Dana Pendidikan Semakin Mahal? Begini Cara Siasatinya!

dana pendidikan mahal

Mengingat dana pendidikan yang setiap tahunnya bertambah besar. Pastinya kamu sebagai orang tua atau calon orang tua menjadi khawatir. Pendidikan tentunya merupakan hal yang diperlukan oleh setiap orang. Dengan gaji yang terbatas, bagaimana mendapatkan pendidikan yang tinggi? Begini caranya!

Hemat dengan Tahu Komponen Pengeluaran

Pertama, kamu bisa mulai mempersiapkan dana pendidikan anak dengan menabungnya sejak dini. Bagaimana caranya jika tidak bisa berhemat atau menabung? Tentunya kamu harus mengetahui pos pengeluaran terbesar. Maksudnya adalah gaya hidup atau hal lainnya yang paling banyak mengeluarkan biaya.

Bos pengeluaran rutin biasanya seputar, biaya hidup, seperti biaya sewa rumah, biaya listrik dan PDAM, transportasi, tabungan, investasi, sosial, dan gaya hidup lainnya. Pastikan kamu mengeluarkan hal-hal yang tidak dibutuhkan sehingga bisa lebih hemat. Kamu juga bisa berusaha untuk menghemat tagihan rutin seperti listrik dan PDAM dengan meminimalisir penggunaannya.

Baca juga: Bingung Siapkan Uang untuk Lebaran? Simak 5 hal Berikut!

Hitung Biaya Pendidikan Masa Depan

Asumsi yang biasa digunakan untuk menghitung asumsi pendidikan anak adalah dengan cara mengalikan dua kali lipat asumsi inflasi ekonomi. Contoh inflasi 10% per tahun, sehingga setelah dikalikan dua kali lipat menjadi 20% per tahun. Dilansir dari Future Ready, rumus yang bisa Anda adalah Future value.

Rumus:

FV = B ( 1 + inflasi ) n

FV= biaya masa depan

B= biaya yang sekarang

N= jangka waktu

Contoh:

18 tahun mendatang, anak Smartpayer akan masuk kuliah. Tahun ini, Universitas yang Smartpayer rencanakan memiliki uang pangkal Rp20juta. Dengan inflasi pertahun setelah dikalikan yakni 20% per tahun.

FV= Rp20.000.000,- (1+0,2)18

= 20.000.000 *21,6

= Rp432.000.000,-

Jadi, dana pendidikan masuk kuliah anak selama 18 tahun adalah Rp 432.000.000,- Idealnya dalam sebulan Smartpayer harus menyisihkan dana Rp 2.000.000 per bulannya agar anak dapat mengenyam pendidikan di kuliah yang diinginkan. Itu baru uang pangkal belum biaya kuliah lainnya lagi.

Siapkan Dana Pendidikan dengan Asuransi

Setelah mengetahui asumsi biaya pendidikan di masa depan, kamu bisa mulai mempersiapkannya. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan asuransi. Ada banyak asuransi yang menawarkan program untuk mempersiapkan dana pendidikan. Pertimbangkan premi dengan asumsi biaya pendidikan di masa depan serta komponen pengeluaran yang harus kamu tanggung setiap bulannya.

Asuransi pendidikan lebih tegas dalam mencairkan dana pendidikan, selain itu keuntungan atau timbal baliknya lebih besar. Namun sayangnya, asuransi pendidikan tidak akan cair sebelum jatuh tempo kecuali kamu meninggal dunia. Jangan lupa, sekali memulai asuransi, jangan sampai tidak bisa melanjutkan pembayaran bulanannya, apa yang sudah kamu bayar bisa menjadi sia-sia.

Baca juga: Tips Atur Gaji 5 Juta Rupiah Sebulan

Siapkan Dana dengan Investasi

Hal kedua, kamu bisa menyiapkan dana pendidikan dengan berinvestasi. Hal ini dapat menguntungkan namun juga memiliki resiko yang lebih besar ketimbang menabung dan asuransi. Jika ingin investasi dengan resiko rendah, berinvestasi dengan logam mulia bisa menjadi pilihan. Kamu dapat menjualnya sewaktu dibutuhkan tanpa proses yang lama.

Siapkan dengan Menabung

Jika kamu memilih untuk menabung, tabunglah dana yang dimiliki di Bank. Jangan sampai menyimpan uang di rumah. Untuk menyiapkan dana pendidikan bagi anak dengan cara menabung, kamu dapat memilih tabungan pendidikan atau konvensional. Dengan menabung secara konvensional, dana yang kamu tabungkan tergantung pribadi. Namun, tidak ada jaminan jika uang untuk tabungan ini akan bertambah dan manfaatnya akan berhenti jika kamu meninggal. Menabung juga membutuhkan kedisiplinan yang tinggi karena tidak akan ada yang mengingatkan atau memaksa kamu setiap bulannya.

0 Replies to “Dana Pendidikan Semakin Mahal? Begini Cara Siasatinya!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *