Simak Cicilan Rumah Murah Tahun 2017!

cicilan rumah

Semakin hari harga rumah semakin mahal. Harga rumah terus naik tinggi, jauh lebih cepat dari pertumbuhan pendapatan. Hal ini menyebabkan beberapa kelompok orang, terutama kaum millennials semakin pesimis untuk memiliki rumah milik sendiri. Membeli dengan cara cicilan rumah atau memanfaatkan kredit pemilikan rumah (KPR) dari bank bisa menjadi opsi yang paling masuk hitungan dompet.

Bagi kamu yang berencana memiliki rumah, tidak perlu pesimis. Berikut Billie akan berikan informasi mengenai cicilan rumah murah yang tersedia di tahun 2017. Simak daftarnya berikut ini:

Kredit Pemilikan Rumah – KPR Bank Permata

Permata Bank menggelar promo bunga kredit pemilikan rumah dengan bunga tetap sebesar 5,99% selama 2 tahun, ada juga promo bunga tetap 5,99% selama 3 tahun. Bank ini menggandeng banyak developer atau pengembang perumahan dalam promo ini.

Inilah 21 proyek perumahan yang bisa memanfaatkan promo kredit pemilikan rumah bunga murah dari Permata Bank:

  1. Summarecon Serpong – Jakarta
  2. Serenia Hills – Jakarta
  3. CitraGran Cibubur – Jakarta
  4. Graha Natura – Surabaya
  5. Citraland – Surabaya
  6. Citraland Utara – Surabaya
  7. Wisata Bukit Mas – Surabaya
  8. The Taman Dayu – Malang
  9. Citra Garden – Sidoarjo
  10. Citra Harmoni – Sidoarjo
  11. Citraland Denpasar – Denpasar
  12. Citra Sun Garden – Semarang
  13. Citra Grand – Semarang
  14. Citra Grand Mutiara – Yogyakarta
  15. Citra Garden – Pekanbaru
  16. Citraland – Pekanbaru
  17. Citraland Bagya City – Medan
  18. Givency One – Medan
  19. Halton Place – Medan
  20. The Manhattan – Medan
  21. Kota Baru Parahyangan – Bandung

Cicilan Rumah – KPR Bank Mandiri

Bank BUMN terbesar nomor 2 yaitu Bank Mandiri menggelar lagi promo KPR menarik yaitu KPR Take Over yang bisa dimanfaatkan oleh nasabah KPR BCA, CIMB Niaga, Permata, Maybank, BNI dengan keuntungan antara lain:

Baca juga: Gajian? Jangan Belanja Dulu, Ini Pengeluaran yang Harus Diperioritaskan!

  • Bunga special 6.00% p.a. eff. fixed 1 tahun pertama & 6.75% p.a. eff. fixed 2 tahun selanjutnya.
  • Dapat bebas Biaya Provisi dan Administrasi.
  • Tidak perlu melampirkan dokumen penghasilan jika limit take over + additional limit ≤ limit dari bank asal.

Bagaimana cara mendapatkan promo cicilan rumah ini?

  • Mengisi aplikasi permohonan kredit dengan lengkap & benar.
  • Fotokopi PK/ SPPK pendukung dari bank asal.

Promo Kredit Pemilikan Rumah – KPR BTN

Bank pelat merah spesialis pembiayaan perumahan ini memiliki dua produk baru di awal tahun 2017 yaitu, KPR BTN Mikro dan program spesial KPR untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan. Mari melihat satu per satu tawarannya sebagai  berikut:

KPR BTN Mikro

Produk ini dirilis oleh BTN pada Februari 2017 lalu. KPR BTN Mikro bisa diakses oleh nasabah dengan penghasilan rata-rata Rp 1,8 juta hingga Rp 2,8 juta per bulan. BTN menawarkan bunga sebesar 7,99% fixed per tahun untuk KPR BTN Mikro ini. Yang menarik, pembayaran cicilan juga tersedia dalam berbagai skema yaitu pembayaran bulanan, pembayaran harian juga mingguan.

Nasabah juga bisa menikmati ketentuan uang muka ringan hanya 1% dari harga rumah untuk pembelian rumah pertama. Sedang untuk keperluan rumah renovasi atau pembangunan rumah, uang muka ditetapkan 10% bila hendak mengakses program KPR BTN Mikro ini. Jangka waktu cicilan tersedia sampai 10 tahun.

KPR BTN – BPJS Ketenagakerjaan

Program ini adalah kerjasama Bank BTN dengan BPJS Ketenagakerjaan. Peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa mendapatkan bantuan uang muka KPR dari BTN khusus untuk kredit pembelian rumah dengan tenor maksimal 15 tahun. Nilai bantuan uang muka maksimal 1% dari harga rumah. Syaratnya, nasabah belum pernah membeli rumah sebelumnya.

Peserta BPJS Ketenagakerjaan juga bisa mendapatkan KPR dengan nilai kredit maksimal Rp 500 juta dan tenor 20 tahun untuk rumah tapak dan 15 tahun untuk rumah susun. Pinjaman renovasi juga tersedia bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan dari Bank BTN, senilai Rp 50 juta dengan tenor 10 tahun.

Peserta BPJS Ketenagakerjaan juga bisa menikmati bunga kompetitif dari KPR BTN yaitu sebesar bunga acuan (7 days reverse repo rate) ditambah 3%.

Baca juga: Dana Pendidikan Semakin Mahal? Begini Cara Siasatinya!

KPR Subsidi BTN

Bank milik pemerintah yang memiliki spesialisasi di kredit pemilikan rumah ini menawarkan banyak pilihan KPR menarik.

Bila pendapatan kamu masih relatif terbatas, ambil saja kredit pemilikan rumah KPR subsidi. BTN memberikan bunga tetap 5% selama jangka waktu cicilan! Uang muka juga dipatok hanya 1% dari harga rumah dengan tenor cicilan terlama sampai 20 tahun.

Batas harga jual rumah subsidi 2017

Sesuai namanya, KPR Subsidi hanya bisa digunakan untuk membiayai pembelian rumah subsidi. Nah, berdasarkan regulasi yang dirilis oleh pemerintah, ada batasan harga jual rumah yang bisa dibiayai oleh KPR Subsidi dari BTN. Berapa batas harga jual rumah? Silakan melihat tabel di bawah ini:

Aturan batas harga jual rumah dengan KPR Subsidi

Sebagai gambaran, bila kamu berniat membeli rumah di kawasan Jabodetabek, maka harga rumah maksimal yang bisa dibiayai memakai KPR subsidi adalah Rp 141 juta, tahun ini. Bila harganya di atas itu, kamu tidak bisa memakai KPR subsidi. Tahun depan 2018, batas harga jual rumah yang bisa memakai KPR subsidi naik menjadi Rp 148,5 juta.

Nah, kamu pilih yang mana? Memiliki rumah bukan cuma mimpi. Pilih sesuai kemampuan kantong dan kebutuhan. Manfaatkan Kredit Pemilikan Rumah untuk membantu kamu mendapatkan rumah idaman. Selamat mencari!

 

Hal-hal yang Perlu Diketahui tentang BPJS Ketenagakerjaan

bpjs ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan menjadi sebuah hal yang sangat penting bagi seorang pegawai saat ini. Hal ini karena BPJS Ketenagakerjaan merupakan perlindungan untuk karyawan perusahaan. Biasanya biaya akan langsung dipotong oleh perusahaan dari total gaji bersih. Itulah sebabnya banyak orang tidak tahu dengan detail mengenai BPJS Ketenagakerjaan. Padahal jika ditelusuri, ada banyak hal penting mengenai BPJS Ketenagakerjaan seperti bagaimana pencairan dana, apa saja manfaatnya, dan sebagainya. Untuk itu Billie ingin memberikan informasi mengenai apa saja hal-hal yang perlu diketahui tentang BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan dan UU yang mengatur

Semua undang-undang (UU) dan peraturan yang berfokus pada jaminan sosial dan proteksi ketenagakerjaan di Indonesia menjadi landasan adanya BPJS Ketenagakerjaan.  Hal itu karena proteksi dan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan tanggung jawab negara. Sebelum adanya BPJS, proteksi dan jaminan sosial ketenagakerjaan Indonesia itu diurus oleh PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Berdasarkan UU no 3 tahun 1992, Jamsostek akhirnya bertransformasi menjadi BPJS Ketenagakerjaan dan bertanggung jawab ke presiden.

