Saham atau Reksadana, Mana yang Lebih Menguntungkan?

reksadana atau saham

Menabung dengan cara membeli saham atau reksadana banyak dilakukan oleh beberapa orang termasuk anak muda. Saat ini, investasi atau tabungan dengan cara membeli saham atau reksadana sangat mudah untuk dilakukan. Nah bagi kamu yang ingin mulai menabung atau berinvestasi dengan cara ini.

Berikut Billie berikan informasi mengenai keuntungan dan kerugian masing-masing produknya:

Keuntungan Menabung Saham

  • Mudah. Membuka rekening saham sangatlah mudah dan dapat dilakukan di semua perusahaan yang bekerja sama dengan BEI. Setoran pun dapat dilakukan dengan cara autodebet dari rekening tabungan kamu sehingga kamu dapat menabung secara rutin.
  • Modal kecil. Menabung saham tidak memerlukan modal yang besar lho. Setoran dapat dimulai dari ribuan rupiah tergantung kesepakatan kamu dengan perusahaan sekuritas.
  • Capital gain. Menabung saham akan memberikan kamu keuntungan yang lebih daripada hanya menyimpan uang di rekening tabungan biasa. Pertumbuhan saham yang cukup tinggi memungkinkan kamu untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual saham yang kamu miliki.
  • Dividen. Dengan menabung saham, kamu pun berhak mendapatkan dividen tiap tahunnya setiap kali perusahaan saham mendapatkan profit.

Kerugian Menabung Saham

  • Jangka waktu lama. Cara menabung seperti ini tergolong investasi jangka panjang. Maksudnya adalah kamu bisa mendapatkan keuntungan bila berinvestasi setidaknya 5-10 tahun.
  • Harga saham mahal. Jika kamu ingin memiliki saham yang mendatangkan keuntungan yang lebih tinggi, kamu harus membeli saham dengan harga tinggi juga. Begitu juga dengan jumlah unit saham yang kamu beli. Keuntungan maksimum bisa didapatkan bila kamu membeli dengan jumlah unit tertentu.
  • Resiko Besar. Selain keuntungan yang besar, investasi saham juga memiiki resiko yang besar. Selain potensi capital loss, kamu juga bisa mendapatkan dividen bila perusahaan nya bermasalah.
  • Tidak dapat diwariskan.

Keuntungan Menabung Reksadana

  • Modal kecil. Dengan jumlah uang sekitar ratusan ribu rupiah saja, kamu sudah bisa mulai untuk melakukan jenis investasi ini.
  • Banyak pilihan. Ada banyak pilihan reksadana seperti reksa dana campuran, pasar uang, obligasi, tergantung dari resiko dan jangka waktu investasi/
  • Resiko minim. Modal reksadana biasanya akan disebar ke berbagai instrumen investasi, sehingga ini dapat mengurangi tingkat resiko yang ada. Selain itu, modal investasi kamu akan aman karena disimpan oleh bank kustodian. Jadi walaupun manajer investasi/bank/perusahaan sekuritas bangkrut, maka modal kamu tetap aman.
  • Mudah. Pembelian investasi ini dapat di autodebet dan dapat dilakukan di bank atau perusahaan BUMN yang ada di kota-kota besar.
  • Dapat diwariskan bila investor meninggal dunia.

Kerugian Menabung Reksadana

  • Keuntungan kecil. Jika dibandingkan dengan keuntungan yang didapatkan dengan menabung saham, keuntungan menabung reksadana terbilang kecil.
  • Dividen tidak langsung masuk ke kantong investor tapi masuk ke NAB (nilai aktiva bersih).

Jadi kesimpulannya, mana yang lebih baik adalah tergantung kebutuhan kamu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *