kredit membuat banyak orang takut menggunakan kartu kredit. Penipuan dengan alat pembayaran ini cukup sering terjadi, karena kartu ini merupakan salah satu alat pembayaran yang cukup mudah. Takut mengalami penipuan kartu kredit? Berikut Billie berikan 6 cara menjaga kartu kreditmu tetap aman!

Waspada Saat Bertransaksi

Saat melakukan transaksi, pastikan kamu mengikuti setiap proses transaksinya dengan teliti. Jangan biarkan staf kasir membawa kartu kredit kamu tanpa perhatianmu. Demi menjaga keamanan kartu kreditmu, jangan percayakan kartu kreditmu berada di orang lain tanpa sepengetahuanmu. Cek setiap detil proses transaksinya, jika ada yang janggal jangan ragu untuk menanyakan kepada kasir atau toko untuk mencegah penipuan.

Baca juga: Dana Pendidikan Semakin Mahal? Begini Cara Siasatinya!

Jangan Mudah Membagi Data Kartu Kredit

Belanja menggunakan kartu kredit cukup mudah, ditambah banyak toko online yang sekarang ini menerima pembayaran via kartu kredit. Jika kamu sering belanja menggunakan kartu ini, kamu harus berhati-hati saat berbelanja, tertutama belanja online menggunakan alat pembayaran ini. Beberapa toko online biasanya meminta kamu untuk memasukkan data kartu kreditmu untuk bisa melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kreditmu. Sebelum memberikan data-data tersebut, kamu harus yakin bahwa toko online itu bukan toko abal-abal karena dengan memiliki data kartu kreditmu, mereka bisa dengan mudah menggunakannya untuk transaksi lain. Perhatikan reputasi toko sebelum melakukan transaksi.

Teliti Sebelum Bayar Tagihan

Setiap bulan, kamu akan mendapatkan tagihan kartu kredit kamu berdasarkan semua transaksi yang dilakukan selama sebulan. Terkadang banyak orang yang tidak mau repot mengecek tagihan sehingga mereka langsung saja membayar tanpa melihat detail tagihan terlebih dahulu. Kebiasaan ini bisa merugikan kamu lho. Kamu harus teliti dulu sebelum membayar tagihan dan segera laporkan ke bank jika ada transaksi yang mencurigakan. Selain itu, simpanlah setiap bukti transaksi yang sudah kamu lakukan, supaya bisa dibandingkan dengan jumlah tagihan. Menyimpan bukti transaksi memang merepotkan, tapi kamu harus rela melakukannya untuk menghindari penipuan. Lakukan ini dengan teliti dan kamu bisa terhindar dari penipuan.

Tanda Tangani Kartu Kredit

Setiap kartu kredit memiliki bagian belakang berwarna putih yang sebenarnya harus ditanda tangani untuk menjaga keamanan kartu. Namun sayangnya masih banyak orang yang tidak menandatangani kartu kredit mereka. Banyak orang yang menganggap hal itu tidak penting karena tidak mengerti kegunaannya. Padahal, kartu kredit baru sah menjadi milik seseorang apabila sudah ada tanda tangan dibagian belakangnya. Oleh karena itu, jika kamu tidak ingin mengalami penipuan, sebaiknya segera tanda tangani kartu kreditmu.

Gunting Kartu Yang Tidak Terpakai

Setiap kartu kredit memiliki masa berlaku. Jika sudah melewati masa berlaku, maka kartu itu sudah tidak bisa digunakan. Untuk mencegah penyalahgunaan, sebaiknya kamu menggunting kartu atau memusnahkan kartu yang sudah habis masa berlakunya. Cara ini adalah yang paling efektif untuk mencegah agar kartu tidak jatuh ke tangan yang salah dan dimanfaatkan oleh oknum lain yang akan merugikan kamu. Karena beberapa toko tidak menyadari masa berlaku kartu dan tetap memperbolehkan kamu menggunakan kartu yang sudah tidak berlaku.

Baca juga: 5 Kesalahan Pengelolaan Keuangan Orang Indonesia

Gunakan Nomor PIN

Sekarang, Bank Indonesia sudah memberikan fasilitas lain untuk menambah keamanan kartu kreditmu, yaitu dengan menggunakan nomor pin. Sebelumnya, dalam melakukan transaksi, kamu hanya perlu menandatangani bukti transaksi saja. Sekarang kamu bisa menggunakan PIN untuk melakukannya. Dengan menggunakan PIN pada kartu kreditmu, sebenarnya kamu jadi lebih ringkas dalam proses transaksi dan juga pastinya jadi lebih aman.

Dengan mengikuti 6 cara di atas, kamu bisa menjaga kartu kreditmu tetap aman, tapi saat memiliki kartu kredit, ada hal lain yang juga harus kamu jaga. Apa itu? Kamu harus menjaga keuanganmu. Kemudahan yang diberikan oleh kartu kreditmu bisa membuat kamu lupa diri dan melupakan kemampuan finansialmu sehingga akhirnya jadi terpuruk. Jadi ingat, kartu kredit memang harus aman, tapi jangan lupakan keamanan keuangan kamu ya.

Ini Dia Tips Agar Cinta Menabung!

menabung

Pernahkah kamu mengalami masa-masa dimana kamu suka menabung? Atau kamu selalu menghabiskan seluruh gaji tanpa sisa setiap bulannya? Menabung memang kebiasaan yang sulit untuk dilakukan. Padahal, hal tersebut memberikan banyak manfaat lho.

Kalau kamu ingin merasakan manfaat dari menabung, berikut ini Billie tunjukkan cara-cara untuk mengubah mindset kamu sehingga kamu jadi pribadi yang cinta menabung. Simak disini.

Buat tujuan menabung

Agar dapat mulai mencintai kegiatan ini. Kamu harus menentukan tujuan dari menabung atau saving itu sendiri. Misalnya, kamu ingin membeli mobil, wah tujuan yang besar bukan? Untuk mewujudkannya, kamu harus menentukan target kecil. Misalnya dalam jangka waktu enam bulan kamu harus mengumpulkan 10% dari dana yang dibutuhkan, sehingga dalam setahun sudah bisa terkumpul untuk membayar biaya DP atau uang muka. Hal ini dapat memotivasi kamu untuk menyimpan uang. Kamu bisa menaruh notes di handphone atau sticky notes di dinding kamar sebagai pengingat.

Ingat-ingat tagihan

Banyak orang yang tidak melakukan perencanaan keuangan tertulis tiap bulan tapi ternyata bisa mengelola keuangan mereka dengan baik. Kenapa bisa begitu? Karena sejak awal mereka sudah tahu alokasi anggaran utamanya. Bagaimana caranya? Saat mendapatkan gaji, utamakan untuk membayar tagihan-tagihan bulanan seperti biaya sewa rumah, kost atau apartemen, biaya listrik, pulsa handphone, pajak, cicilan, dan belanja kebutuhan lainnya. Setelah itu, jadikan menabung sebagai prioritas kedua.

Baca juga: Cara Mengurangi Kebiasaan Buruk yang Membuat Pengeluaran Membengkak!

Hindari pemborosan

Menghabiskan uang untuk kesenangan bersama teman-teman memang hal yang sangat menyenangkan. Namun, semua kegiatan tersebut sudah pasti memakan uang yang cukup banyak. Nah, bila tidak ingin semua uang bulanan habis untuk melakukan itu semua. Mulai sekarang, mulailah mengurangi biaya untuk kehidupaan sosial kamu. Lakukan hal-hal yang seru dan murah. Misalnya, di akhir pekan, kamu bisa menghabiskan waktu dengan teman-teman terdekat dengan berkumpul bersama sambil memasak makan malam.

Cari tambahan penghasilan

Beberapa orang menabung karena sayang menghabiskan uang hasil keringatnya. Nah, mindset ini dapat menjadi salah satu cara agar kamu cinta menabung. Ingatlah bahwa uang hasil keringatmu yang terbuang sia-sia tidak akan pernah bermanfaat. Jika merasa belum bekerja keras, kamu bisa mencari pekerjaan tambahan agar lebih mencintai uang hasil kerjamu. Manfaatnya, uang tambahan itu bisa disimpan sehingga jumlah tabungan semakin banyak. Selain itu, waktu kosong kamu yang digunakan juga meminimalisir penggunaan uang yang sia-sia.

Belanja Bulanan, Mingguan, atau Harian, Mana Lebih Hemat?

belanja bulanan

Ada banyak perdebatan tentang pengelolaan keuangan yang benar, salah satunya bagaimana mengelola uang belanja. Selain itu, banyak juga yang bingung mengenai periode berbelanja yang tepat. Pernahkah kamu perhitungkan saat hendak berbelanja, mana yang sebenarnya lebih hemat: belanja bulanan, mingguan, ataukah harian?

Nah, kali ini, Billie akan membahas tentang periode belanja, berikut adalah hal-hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memilih belanja bulanan, mingguan, ataupun harian.

Belanja Bulanan

Keuntungan dari belanja bulanan, kamu dapat menghemat biaya belanja karena berbagai pusat perbelanjaan ritel, memberikan promo dan diskon untuk para pembeli. Kamu dapat belanja di pusat perbelanjaan ritel karena pada saat belanja bulanan, daftar kebutuhan yang harus dibeli lebih banyak dibandingkan belanja harian. Perlu diperhatikan, saat belanja bulanan hindari membeli stok makanan terlalu banyak. Hal itu dapat beresiko makanan tersisa sampai tanggal kadaluarsanya tiba.

Ketika kamu belanja bulanan, buat daftar belanja dengan cermat dan teliti. Jangan sampai stok yang masih banyak tersisa di bulan lalu, malah kamu beli kembali. Dalam memilih barang yang akan dibeli secara bulanan, sebaiknya pilihlah barang yang tahan lama, seperti peralatan kebersihan.

Berbelanja bulanan juga dapat menghemat biaya transportasi dan tenaga lho, asalkan tidak ada barang yang terlewatkan. Karena banyaknya orang yang melakukan belanja saat awal bulan, sebaiknya kamu melakukan belanja di pagi hari saat supermaket baru buka, dan tidak memilih hari belanja pada akhir pekan.

Belanja Mingguan

Selain belanja bulanan, kamu juga bisa memilih belanja mingguan. Belanja mingguan bisa dilakukan jika kamu masih ragu uang gaji dihabiskan seluruhnya untuk memenuhi kebutuhan di rumah. Saat berbelanja mingguan, kamu perlu memprioritaskan barang yang sangat dibutuhkan. Telur, sayur mayur, dan buah-buahan merupakan barang-barang yang cocok dibeli per minggu, agar tetap dalam keadaan segar dan tidak mudah busuk. Perhatikan lokasi tempat kamu berbelanja mingguan karena jika terlalu jauh malah akan menyebabkan borosnya biaya ongkos. Kamu juga harus lebih berhati-hati, agar tidak mudah tergiur untuk berbelanja barang-barang lainnya.

Belanja Harian

Terakhir, adalah belanja harian. Yang perlu ditekankan yaitu lakukan belanja harian hanya untuk barang-barang yang kamu lupakan sewaktu belanja bulanan ataupun mingguan. Sebaiknya pilihlah warung yang berada dekat rumah kamu, agar tak perlu mengeluarkan biaya transportasi.

Hal yang lebih penting dari belanja adalah kamu mampu memprioritaskan barang yang benar-benar dibutuhkan dan disiplin dalam mengeluarkan dana tersebut. Pastikan juga, bahwa kamu sudah menyisihkan dana untuk anggaran yang lainnya seperti membayar tagihan, biaya sekolah anak, ataupun tabungan, baru kamu dapat leluasa membuat daftar belanjaan.

Tips Atur Gaji 5 Juta Rupiah Sebulan

atur gaji

Sebagian orang mungkin dapat atur gaji 5 juta rupiah sebulan dengan mudah. Beberapa orang merasa bahwa gaji bulanan sebesar 5 juta mungkin sudah cukup untuk memenuhi semua kebutuhan hidup selama satu bulan. Bahkan bagi kamu yang masih single, gaji 5 juta akan membuat hidup lebih sejahtera.  Sementara bagi yang sudah berumah tangga, pendapatan 5 juta Rupiah terkadang dirasa masih sangat kurang, apalagi jika memiliki lebih dari 1 anak.

Kamu yang sudah berkeluarga harus mengaturnya dengan benar supaya uang 5 juta ini mampu memenuhi semua kebutuhan dalam waktu satu bulan. Oleh karena itu, kamu harus mengetahui bagaimana cara mengatur gaji bulanan supaya tidak kehabisan uang di tengah bulan.

Baca juga : Cara Unik untuk Hemat Pengeluaran

Tips Atur Gaji sebesar 5 Juta Per Bulan

Bagi kamu yang memiliki gaji 5 juta rupiah dan bingung untuk mengaturnya, yuk simak tips yang Billie dapatkan dari berikut ini :

Atur Gaji dengan Anggaran Belanja

Supaya lebih mudah dalam mengatur keuangan bulanan, maka kamu harus membuat anggaran belanja. Catat semua pengeluaran bulanan mulai dari hobi makan di luar, kemudian kebutuhan fashion dan beberapa anggaran belanja lainnya. Ini akan memudahkan kamu untuk mengatur pengeluaran dalam satu bulan.

Wajib Memiliki Dua Rekening Bank

Untuk mengatur uang secara mudah, kamu harus memiliki rekening lebih dari satu. Dimana, satu rekening digunakan khusus untuk membayar cicilan. Sementara rekening kedua digunakan khusus untuk menyisihkan uang, baik untuk menabung atau menyimpan dana tak terduga.

Lunasi Hutang dan Cicilan

Dalam kehidupan berumah tangga, cicilan dan hutang merupakan hal yang lumrah. Dengan melunasi hutang dan cicilan, maka kamu bisa menghitung sisa penghasilan dalam satu bulan.

Atur Gaji dengan Catat Pengeluaran

Kamu harus membuat buku harian sebagai catatan penting semua pengeluaran Anda. Dengan buku harian ini, memudahkan kamu untuk mencatat jumlah pengeluaran, terutama dana tak terduga.

Baca juga : Mengelola Tagihan dan Pengeluaran adalah Kunci Keuangan Sehat

Bandingkan Pengeluaran dan Anggaran

Langkah yang terakhir, cobalah menghitung perbandingan antara pengeluaran bulan lalu dengan anggaran perbulan. Dengan melakukan perbandingan antara buku pengeluaran dan buku anggaran, kamu bisa memprediksi pengeluaran yang tidak perlu di bulan berikutnya.

Beberapa cara di atas bisa dilakukan dengan mudah supaya kamu tidak hidup boros dengan gaji 5 juta Rupiah per bulan. Penuhi kebutuhan yang lebih penting terlebih dahulu, kemudian baru penuhilah keinginan kamu. Jangan mendahulukan keinginan jika kamu ingin mempunyai tabungan yang cukup.

Kredit Macet, ini 4 Cara Menghindarinya!

atasi kredit macet

Pernah mendengar kata kredit macet? Kredit macet adalah suatu keadaan dimana debitur atau pelaku kredit tidak bisa mampu membayar kredit pada masa yang ditentukan. Pada situasi sehari-hari, biasanya terjadi kepada kita sebagai pemilik kartu kredit. Kita tidak mampu untuk melunasi hutang cicilan atau kartu kredit kita.

Bagi kamu yang suka menggunakan kartu kredit atau program cicilan, tidak usah takut. Bukan berarti, kita tidak boleh menggunakan kartu kredit atau program cicilan. Tentunya cicilan mempunyai manfaat tersendiri bagi kita. Namun, kita tetap harus mengantisipasi kredit macet dikemudian hari. Bagaimana caranya? Berikut Billie berikan 4 cara menghindari kredit macet.

Hindari hutang konsumtif

Ketika kamu melakukan kegiatan berbelanja yang tidak perlu. Hindari menggunakan kartu kredit atau program cicilan untuk hal ini. Mengapa demikian? Ini karena biasanya berbelanja atau kegiatan konsumtif lainnya cuma digunakan untuk memuaskan diri dan bukan untuk keperluan. Sebaiknya gunakan kartu kredit dan program cicilan untuk membeli barang yang benar-benar diperlukan. Seperti, mobil, motor, telepon genggam, dan untuk hal-hal mendesak seperti renovasi rumah, biaya operasi dan sebagainya.

Baca juga : Ini 3 Alasan Orang Tidak Bisa Bayar Cicilan

Jika berbelanja barang seperti baju, tas, sepatu dan sebagainya, sebaiknya jangan gunakan kartu kredit. Ketika kamu menggunakan kartu kredit untuk kegiatan konsumtif, kamu akan terpengaruh untuk melakukan hal tersebut berkali-kali. Uang yang kamu simpan juga akhirnya bisa habis untuk hal yang tidak perlu. Disaat kamu membutuhkannya, malah kamu terpaksa harus melunasi cicilan yang tidak penting.

Pinjam sesuai kemampuan

Banyak orang Indonesia yang memiliki limit kartu kredit yang jauh dari penghasilan. Alias lebih besar dari pada penghasilan. Idealnya, jumlah pinjaman kartu kredit atau besar cicilan tidak melebihi 35% dari penghasilan. Jangan pernah berbohong mengenai penghasilan untuk memperoleh limit kartu kredit yang lebih tinggi. Hal itu akan memotivasi kamu untuk berbelanja dan membeli barang. Sebaiknya, kartu kredit hanya digunakan untuk barang dengan masa kegunaan panjang atau kebutuhan mendadak.

Pinjam sesuai kebutuhan

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya. Hindari menggunakan kartu kredit atau program cicilan untuk membeli barang yang diinginkan bukan yang dibutuhkan. Saat kamu tidak mampu membedakan atau mengelola kebutuhan dan keinginan, yang ada kamu hanya akan terjebak dalam berbagai masalah finansial. Padahal tujuan ideal secara finansial adalah untuk meraih kemandirian finansial. Namun akibat tidak mampu menahan godaan diri sendiri atau keinginan dalam membelanjakan uang, yang terjadi justru malah sebaliknya.

Jangan menghindari kewajiban mencicil

Hal lainnya yang dapat menyebabkan kredit macet adalah menghindari kewajiban mencicil. Masalah ini biasanya bermula dari kemalasan sesaat untuk melakukan pembayaran cicilan. Menunda waktu pembayaran atau menggunakan dana cicilan untuk kebutuhan yang lain. Jika hal-hal seperti itu terus berlanjut, kemampuan membayar cicilan akan semakin mengecil. Ditambah bunga cicilan yang terus menumpuk. Hal ini sudah pasti akan menyebabkan kamu tidak bisa melanjutkan pembayaran cicilan dan akhirnya terjadilah kredit macet.

Nah, itu dia 4 cara menghindari kredit macet yang bisa Billie berikan ke kamu. Jangan sampai mengalami hal ini ya!

Punya tips lain? Langsung saja tulis di kolom komentar!

Ini 3 Alasan Orang Tidak Bisa Bayar Cicilan

bayar cicilanBanyak orang tidak bisa bayar cicilan karena uang yang tidak cukup. Sehingga mereka harus merelakan barang yang mereka cicil untuk disita bank. Bahkan kamu harus menanggung resiko kalau-kalau kamu tidak diperbolehkan untuk mengajukan kredit di kemudian hari.

Bayar cicilan melebihi 50% dari pendapatan

Membayar cicilan hampir atau lebih dari 50% dari pendapatan adalah hal yang tidak bijaksana. Hal ini juga menandakan kondisi keuangan yang tidak sehat. Jika 50% dari pendapatan kamu gunakan untuk membayar cicilan. Bisa dipastikan kamu bahkan harus menggunakan kartu kredit lagi untuk memenuhi biaya hidup.

Hal ini salah satu penyebab orang tidak bisa bayar cicilan dan bahkan harus menambah hutang mereka. Untuk itu, kamu harus memperhitungkan besarnya cicilan dan perbandingannya dengan pendapatan ketika hendak mengambil kredit. Perhitungkan juga kejadian-kejadian tak terduga yang mungkin terjadi didepan agar kamu bisa mempersiapkan dana darurat.

Baca juga : Mau Cicilan Mobil Murah, Lakukan 5 Hal ini!

Terburu-buru mengambil cicilan

Ketika kamu terburu-buru mengambil cicilan karena ingin cepat mendapatkan barang yang diinginkan. Kamu bisa saja tidak memperhitungkan berapa besar cicilan berbanding pendapatan kamu. Padahal sebaiknya cicilan tidak melebihi 30% dari pendapatan kamu. Dengan memperhitungkan cicilan dengan benar, kamu lebih bisa mengatur pengeluaran kamu agar tidak lebih besar daripada pendapatan.

Selain itu, dengan tidak terburu-buru kamu bisa mempertimbangkan mana program cicilan yang terbaik. Kamu bisa memperhatikan beberapa pilihan program cicilan sebelum menentukan program mana yang akan kamu ambil. Hal itu membuat kamu bisa mengambil program cicilan terbaik yang dapat menguntungkan kamu. Ketika kamu terburu-buru mengambil cicilan, bisa saja kamu salah perhitungan dan tidak bisa membayar cicilan dikemudian hari.

Membayar DP rendah

Jika kamu membayar down payment atau uang muka rendah, kemungkinan besar kamu akan membayar cicilan dengan harga tinggi. Karena kamu harus melunasi barang tersebut, beserta dengan bunga cicilan yang ditanggungkan kepada kamu. Hal ini bisa membuat kamu mungkin tidak sanggup untuk melanjutkan cicilan ketika ada kejadian tidak terduga dikemudian hari. Untuk itu sebisa mungkin membayar DP atau uang muka lebih dari 30% dari harga barang.