Pemilik BPJS Ketenagakerjaan

Semua pegawai di Indonesia wajib memiliki BPJS Ketenagakerjaan. Untuk pekerja di sektor formal, ini didaftarkan melalui perusahaaan. Perusahaan tersebut juga menanggung sejumlah iuran BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Bagi pekerja di sektor non formal, dapat mendaftarkan diri sendiri ke kantor BPJS. Iurannya ditentukan berdasarkan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Apabila perusahaan tempat kamu bekerja tidak mendaftarkan pegawainya sebagai peserta. Kamu dapat melapor langsung ke kantor terdekat supaya di tindaklanjuti. Fyi, BPJS juga memberi perlindungan kepada WNA yang bekerja di Indonesia lho.

Kenapa harus memiliki BPJS Ketenagakerjaan

Program ini memiliki perlindungan dasar yang dapat menjamin kamu sebagai seorang pegawai. Termasuk perlindungan dari resiko sosial dan ekonomi yang mungkin terjadi di kemudian hari. Contohnya adalah kecelakaan kerja, sakit, kematian, masa pensiun, dan lain-lain. Hal ini membuat pegawai tidak perlu menanggung beban tersebut sendirian.

Apa saja programnya

Ada beberapa program dalam BPJS Ketenagakerjaan, yaitu:

Jaminan Hari Tua (JHT)

Dalam program ini, perusahaan akan menanggung sebanyak 3.7% dari total iurannya. Pegawai akan mendapat semua iuran yang telah dikumpulkan setelah pensiun, yaitu umur 55 tahun. Jumlah total klaim iuran tersebut akan menjadi besar karena sebelumnya telah diinvestasikan. Hal ini tentunya akan menguntungkan pegawai di hari tua. Bagi pegawai yang meninggal atau cacat permanen juga tetap diperbolehkan mengklaim iuran tersebut.

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Untuk program ini, kamu akan diberikan kompensasi dan rehabilitas ketika mengalami kecelakaan. Mulai dari kamu hendak berangkat kerja sampai kembali ke rumah atau terkena penyakit yang diakibatkan pekerjaan. Iuran untuk program ini dibayarkan sepenuhnya oleh perusahaan, yang bernilai 0.24% sampai 1.74% sesuai kelompok usaha.

Jaminan Kematian (JK)

Program ini memungkinkan kamu untuk mendapatkan uang senilai Rp 21 juta. Terdiri dari santunan kematian sebesar Rp 14 juta dan biaya pemakaman Rp 2 juta serta santunan berkala. Kematian yang dijamin di program ini yaitu yang bukan karena kecelakaan kerja. Jaminan ini akan ditujukan kepada ahli waris dari si pegawai.

Bukan Penerima Upah

Program ini diikuti peserta dari sektor non formal seperti pedagang, petani dan orang-orang yang punya usaha sendiri. Iurannya ditanggung sendiri dan ditetapkan berdasarkan upah minimum provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan dibayarkan secara berkala kepada pemerintah.

Sektor Jasa Konstruksi

Para pekerja konstruksi juga didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini berlaku bagi semua pekerja konstruksi, baik yang harian lepas, tenaga borongan, atau yang terikat perjanjian tertentu. Jaminan sosial untuk program ini biasanya kombinasi antara JKK dan JK dengan jumlah iuran 0,24 persen dari total proyek.

Apa manfaat tambahannya?

Selain program dan manfaat diatas, ada juga manfaat lainnya yang bisa kamu dapatkan lho. Manfaat ini biasanya diberikan kepada peserta yang sudah bergabung di BPJS Ketenagakerjaan minimal 5 tahun. Pertama, kamu bisa mendapatkan bantuan pinjaman uang muka untuk pembelian rumah. Kedua, ada program beasiswa bagi anak pegawai tidak mampu. Ketiga, disediakan pelatihan-pelatihan untuk menurunkan resiko kecelakaan kerja.

Bagaimana pencairan dananya?

Pencairan dana cukup mudah selama kamu bisa memenuhi beberapa persyaratan. Salah satu syaratnya adalah telah menjadi anggota selama minimum 5 tahun. Selain itu ada beberapa dokumen dan administrasi yang perlu dilengkapi. Setelah memenuhi persyaratan tersebut kamu dapat mendatangi kantor untuk pencairan dana.

Gimana, sudah paham mengenai BPJS Ketenagakerjaan? Jika ada sesuatu yang bisa kamu bagikan tentang BPJS Ketenagakerjaan, langsung saja tulis di kolom komentar!