Bingung Siapkan Uang untuk Lebaran? Simak 5 hal Berikut!

pengelolaan uang untuk lebaran

Hari raya pastinya menjadi hari yang ditunggu-tunggu. Seperti hari Lebaran yang membawa kebahagiaan bagi umat muslim yang sebentar lagi tiba. Namun hari raya juga tidak lepas dari pengeluaran yang membengkak. Tidak mau kan sebelum Ramadhan berakhir, gaji sudah habis duluan?

Bagi kamu yang bingung mengenai bagaimana pengelolaan uang untuk Lebaran. Berikut Billie berikan 5 hal yang harus diperhatikan ketika mengelola uang untuk persiapan Lebaran:

Jangan Lupakan Anggaran Belanja

Tetap tekun dalam membuat anggaran belanja saat bulan Ramadhan. Selain itu, perkirakan juga biaya yang dibutuhkan selama Ramadhan seperti kebutuhan membeli baju baru, kue-kue Lebaran, uang amplop tempel, biaya mudik, dan sebagainya.

Semakin rinci apa yang kamu tuliskan, anggaran belanja pun semakin jelas. Selain itu, jangan lupa untuk menaikkan anggaran, karena biaya kebutuhan pokok selama Ramadhan selalu naik. Kamu dapat melebihkan beberapa persen dari anggaran yang dibuat.

Baca juga : Mau lebaran? Ini Tips Hemat Kelola Dananya!

Jangan Boros ketika Buka Puasa Bersama

Salah satu kebiasaan yang tidak terlewatkan saat Ramadhan adalah buka puasa bersama. Saat Ramadhan, pasti ada banyak tawaran buka puasa bersama dari teman-teman, sanak saudara, dan kerabat. Jika ingin hemat, berikan saran untuk berbuka puasa bersama di tempat yang tidak terlalu mahal. Kamu juga bisa mencoba berbuka puasa di salah satu rumah kerabat dengan memasak makanan sendiri.

Sebaiknya batasi untuk mengikuti buka bersama agar saat ada pengeluaran tidak terduga kamu masih miliki. Kamu tetap dapat mengunjungi kerabat satu per satu saat Lebaran bukan?

Ingat untuk Beramal

Setiap orang pasti menyisihkan sebagian uangnya untuk beramal dan membantu sesama. Hal ini biasanya dilakukan dekat dengan hari raya. Seperti halnya umat muslim, mereka percaya bahwa bulan Ramadhan memiliki keunggulan di mana segala kebaikan akan dibalas oleh-Nya berkali lipat, termasuk dalam beramal. Beramal pun tentunya tak harus melulu berbicara mengenai uang. Kamu dapat menyisihkan beberapa persen dari penghasilan kemudian menjadi donatur, membagikan makanan atau takjil kepada yang tidak mampu, dan sebagainya.

Batasi Penggunaan Listrik

Hal kecil lain yang dapat menghemat pengeluaranmu adalah dengan memperhatikan penggunaan listrik. Penggunaan listrik di bulan Ramadhan akan banyak memakan biaya. Lampu-lampu yang biasa dipadamkan dan dinyalakan saat pagi hari, kini harus nyala lebih awal dari dini hari karena kamu sahur. Kamu bisa mengatasinya dengan membatasi penggunaan alat elektronik yang memakan banyak listrik. Contohnya, bila di rumah gerah dan terbiasa menggunakan AC untuk sementara waktu kamu bisa memanfaatkan kipas.

Disiplin Mengelola Uang untuk Lebaran

Ini adalah kunci dari semua pengelolaan keuangan. Kuncinya adalah disiplin untuk mengelola uang untuk lebaran. Kamu harus tetap mematuhi apa yang telah dibuat. Meskipun saat bulan Ramadhan akan bermunculan diskon yang begitu menggoda di pusat perbelanjaan. Tetaplah membeli barang yang dibutuhkan saja ya!

Mau lebaran? Ini Tips Hemat Kelola Dananya!

lebaran

Lebaran sebentar lagi! Pengeluaran saat Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri biasanya meningkat 25-50 persen dibandingkan bulan-bulan lain. Hal itu tidak lain karena kenaikan harga kebutuhan pokok, budaya buka puasa bersama, persiapan kue-kue dan makanan menjelang lebaran, serta mudik. Hal ini tentunya akan menguras anggaran belanja rumah tangga.

Tunjangan Hari Raya atau THR bisa menjadi penyelamat. Tapi tentunya jangan dihabiskan dong. Kamu tetap harus menyisihkan untuk kebutuhan yang lain. Berikut Billie berikan tips hemat untuk kelola dana saat lebaran.

Sisihkan 50% pendapatan

Salah satu cara penetapan anggaran yang ideal adalah menyisihkan setengah dari dana THR untuk kebutuhan belanja di luar belanja konsumsi hari raya. Jadi jika kamu mendapatkan THR sebesar Rp 10 juta, sisihkan Rp 5 juta untuk persiapan dana keluarga misalnya untuk pendidikan, pajak kendaraan bermotor, dan lain-lain.

Pisahkan THR Lebaran pasangan

Jumlah dana THR bisa jadi lebih besar untuk pasangan yang telah bekerja. Bisa jadi dibuat kesempakatan bersama misalnya THR suami digunakan untuk keperluan Lebaran sementara THR istri untuk ditabung. Yang terpenting, tetapkan anggaran keperluan hari raya yang tepat, jangan sampai membeli barang-barang kebutuhan yang ternyata tidak perlu.

Kelola dana mudik

Untuk keperluan mudik, kamu bisa mengatur duit dengan menyisihkan pendapatan bulanan kamu. Biasanya dana mudik bisa dibutuhkan lebih cepat jika kamu ingin menggunakan moda transportasi umum seperti pesawat atau kereta api yang tiketnya semakin murah saat dibeli jauh-jauh hari sebelumnya. Dengan begitu, kamu bisa mengatur keperluan Lebaran kamu di luar dana mudik.

Baca juga : Belanja Bulanan, Mingguan, atau Harian, Mana Lebih Hemat?

Komitmen anggaran

Saat kamu sudah menetapkan kebutuhan, buatlah anggaran yang pas sehingga tidak kebablasan. Dengan begitu, kamu bisa tetap pada jalur pengeluaran yang tepat sehingga masih bisa menyisakan dana untuk tabungan dan biaya lainnya.

Dana pendidikan sangat mungkin mendesak mengingat masa lebaran berdekatan dengan pergantian tahun ajaran baru. Namun, memang alangkah baiknya jika dana pendidikan juga sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Dana tambahan untuk pendidikan bisa diambil 25-30% dari jumlah sisihan dana THR kamu. Sisanya bisa disiapkan untuk kebutuhan zakat dan menabung.

Selamat menunaikan ibadah puasa!