Gajian? Jangan Belanja Dulu, Ini Pengeluaran yang Harus Diperioritaskan!

gajian

Gajian bisa menjadi hari yang paling menyenangkan bagi pekerja. Bagaimana tidak, setelah 1 bulan bekerja, kamu bisa menerima hasil jerih payahmu dan menggunakannya untuk keperluan kamu. Eh tapi jangan terlena dulu, jangan sampai kamu gelap mata dan malah belanja habis habisan ya setelah gajian. Kamu harus cermat dalam memilih pengeluaran apa saja yang harus di prioritaskan setelah gajian.

Untuk itu, Billie ingin membantu kamu dalam memprioritaskan pengeluaran saat gajian. Berikut adalah pengeluaran yang harus di prioritaskan setelah gajian menurut Billie:

Kebutuhan Bulanan

Saat gajian, sisihkan terlebih dahulu uang untuk kebutuhan bulanan. Kalau kamu sudah keburu menghabiskan uangnya untuk belanja, mau makan apa akhir bulan? Untuk itu, sebisa mungkin pisahkan uang untuk kebutuhan hidup dalam sebulan seperti keperluan makan, produk rumah tangga jika kamu sudah berumah tangga, dan kebutuhan anak jika sudah memilikinya. Kamu bisa memisahkannya di amplop terpisah atau rekening yang berbeda.

Baca juga: Mau Kelola Gaji dengan Lebih Baik? Lakukan 6 Cara ini!

Gajian Jangan Lupa Bayar Hutang

Setelah memisahkan pengeluaran rutin bulanan, kamu bisa menggunakan gaji untuk membayar hutang. Ingat, hutang jangan dibuat menumpuk. Apalagi hutang atau cicilan di kartu kredit, kamu bisa terkena beban bunga yang menumpuk. Untuk itu, ingatlah untuk membayar hutang atau cicilan setiap kali mendapatkan gaji, baru gunakan uang yang tersisa untuk keperluan lainnya.

Tabungan

Yang ini tidak kalah penting, yaitu menabung. Semua orang tau bahwa kita perlu menabung untuk persiapan masa depan. Jadikanlah tabungan sebagai pengeluaran rutin yang harus dikeluarkan tiap bulan. Dengan menanamkan mindset seperti ini, kamu akan terdorong untuk lebih sering menabung. Usahakan kamu menabung sebanyak 30% dari total pemasukan rata-rata kamu tiap bulan. Mindset ini sangat bermanfaat di masa depan dan akan memudahkan kamu jika ingin mengajukan kredit.

Nah itu dia yang harus kamu prioritaskan setelah menerima gaji. Setelah itu, kamu baru deh bisa belanja sesuai dengan keinginan kamu, apabila 3 hal ini sudah terpenuhi. Jangan boros-boros ya Billpayer.

Bingung Siapkan Uang untuk Lebaran? Simak 5 hal Berikut!

pengelolaan uang untuk lebaran

Hari raya pastinya menjadi hari yang ditunggu-tunggu. Seperti hari Lebaran yang membawa kebahagiaan bagi umat muslim yang sebentar lagi tiba. Namun hari raya juga tidak lepas dari pengeluaran yang membengkak. Tidak mau kan sebelum Ramadhan berakhir, gaji sudah habis duluan?

Bagi kamu yang bingung mengenai bagaimana pengelolaan uang untuk Lebaran. Berikut Billie berikan 5 hal yang harus diperhatikan ketika mengelola uang untuk persiapan Lebaran:

Jangan Lupakan Anggaran Belanja

Tetap tekun dalam membuat anggaran belanja saat bulan Ramadhan. Selain itu, perkirakan juga biaya yang dibutuhkan selama Ramadhan seperti kebutuhan membeli baju baru, kue-kue Lebaran, uang amplop tempel, biaya mudik, dan sebagainya.

Semakin rinci apa yang kamu tuliskan, anggaran belanja pun semakin jelas. Selain itu, jangan lupa untuk menaikkan anggaran, karena biaya kebutuhan pokok selama Ramadhan selalu naik. Kamu dapat melebihkan beberapa persen dari anggaran yang dibuat.

Baca juga : Mau lebaran? Ini Tips Hemat Kelola Dananya!

Jangan Boros ketika Buka Puasa Bersama

Salah satu kebiasaan yang tidak terlewatkan saat Ramadhan adalah buka puasa bersama. Saat Ramadhan, pasti ada banyak tawaran buka puasa bersama dari teman-teman, sanak saudara, dan kerabat. Jika ingin hemat, berikan saran untuk berbuka puasa bersama di tempat yang tidak terlalu mahal. Kamu juga bisa mencoba berbuka puasa di salah satu rumah kerabat dengan memasak makanan sendiri.

Sebaiknya batasi untuk mengikuti buka bersama agar saat ada pengeluaran tidak terduga kamu masih miliki. Kamu tetap dapat mengunjungi kerabat satu per satu saat Lebaran bukan?

Ingat untuk Beramal

Setiap orang pasti menyisihkan sebagian uangnya untuk beramal dan membantu sesama. Hal ini biasanya dilakukan dekat dengan hari raya. Seperti halnya umat muslim, mereka percaya bahwa bulan Ramadhan memiliki keunggulan di mana segala kebaikan akan dibalas oleh-Nya berkali lipat, termasuk dalam beramal. Beramal pun tentunya tak harus melulu berbicara mengenai uang. Kamu dapat menyisihkan beberapa persen dari penghasilan kemudian menjadi donatur, membagikan makanan atau takjil kepada yang tidak mampu, dan sebagainya.

Batasi Penggunaan Listrik

Hal kecil lain yang dapat menghemat pengeluaranmu adalah dengan memperhatikan penggunaan listrik. Penggunaan listrik di bulan Ramadhan akan banyak memakan biaya. Lampu-lampu yang biasa dipadamkan dan dinyalakan saat pagi hari, kini harus nyala lebih awal dari dini hari karena kamu sahur. Kamu bisa mengatasinya dengan membatasi penggunaan alat elektronik yang memakan banyak listrik. Contohnya, bila di rumah gerah dan terbiasa menggunakan AC untuk sementara waktu kamu bisa memanfaatkan kipas.

Disiplin Mengelola Uang untuk Lebaran

Ini adalah kunci dari semua pengelolaan keuangan. Kuncinya adalah disiplin untuk mengelola uang untuk lebaran. Kamu harus tetap mematuhi apa yang telah dibuat. Meskipun saat bulan Ramadhan akan bermunculan diskon yang begitu menggoda di pusat perbelanjaan. Tetaplah membeli barang yang dibutuhkan saja ya!

Tips Atur Gaji 5 Juta Rupiah Sebulan

atur gaji

Sebagian orang mungkin dapat atur gaji 5 juta rupiah sebulan dengan mudah. Beberapa orang merasa bahwa gaji bulanan sebesar 5 juta mungkin sudah cukup untuk memenuhi semua kebutuhan hidup selama satu bulan. Bahkan bagi kamu yang masih single, gaji 5 juta akan membuat hidup lebih sejahtera.  Sementara bagi yang sudah berumah tangga, pendapatan 5 juta Rupiah terkadang dirasa masih sangat kurang, apalagi jika memiliki lebih dari 1 anak.

Kamu yang sudah berkeluarga harus mengaturnya dengan benar supaya uang 5 juta ini mampu memenuhi semua kebutuhan dalam waktu satu bulan. Oleh karena itu, kamu harus mengetahui bagaimana cara mengatur gaji bulanan supaya tidak kehabisan uang di tengah bulan.

Baca juga : Cara Unik untuk Hemat Pengeluaran

Tips Atur Gaji sebesar 5 Juta Per Bulan

Bagi kamu yang memiliki gaji 5 juta rupiah dan bingung untuk mengaturnya, yuk simak tips yang Billie dapatkan dari berikut ini :

Atur Gaji dengan Anggaran Belanja

Supaya lebih mudah dalam mengatur keuangan bulanan, maka kamu harus membuat anggaran belanja. Catat semua pengeluaran bulanan mulai dari hobi makan di luar, kemudian kebutuhan fashion dan beberapa anggaran belanja lainnya. Ini akan memudahkan kamu untuk mengatur pengeluaran dalam satu bulan.

Wajib Memiliki Dua Rekening Bank

Untuk mengatur uang secara mudah, kamu harus memiliki rekening lebih dari satu. Dimana, satu rekening digunakan khusus untuk membayar cicilan. Sementara rekening kedua digunakan khusus untuk menyisihkan uang, baik untuk menabung atau menyimpan dana tak terduga.

Lunasi Hutang dan Cicilan

Dalam kehidupan berumah tangga, cicilan dan hutang merupakan hal yang lumrah. Dengan melunasi hutang dan cicilan, maka kamu bisa menghitung sisa penghasilan dalam satu bulan.

Atur Gaji dengan Catat Pengeluaran

Kamu harus membuat buku harian sebagai catatan penting semua pengeluaran Anda. Dengan buku harian ini, memudahkan kamu untuk mencatat jumlah pengeluaran, terutama dana tak terduga.

Baca juga : Mengelola Tagihan dan Pengeluaran adalah Kunci Keuangan Sehat

Bandingkan Pengeluaran dan Anggaran

Langkah yang terakhir, cobalah menghitung perbandingan antara pengeluaran bulan lalu dengan anggaran perbulan. Dengan melakukan perbandingan antara buku pengeluaran dan buku anggaran, kamu bisa memprediksi pengeluaran yang tidak perlu di bulan berikutnya.

Beberapa cara di atas bisa dilakukan dengan mudah supaya kamu tidak hidup boros dengan gaji 5 juta Rupiah per bulan. Penuhi kebutuhan yang lebih penting terlebih dahulu, kemudian baru penuhilah keinginan kamu. Jangan mendahulukan keinginan jika kamu ingin mempunyai tabungan yang cukup.

Tips Singkat Melunasi Utang!

Apakah kamu tipe orang yang bekerja dan menggunakan gaji diawal bulan untuk melunasi utang? Atau untuk membayar tagihan kartu kredit? Cicilan? Tunggakan? Wah jangan pusing dulu. Di Billie, kami merangkum sebuah tips singkat untuk menyelesaikan utang.

melunasi utang

Pertama-tama, ada baiknya kamu membuat daftar utang, kamu harus mengumpulkan dan membuat daftar secara terperinci semua utang berupa cicilan, kartu kredit, dan tunggakan lainnya.

Kedua, jangan membuat cicilan utang baru terlebih dahulu sebelum menyelesaikan ulang terlebih dahulu. Hal ini akan membuat utang terus menumpuk saat hendak melunasi utang, ditambah bunga yang terus menerus bertambah.

Baca juga : 5 Kesalahan Pengelolaan Keuangan Orang Indonesia

Hal lain yang bisa kamu lakukan adalah menambah penghasilan kamu. Kamu bisa mencoba berjualan online atau resell barang dan menjualnya di kantor. Banyak juga pekerjaan freelance yang dapat kamu ambil sambil mengerjakan pekerjaan utamamu. Hal ini akan membantu kamu untuk melunasi utang.

Jika setelah hal-hal itu dilakukan kamu masih memiliki utang, kamu bisa fokus untuk melunasi hutang satu per satu, disamping itu, bayarlah utang lainnya dengan jumlah minimum.

Bagaimana Jika Sudah Melunasi Utang?

Setelah semua utang mu sudah lunas terbayar, kamu bisa mulai membangun asset untuk masa depanmu. Menyiapkan dana pensiun dengan menyisihkan penghasilan juga akan sangat menguntungkan dikemudian hari.

Itu dia tips untuk melunasi hutang, billpayer, biasakan untuk tidak berhutang dengan menghindari pemakaian kartu kredit dan biasakan memakai debit. Kebiasaan berhutang akan mendatangkan dampak yang buruk dikemudian hari.

5 Kesalahan Pengelolaan Keuangan Orang Indonesia

pengelolaan keuangan

Pengelolaan keuangan mungkin bisa jadi hal yang dilakukan sehari-hari oleh kebanyakan orang. Namun apakah orang Indonesia sudah melakukan pengelolaan keuangan yang baik dan benar? Menurut survey yang dilakukan oleh Manulife, ternyata lebih dari 70% orang Indonesia tidak memiliki target jumlah dana simpanan dalam jangka waktu tertentu. Hal ini menunjukan bahwa jarang sekali orang Indonesia yang peduli pada pengelolaan keuangan mereka.

Ada 5 kesalahan dalam pengelolaan keuangan yang sering terjadi pada orang Indonesia. Jangan sampai 5 hal ini terjadi pada kamu ya!

Terlalu Banyak Hutang

Kesalahan pertama adalah orang Indonesia sangat suka sekali berhutang. Padahal kamu harus ingat bahwa setiap hutang akan membawa bunga yang harus kamu bayar. Bunga hutang ini jumlahnya tidak sedikit dan secara terus-menerus akan mengikis keuangan kamu. Apabila kamu ingin sehat secara finansial, kamu harus memiliki hutang yang tidak lebih dari 30% pendapatan kamu.

Biasakan untuk tidak menunda pembayaran hutang atau cicilan agar hutang segera lunas. Jika hutang sudah lunas, kamu bisa menggunakan uang tersebut untuk berinvestasi atau memulai tabungan hari tua.

Baca juga : Kredit Macet, ini Cara Mengatasinya!

Tidak Cukup Persiapan Pensiun

Masa pensiun perlu direncanakan sedini mungkin. Semakin cepat kamu memulai, maka semakin sedikit uang yang perlu kamu tabung setiap bulannya. Banyak orang Indonesia yang akhirnya jatuh miskin pada saat tua. Mereka mengalami penurunan status ekonomi atau daya beli pada saat mereka tua. Banyak juga yang terpaksa harus bergantung pada anak mereka pada masa tua. Bila kamu bisa mempersiapkan masa pensiun selagi muda, hal itu adalah pertanda kamu memiliki pengelolaan keuangan yang baik.

Tidak Punya Dana Darurat

Kesalahan lain yang sering dilakukan oleh orang Indonesia adalah tidak memiliki dana darurat atau simpanan yang dapat digunakan untuk hal yang tidak diinginkan. Banyak orang Indonesia yang jatuh miskin karena tertimpa suatu masalah atau penyakit. Billpayer, kita tidak tahu apa yang akan terjadi yang bisa mengubah hidup kita dikemudian hari, untuk itu kita harus mengantisipasinya, terutama dalam hal finansial.

Tidak Punya Tujuan Akhir Pengelolaan Keuangan

Untuk membangun kekayaan, pertama kamu harus memiliki tujuan. Terlebih dahulu kamu harus menetapkan jumlah uang yang kamu inginkan, setelah itu baru kamu bisa membuat rencana keuangan. Banyak orang Indonesia yang mungkin sudah bisa menabung atau berinvestasi, tapi tidak punya tujuan akhir pengelolaan keuangan. Membeli rumah, bisnis baru, bisa saja menjadi tujuan pengelolaan kamu. Dengan begitu kamu bisa termotivasi untuk menabung atau berinvestasi, sekaligus berjuang untuk meningkatkan taraf hidup atau status ekonomi kamu.

Baca juga : Ini 3 Alasan Orang Tidak Bisa Bayar Cicilan

Mengabaikan Pengeluaran Kecil

Apakah kamu tahu pengeluaran kamu dalam satu bulan? Ya mungkin kamu mengetahuinya. Tetapi apakah kamu menyadari berapa total uang yang kamu keluarkan untuk hal-hal kecil? Berhati-hatilah pada pengeluaran kecil, terlebih lagi untuk yang sering terjadi, karena setelah dijumlahkan akan bernilai besar. Kesalahan ini seringkali menjadi kebiasaan

Takut Kredit Mobil? ini Alasan Kenapa Kredit Mobil Menguntungkan!

kredit mobil

Masih banyak orang yang takut untuk melakukan kredit mobil. Padahal, mereka membutuhkannya. Mobil saat ini menjadi kebutuhan bagi orang Indonesia, khususnya mereka yang tinggal di daerah ibukota dan sekitarnya. Banyak orang yang ingin memiliki benda ini namun tidak memiliki cukup uang. Untuk menabung sampai bisa membeli mobil secara tunai tidak mudah, belum lagi adanya inflasi dan harga mobil yang semakin naik. Solusi yang paling memungkinkan adalah dengan cicilan atau kredit mobil.

Bagi kamu yang belum percaya untuk melakukan kredit mobil atau masih takut melakukannya. Billie mengulas beberapa keuntungan melakukan kredit mobil.

Baca juga : Fitur dan Fasilitas Kartu Kredit ini Bisa Bantu Kelola Keuangan Lho!

Ringan dan tidak terasa besar

Ketika kamu membeli mobil dengan cara mencicil, kamu tidak akan merasa mengeluarkan uang yang begitu besar. Bayangkan, ketika kamu membeli mobil secara tunai, kamu harus merogoh kocek hingga ratusan juta. Cicilan mobil bisa berkisar 3-10 juta perbulannya, tanpa terasa kamu membayar setiap bulan dan cicilan tersebut sudah lunas dalam kurun waktu 1 sampai 5 tahun.

Memiliki mobil dengan cepat

Dengan membeli mobil secara mencicil, kamu dapat memiliki benda tersebut dengan cepat. Mobil sangat berguna untuk berpergian jarak jauh. Selain itu jika kamu tidak terlalu sering menggunakannya, kamu bisa memakai mobil untuk bisnis rental atau sewa mobil. Hal tersebut tentunya dapat membantu kamu menambah pendapatan untuk cicilan bukan? Ada banyak keuntungan ketika kamu sudah memiliki mobil, meskipun kamu memilikinya dengan cara mencicil.

Menjaga kondisi pengeluaran bulanan

Membeli mobil dengan mencicil juga dapat menjaga kondisi pengeluaran bulanan kamu. Pengeluaran tidak meledak begitu saja dibulan tertentu karena harus membeli mobil secara tunai. Uang gaji yang tersisa untuk cicilan mobil juga masih bisa dipakai untuk tabungan. Hal ini tentu saja dapat menjaga kondisi keuanganmu untuk tetap stabil.

Baca juga : Mau Cicilan Mobil Murah, Lakukan 5 Hal ini!

Kredit Mobil sekaligus asuransi

Sekarang ini, banyak juga program cicilan mobil yang menawarkan asuransi. Sehingga pada masa cicilan mobil, kamu tidak perlu takut terjadi sesuatu pada mobil kamu yang menyebabkan kerugian. Hal ini tentunya sangat menguntungkan, kamu tidak perlu keluar uang untuk asuransi dan cicilan. Kamu bisa mendapatkan dua keuntungan secara bersamaan.

Menjaga tabungan

Kredit juga bisa menjaga tabungan kamu tetap utuh, sehingga masih bisa digunakan ketika ada hal-hal yang mendadak atau mendesak. Jika kamu membeli mobil secara tunai, uang tabungan kamu bisa langsung habis begitu saja. Siapa yang tahu ada kebutuhan mendesak tiba-tiba, kamu bisa terpaksa menjual mobil nya lagi. Jika kamu mencicil, kamu bisa menjaga tabungan kamu tetap untuk sehingga bisa mengantisipasi keadaan darurat di kemudian hari.

Dibalik keuntungan-keuntungan membeli mobil diatas, tentu saja kredit mobil memiliki kerugian tersendiri. Kamu dapat mempertimbangkan matang-matang, mana yang lebih sesuai dengan keadaan finansialmu. Tanya beberapa teman dekat yang memiliki pertimbangan dengan keadaaan yang mirip dalam hal ini.

Punya saran atau solusi lainnya? Langsung saja tulis di kolom komentar!

Tanggal Tua, Ini 4 Hal Menyebalkan saat Tanggal Tua!

tanggal tua

Apa kamu tipe orang yang sudah menghabiskan gaji di pertengahan bulan? Atau menghabiskan kehidupan akhir bulanmu dengan berhemat? Wah, artinya kamu tipe orang yang mengalami 4 hal menyebalkan ini ditanggal tua.

Ulang Tahun dan Resepsi Pernikahan

tanggal tua

Tanggal tua ada ulang tahun teman dan resepsi pernikahan. Wah, itu artinya kamu harus merogoh kocek lagi minimal untuk memberikan barang atau amplop merah. Untuk mencegah hal ini, kamu dapat mempersiapkan beberapa barang yang bisa kamu beli ketika diskon. Lalu simpan barang tersebut sebagai hadiah ketika ada teman yang berulang tahun atau melakukan resepsi pernikahan. Kamu juga bisa menyimpan uang khusus untuk teman yang berulang tahun atau melangsungkan pernikahan.

Repot melakukan hal tersebut, sebaiknya mulai kelola keuangan dengan baik agar tidak kehabisan uang saat ada keperluan mendadak.

Baca juga : Mengelola Tagihan dan Pengeluaran adalah Kunci Keuangan Sehat

Mobil Rusak dan Perbaikan Rumah

tanggal tua

Ketika tanggal tua, mobil tiba-tiba rusak sehingga kamu harus merogoh kocek untuk memperbaikinya. Atau tiba-tiba rumah bocor dan rusak sehingga kamu harus membetulkannya segera. Hati-hati billpayer, kedua hal ini bisa berakhir di hutang yang berkepanjangan atau bunga yang besar. Gunakan asuransi untuk mobil dan properti sehingga akan lebih memudahkan kamu apabila ada bencana dikemudian hari.

Pengelolaan keuangan yang baik juga menjadi salah satu kunci agar kamu tidak tiba-tiba jatuh miskin ketika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Menabunglah dengan rutin setiap bulannya agar kamu mempunyai dana tambahan untuk bencana yang tiba-tiba.

Razia Polisi di Tanggal Tua

tanggal tua

Ternyata kalau tanggal tua, bisa dimanfaatkan polisi juga untuk melakukan razia, maklum, mereka kan juga bisa bokek pas lagi tanggal tua. Hal ini ternyata diakui sebagian besar orang dan bahkan dialami beberapa orang secara langsung. Beberapa mengatakah bahwa entah mengapa setiap tanggal tua, banyak razia dadakan yang terjadi dijalanan. Bahkan ada saja polisi yang memberhentikan pengguna jalan tanpa ada pelanggaran.

Wah, kalau sudah begini, menyebalkan bukan? Sudah bokek di tanggal tua, masih saja tertimpa tangga dengan razia dadakan. Lalu, bagaimana menghindarinya? Pengguna jalan harusnya bisa lebih cermat, jika tidak melakukan kesalahan jangan mau diberikan surat tilang. Mintalah penjelasan terhadap pelanggaran yang dilakukan jika diberhentikan oleh polisi. Jika memang terbukti bersalah, tindakan yang benar adalah diberikan surat tilang, kamu bisa kok meminta keringanan pada pemerintah jika sedang tidak mempunyai uang.

Baca juga : Kerugian Ibu Rumah Tangga Saat Bayar Tagihan

Makan Mie Instan (Lagi)

tanggal tua

Disaat tanggal tua, biasanya banyak orang yang tidak bisa kelola keuangan mereka. Sehingga mereka hanya bisa membeli mie instan atau makanan yang lebih murah. Hal ini tidak bagus untuk kesehatan lho billpayer. Usahakan membeli stok makanan untuk satu bulan pada saat awal bulan ketika gaji masih cukup. Namun, jangan hanya membeli mie instan, tetapi juga siapkan stok untuk makanan-makanan sehat yang bisa disimpan. Ingat, makan adalah kebutuhan primer, jangan sampai kamu sakit dan malah membuat lebih banyak pengeluaran tambahan lagi karenanya.

Billpayer, jangan biasakan mengalami hal ini ditanggal tua ya, kelola keuangan dengan baik sehingga uang masih tetap tersisa ditanggal tua. Jangan lupa juga sisihkan untuk investasi masa depan dan beramal.

Ada pengalaman hal menyebalkan lainnya saat tanggal tua? Langsung saja tuliskan di kolom komentar!

Mau Cicilan Mobil Murah, Lakukan 5 Hal ini!

cicilan mobil murah

Kendaraan merupakan salah satu hal yang penting dimiliki oleh orang-orang di Indonesia, apalagi masyarakat di kota-kota besar yang bekerja. Mereka membutuhkan kendaraan yang bisa digunakan untuk bekerja dan berpergian. Apalagi dengan kondisi jalanan ibu kota yang panas dan penuh debu, banyak orang memilih untuk menggunakan kendaraan roda empat.

Sayangnya harga mobil tidaklah murah. Sistem cicilan pun seringkali tidak menguntungkan karena sangat jauh dari harga mobil jika dibeli secara tunai. Nah untuk itu, Billie mengungkap 5 hal yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan cicilan mobil murah.

Baca juga : Ini Manfaat Kalau Kamu Bisa Kelola Keuangan dengan Baik

Mobil murah tidaklah selalu identik dengan sesuatu yang tidak berkualitas atau barang yang sudah dalam kondisi buruk atau bekas. Membeli mobil secara murah bisa diakali dengan pilihan kredit atau promosi yang bisa kita gunakan. Jika ditelusuri, banyak dealer atau penerbit kartu kredit yang menawarkan beragam program kredit murah dan promosi.

Selain program atau promosi, ada beragam cara lainnya yang dapat kamu gunakan untuk mendapatkan cicilan mobil dengan harga yang lebih murah. Begini caranya:

Ketahui Nilai Pasti Mobil

Mobil bekas atau baru yang akan kamu beli, kamu harus mengetahui harga mobil yang akan kamu beli. Banyak orang yang mengira jika mereka membeli mobil bekas, mereka bisa langsung membeli secara tunai. Padahal, harga mobil bekas yang masih bagus juga sama mahalnya seperti mobil baru. Sehingga salah satu jalan yang ditempuh kebanyakan orang adalah dengan cicilan.

Hal pertama yang harus kamu pikirkan adalah jenis mobil yang akan kamu beli. Apakah itu mobil baru atau mobil bekas, tentu mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lalu, apakah itu mobil keluarga dengan banyak kursi, atau mobil sports, atau mobil luxury. Pastinya, jenis dan tipe mobil yang berbeda akan memiliki harga yang berbeda.

Dengan mengetahui harga mobil yang ada dipasaran, ini dapat mencegah kamu membeli sebuah mobil dengan harga yang terlalu tinggi. Lakukan survei pada beberapa dealer mobil baik untuk mobil bekas atau baru. Kamu juga dapat mengetahui hal ini melalui informasi yang banyak beredar di internet. Tidak ada salahnya untuk menanyakan teman atau kerabat yang juga memiliki mobil dan pengetahuan dalam hal ini.

Baca juga : Belanja Online dengan Kartu Kredit, Amankah?

Setelah mengetahui harga mobil, jika itu merupakan mobil bekas, kamu harus mengecek kondisi terakhir mobil tersebut. Hal ini penting karena kondisi mobil juga akan menentukan harga mobil bekas tersebut. Jangan sampai kita membeli sebuah mobil dalam kondisi buruk atau dan tidak terawat, hal ini akan sangat beresiko membuat berbagai macam kerugian di hari yang akan datang.

Perbesar Uang Muka

Selanjutnya, untuk mendapatkan cicilan mobil murah, kita harus pintar menghitung uang muka yang hendak kita keluarkan. Uang muka berlaku bila kita membeli mobil secara kredit melalui bank atau perusahaan leasing, baik mobil bekas maupun mobil baru. Pastikan kita memiliki sejumlah dana yang cukup besar untuk membayar uang muka.

Biasanya ketentuan uang muka untuk mencicil mobil adalah 25% saja. Namun tidak ada salahnya untuk membayarkan uang muka yang lebih besar dari ketentuan. Hal ini dapat membuat cicilan lebih ringan, dan bunga yang perlu kita tanggung juga semakin kecil. Hutang kredit yang kecil tentu saja akan berbanding lurus dengan jumlah cicilan bulanan yang kecil juga, hal ini juga akan mempengaruhi bunga cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Nego Diskon

Meskipun dalam program cicilan yang ditawarkan oleh bank maupun perusahaan leasing tidak ada diskon atau promo, sebagai pembeli kita tetap bisa menawar harga cicilan atau melakukan negosiasi diskon. Terkadang perusahaan leasing akan memberikan diskon jika kita memintanya, meskipun saat itu tidak ada promo. Miliki pengetahuan yang cukup mengenai fitur yang terdapat pada mobil dan harga mobil di pasaran, hal ini akan dapat membantu kita dalam tawar menawar untuk mendapatkan cicilan mobil murah.

Lakukan Survei

Ada banyak dealer yang menawarkan sejumlah potongan harga pembelian dan kita bisa memilih satu yang terbaik di antara mereka. Jangan terburu-buru dalam menentukan pilihan, lakukan perbandingan terhadap beberapa dealer sebelum akhirnya memutuskan untuk memilih satu penawaran terbaik dan menguntungkan.

Survei pertama yang patut kita lakukan adalah ke sejumlah dealer yang cukup terpercaya dan memiliki kredibilitas baik, bila tidak memiliki pengetahuan tentangi mobil, maka tidak ada salahnya kita mengajak saudara atau teman yang cukup paham mengenai hal ini. Ketika kita membeli secara kredit, biasanya dealer akan memberikan referensi mengenai perusahaan leasing yang bisa kita gunakan. Pahami dengan benar aturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh perusahaan leasing tersebut.

Baca juga : Konsultan Keuangan? 3 Hal ini Tanda Kamu Memerlukannya

Kita juga bisa memilih dan menentukan sendiri jasa leasing tertentu yang memang kita anggap paling baik dan layak untuk digunakan. Lakukan survei ini pada beberapa dealer dan leasing sekaligus, ini akan membantu kita dalam menemukan leasing dan dealer dengan layanan dan penawaran terbaik.

Lakukan Simulasi

Setelah mendapatkan sejumlah informasi dari dealer dan leasing, maka hal terakhir yang wajib kita lakukan sebelum akhirnya mengambil keputusan adalah melakukan sebuah simulasi kredit. Hal ini akan membantu kita dalam menentukan pilihan akhir dan menyesuaikan kemampuan bayar kita terhadap pembelian yang akan kita lakukan sehingga kita bisa mendapatkan cicilan mobil murah.

Cicil Mobil Juga Bisa Dihemat

Pada dasarnya, semua hal yang berhubungan dengan keuangan itu bisa dihemat. Tapi, berhasil atau tidaknya semuanya kembali lagi kepada kamu sendiri. Dalam kaitannya dengan kredit mobil, dengan melakukan hal-hal di atas, pengeluaran membeli mobil juga bisa ditekan dan kamu pun juga bisa mendapat mobil bekas yang kondisinya masih bagus.

Ini Manfaat Kalau Kamu Bisa Kelola Keuangan dengan Baik

uang tunai vs non tunai

Semakin hari kebutuhan terus bertambah, harga barang-barang semakin naik. Belum lagi bagi yang sudah berumah tangga, harus memikirkan biaya sekolah anak yang semakin hari semakin mahal. Hal ini tentunya membuat kita berkerja lebih keras dan giat lagi untuk mendapatkan penghasilan lebih. Padahal salah satu kunci pengeluaran sehat bukan hanya di pendapatan, tetapi juga cara kelola keuangan yang baik.

Keberadaan uang memang sangat penting, uang bisa menjadi motivasi bagi setiap orang. Uang bisa menentukan tingkat kesejahteraan masing-masing orang. Seringkali uang yang di dapat selalu saja terkesan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Padahal uang yang tidak cukup bukan hanya karena pendapatan tidak cukup, tetapi keinginan yang selalu dimiliki.

Oleh karena itu, kita memerlukan cara kelola keuangan yang baik. Jika kamu masih belum sadar manfaat pengelolaan keuangan, berikut Billie berikan 5 manfaat yang bisa kamu dapatkan:

Rencana Masa Depan

Jika kamu sudah bisa kelola keuangan dengan baik, bisa dipastikan kamu memiliki perencanaan masa depan yang lebih baik. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, kamu bisa terbebas dari hutang dan memiliki hidup yang lebih ringan dan mudah. Nah karena itu, kamu bisa merencanakan masa depanmu dengan lebih baik juga. Kelola keuangan tidak hanya berdampak di hari sekarang, tetapi juga berdampak untuk masa depan dikemudian hari.

Pola Hidup Hemat

kelola keuangan

Terkadang, pengeluaran yang berlebihan tidak terjadi karena kebutuhan yang banyak, tetapi hanya keinginan dan keborosan yang berlebih saja. Untuk itu kelola keuangan yang baik akan mengajarkan kamu untuk hidup dengan pola yang lebih hemat. Hidup yang lebih hemat bukanlah hidup yang pas-pasan bahkan serba kekurangan. Hidup hemat adalah hidup dengan berkecukupan, bahkan bisa mewujudkan apa yang diinginkan namun tidak boros dan membuang-buang uang.

Atur keuangan kamu setiap bulannya, dengan mendahulukan kewajiban, kebutuhan serta menghilangkan atau meniadakan utang yang bisa menimbulkan masalah dalam keuangan kamu. Hemat juga dapat mengontrol pengeluaran kamu yang mungkin sering berlebihan.

Tertib dan Teratur

Selain pola hidup hemat, pengelolaan keuangan yang baik juga bisa mengajarkan kamu untuk hidup lebih tertib dan teratur. Segala hal yang kamu inginkan, termasuk kebutuhan kamu sendiri dan keluarga akan dapat terencana dengan detail. Rencana masa depan  juga lebih dapat diatur dan dikelola dengan baik.

Bahkan jika kamu bisa hidup dengan tertib dan teratur, tidak hanya kebutuhan pokok yang bisa tercukupkan, kegiatan berlibur dan refreshing juga bisa kamu wujudkan. Dengan begitu, kehidupan juga bisa lebih seimbang dan bermanfaat bukan?

Baca juga : Mau Kelola Gaji dengan Lebih Baik? Lakukan 6 Cara ini!

Perlindungan dari Kejadian Tak Terduga

Ketika kamu memiliki pengelolaan keuangan yang baik, kamu bisa menyimpan uang untuk hal-hal tidak terduga. Hidup tentunya penuh dengan ketidakpastian dan kejadian tidak terduga, kita tidak bisa menghindari kejadian tidak terduga, seperti kecelakaan, sakit penyakit, dan kerugian lainnya. Untuk itu, kamu perlu simpanan uang untuk kejadian tidak terduga tersebut.

Dengan mengelola keuangan secara teratur, kamu bisa melindungi diri dan keuangan dari kejadian tidak terduga. Kamu juga bisa menyisakan uang untuk asuransi untuk kejadian tidak terduga. Keuangan yang teratur pastinya akan memiliki pos khusus untuk masalah ini.

Kurangi Stress dengan Kelola Keuangan

Dengan keuangan yang dikelola dengan baik, kamu juga bisa mengurangi stress. Stress adalah masalah kesehatan yang bisa membahayakan kamu. Jika kamu sudah terlalu stress, penyakit tentu akan lebih mudah untuk timbul dan berdatangan. Oleh karena itu, mulailah kelola keuangan untuk memperoleh manfaat jauh dari stress.

Hindari hal-hal yang dapat memicu stress, seperti hutang atau cicilan yang besar, pinjaman yang belum lunas karena bunga semakin tinggi dan sebagainya. Hal ini dapat membuat kamu semakin stress dan terganggu untuk mengerjakan hal yang lainnya. Buatlah pikiran kamu lebih ringan dengan banyak menabung dan investasi, setelah itu kamu bisa menggunakan uang tersebut untuk liburan atau hiburan kan.

Nah ini dia 5 manfaat kelola keuangan dengan baik versi Billie, kalau kamu merasakan manfaat lain yang bisa dibagikan, langsung saja tulis di kolom komentar!

Selain  artikel mengenai manfaat kelola keuangan, ada juga beberapa informasi dan tips mengenai keuangan yang tidak kalah penting, seperti:

Mau Kelola Gaji dengan Lebih Baik? Lakukan 6 Cara ini!

kelola gaji

Apa kamu tipe orang yang sudah menghabiskan gaji di pertengahan bulan? Atau menghabiskan kehidupan akhir bulanmu dengan makan mie instan? Wah gawat, artinya kamu masih belum bisa kelola gaji dengan baik.

Kalau kamu masih bingung gimana cara kelola gaji dengan lebih baik. Berikut Billie akan memberikan 6 cara yang bisa kamu gunakan agar kamu bisa mengelola gaji dengan lebih baik. Simak ya!

Tahu Gaji Kamu Secara Rinci

kelola gaji

Nomor satu, kamu harus tahu gaji kamu secara rinci untuk kelola gaji dengan lebih baik. Perhatikan gaji jika dikirim melalui rekening bank dan periksa secara rutin. Periksa mulai dari gaji pokok, tunjangan kesehatan, atau tunjangan lain yang diberikan oleh perusahaan kamu. Perhatikan juga potongan-potongan seperti pajak, asuransi, dan sebagainya.

Beberapa tunjangan biasanya bisa dicairkan, ada baiknya apabila kamu mengetahui kebijakan tunjangan-tunjangan tersebut. Cari tahu bulan berapa kamu bisa memperoleh dana dari tunjangan tersebut dan bagaimana mekanismenya.

Tentu saja hal ini berguna agar kamu mengetahui total gaji bersih. Hal ini juga berguna apabila ada kesalahan atau penyelewengan dari jumlah gaji yang diberikan. Selain itu kamu juga bisa merencanakan masa depan dengan memanfaatkan tunjangan-tunjangan yang ada.

Buat Anggaran Bulanan

kelola gaji

Setelah mengetahui secara rinci pemasukan atau gaji bulanan kamu. Kamu bisa memulai untuk buat anggaran bulanan. Apa saja isi dari anggaran bulanan? Kamu bisa menulis semua daftar atau komponen pemasukan dan juga komponen pengeluaran kamu.

Pertama-tama, kamu dapat mengalokasikan terlebih dahulu gaji kamu ke hal-hal yang sangat pokok, urgent, dan penting. Seperti uang makan, transportasi, pembayaran wajib seperti tagihan listrik, telepon, air, asuransi, dan cicilan). Selanjutnya, kamu bisa masuk ke alokasi gaji untuk hal-hal penting namun tidak terlalu urgent, seperti investasi, hobi, hiburan, dan amal.

Jika kebingungan bagaimana cara mengalokasikan gaji ke hal-hal pokok, kamu bisa menghitung perkiraan pengeluaranmu setiap harinya dan mengkalikannya dengan 30 hari. Untuk alokasi ke hal-hal tambahan, kamu bisa menyusun prioritas, mana hal tambahan yang menurutmu lebih penting dari yang lainnya.

Misalkan menurutmu investasi penting untuk masa depan, kamu bisa mengalokasikan uang sisa tersebut untuk invesrasi. Jika kamu merasa hiburan lebih penting karena bisa menunjang efektivitas kerja kamu, kamu bisa mengalokasikan uang sisa untuk hiburan terlebih dahulu.

Baca juga: Atur Keuangan Sendiri? Lakukan 4 Cara Modern ini!

Simpan Uang Secara Terpisah

uang tunai vs non tunai

Setelah kamu mengalokasikan dan membuat anggaran keuangan. Kamu bisa menyiasatinya dengan menyimpan uang secara terpisah apabila kamu masih merasa sulit untuk kelola gaji. Apalagi bila kamu termasuk orang yang tidak tahan untuk belanja. Kamu bisa langsung memindahkan uang ke rekening terpisah setelah mendapatkan gaji. Hal ini meminimalisir penggunaan gaji untuk hal yang tidak perlu.

Selain itu, gunakan kartu debit hanya untuk bayar tagihan yang sudah direncanakan sebelumnya. Untuk biaya sehari-hari lebih baik alokasikan uang cash per minggu nya. Hal seperti ini dapat membantu kamu supaya tidak mudah tergiur untuk berbelanja hal yang tidak ada di rencana mingguan.

Gunakan Aplikasi Bantuan untuk Kelola Gaji

kelola gaji

Ternyata bukan hanya kamu yang kesulitan untuk kelola gaji. Riset yang dilakukan perusahaan teknologi finansial mengatakan bahwa lebih dari 70% orang merasa kebingungan dalam mengatur dan memantau keuangan. Mereka merasa tidak ada cara mudah untuk mencatatnya.

Jika kamu juga mengalami hal yang sama, kamu bisa menggunakan aplikasi kelola keuangan yang dapat di unduh di Android atau iOS store secara gratis. Salah satu aplikasi yang bisa kamu gunakan adalah Billie. Selain dapat membantu kelola keuangan, Billie juga dapat membantu kamu membayar tagihan dalam waktu bersamaan.

Aplikasi semacam Billie bisa membantu kamu mengatur dan mengelola keuangan. Aplikasi tersebut juga dapat menganalisa komponen pengeluaran terbesar atau biaya mana yang paling menguras kantong.

Penghasilan Tambahan

kelola gaji

Nah, kalau ternyata keuangan yang buruk terjadi karena kebutuhan yang lebih, dan bukan karena cara kelola keuangan yang buruk. Solusi satu-satunya adalah mencari cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Karena jika ternyata gaji kamu belum bisa mencukupi semua kebutuhan, artinya kamu memerlukan gaji lebih besar atau pekerjaan tambahan.

Ada banyak lho pekerjaan freelance yang bisa membantu kamu untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kamu bisa berjualan online, menjadi penulis artikel lepas, mengikuti program afiliasi marketing, atau mencari tambahan pendapatan yang sesuai dengan bakat kamu.

Baca juga : Mengelola Tagihan dan Pengeluaran adalah Kunci Keuangan Sehat

Ubah Gaya Hidup

kelola gaji

Hal yang terakhir adalah mengubah gaya hidup kamu. Mengapa harus melakukan ini? Ternyata riset menemukan bahwa sebagian besar orang tidak dapat kelola keuangan dengan baik karena gaya hidup yang tidak sehat.

Dengan mengubah gaya hidup, seperti mengurangi frekuensi makan di cafe atau restoran atau nonton di bioskop ataupun sesuatu yang bersifat konsumtif. Kamu dapat kelola gaji dengan lebih baik. Gaya hidup sudah banyak membutakan orang dewasa maupun anak muda, untuk selalu dituntut “gaya” melebihi pendapatannya. Sehingga seberapa besar pendapatan yang dimiliki, jika gaya hidupnya tinggi, tidak akan mampu menutupi gaya hidupnya tersebut.

Nah keenam tips berikut bisa menjadi panduan kamu untuk kelola gaji dengan lebih cerdas dan efektif. Tetapi semuanya ini kembali ke kamu lagi. Apakah kamu mau berusaha untuk lebih cermat dan disiplin dalam kelola gaji? Hal ini tentunya menjadi pilihan kamu sendiri dan berdampak ke masa depan kamu nanti.

Ada tips yang lebih kece? Langsung saja tulis di kolom komentar!