Nah untuk itu, jika kamu berniat untuk mengambil cicilan, baik rumah, mobil, atau barang-barang elektronik, kamu harus memperhitungkan komponen bulanan rutin terlebih dahulu. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui apakah kamu mampu membayar cicilan atau tidak. Jika kamu masih ragu, sebaiknya jangan mengambil cicilan terburu-buru.

Punya pengalaman lain soal cicilan? Tulis saja di kolom komentar!

Takut Kredit Mobil? ini Alasan Kenapa Kredit Mobil Menguntungkan!

kredit mobil

Masih banyak orang yang takut untuk melakukan kredit mobil. Padahal, mereka membutuhkannya. Mobil saat ini menjadi kebutuhan bagi orang Indonesia, khususnya mereka yang tinggal di daerah ibukota dan sekitarnya. Banyak orang yang ingin memiliki benda ini namun tidak memiliki cukup uang. Untuk menabung sampai bisa membeli mobil secara tunai tidak mudah, belum lagi adanya inflasi dan harga mobil yang semakin naik. Solusi yang paling memungkinkan adalah dengan cicilan atau kredit mobil.

Bagi kamu yang belum percaya untuk melakukan kredit mobil atau masih takut melakukannya. Billie mengulas beberapa keuntungan melakukan kredit mobil.

Baca juga : Fitur dan Fasilitas Kartu Kredit ini Bisa Bantu Kelola Keuangan Lho!

Ringan dan tidak terasa besar

Ketika kamu membeli mobil dengan cara mencicil, kamu tidak akan merasa mengeluarkan uang yang begitu besar. Bayangkan, ketika kamu membeli mobil secara tunai, kamu harus merogoh kocek hingga ratusan juta. Cicilan mobil bisa berkisar 3-10 juta perbulannya, tanpa terasa kamu membayar setiap bulan dan cicilan tersebut sudah lunas dalam kurun waktu 1 sampai 5 tahun.

Memiliki mobil dengan cepat

Dengan membeli mobil secara mencicil, kamu dapat memiliki benda tersebut dengan cepat. Mobil sangat berguna untuk berpergian jarak jauh. Selain itu jika kamu tidak terlalu sering menggunakannya, kamu bisa memakai mobil untuk bisnis rental atau sewa mobil. Hal tersebut tentunya dapat membantu kamu menambah pendapatan untuk cicilan bukan? Ada banyak keuntungan ketika kamu sudah memiliki mobil, meskipun kamu memilikinya dengan cara mencicil.

Menjaga kondisi pengeluaran bulanan

Membeli mobil dengan mencicil juga dapat menjaga kondisi pengeluaran bulanan kamu. Pengeluaran tidak meledak begitu saja dibulan tertentu karena harus membeli mobil secara tunai. Uang gaji yang tersisa untuk cicilan mobil juga masih bisa dipakai untuk tabungan. Hal ini tentu saja dapat menjaga kondisi keuanganmu untuk tetap stabil.

Baca juga : Mau Cicilan Mobil Murah, Lakukan 5 Hal ini!

Kredit Mobil sekaligus asuransi

Sekarang ini, banyak juga program cicilan mobil yang menawarkan asuransi. Sehingga pada masa cicilan mobil, kamu tidak perlu takut terjadi sesuatu pada mobil kamu yang menyebabkan kerugian. Hal ini tentunya sangat menguntungkan, kamu tidak perlu keluar uang untuk asuransi dan cicilan. Kamu bisa mendapatkan dua keuntungan secara bersamaan.

Menjaga tabungan

Kredit juga bisa menjaga tabungan kamu tetap utuh, sehingga masih bisa digunakan ketika ada hal-hal yang mendadak atau mendesak. Jika kamu membeli mobil secara tunai, uang tabungan kamu bisa langsung habis begitu saja. Siapa yang tahu ada kebutuhan mendesak tiba-tiba, kamu bisa terpaksa menjual mobil nya lagi. Jika kamu mencicil, kamu bisa menjaga tabungan kamu tetap untuk sehingga bisa mengantisipasi keadaan darurat di kemudian hari.

Dibalik keuntungan-keuntungan membeli mobil diatas, tentu saja kredit mobil memiliki kerugian tersendiri. Kamu dapat mempertimbangkan matang-matang, mana yang lebih sesuai dengan keadaan finansialmu. Tanya beberapa teman dekat yang memiliki pertimbangan dengan keadaaan yang mirip dalam hal ini.

Punya saran atau solusi lainnya? Langsung saja tulis di kolom komentar!