5 Kesalahan Pengelolaan Keuangan Orang Indonesia

pengelolaan keuangan

Pengelolaan keuangan mungkin bisa jadi hal yang dilakukan sehari-hari oleh kebanyakan orang. Namun apakah orang Indonesia sudah melakukan pengelolaan keuangan yang baik dan benar? Menurut survey yang dilakukan oleh Manulife, ternyata lebih dari 70% orang Indonesia tidak memiliki target jumlah dana simpanan dalam jangka waktu tertentu. Hal ini menunjukan bahwa jarang sekali orang Indonesia yang peduli pada pengelolaan keuangan mereka.

Ada 5 kesalahan dalam pengelolaan keuangan yang sering terjadi pada orang Indonesia. Jangan sampai 5 hal ini terjadi pada kamu ya!

Terlalu Banyak Hutang

Kesalahan pertama adalah orang Indonesia sangat suka sekali berhutang. Padahal kamu harus ingat bahwa setiap hutang akan membawa bunga yang harus kamu bayar. Bunga hutang ini jumlahnya tidak sedikit dan secara terus-menerus akan mengikis keuangan kamu. Apabila kamu ingin sehat secara finansial, kamu harus memiliki hutang yang tidak lebih dari 30% pendapatan kamu.

Biasakan untuk tidak menunda pembayaran hutang atau cicilan agar hutang segera lunas. Jika hutang sudah lunas, kamu bisa menggunakan uang tersebut untuk berinvestasi atau memulai tabungan hari tua.

Baca juga : Kredit Macet, ini Cara Mengatasinya!

Tidak Cukup Persiapan Pensiun

Masa pensiun perlu direncanakan sedini mungkin. Semakin cepat kamu memulai, maka semakin sedikit uang yang perlu kamu tabung setiap bulannya. Banyak orang Indonesia yang akhirnya jatuh miskin pada saat tua. Mereka mengalami penurunan status ekonomi atau daya beli pada saat mereka tua. Banyak juga yang terpaksa harus bergantung pada anak mereka pada masa tua. Bila kamu bisa mempersiapkan masa pensiun selagi muda, hal itu adalah pertanda kamu memiliki pengelolaan keuangan yang baik.

Tidak Punya Dana Darurat

Kesalahan lain yang sering dilakukan oleh orang Indonesia adalah tidak memiliki dana darurat atau simpanan yang dapat digunakan untuk hal yang tidak diinginkan. Banyak orang Indonesia yang jatuh miskin karena tertimpa suatu masalah atau penyakit. Billpayer, kita tidak tahu apa yang akan terjadi yang bisa mengubah hidup kita dikemudian hari, untuk itu kita harus mengantisipasinya, terutama dalam hal finansial.

Tidak Punya Tujuan Akhir Pengelolaan Keuangan

Untuk membangun kekayaan, pertama kamu harus memiliki tujuan. Terlebih dahulu kamu harus menetapkan jumlah uang yang kamu inginkan, setelah itu baru kamu bisa membuat rencana keuangan. Banyak orang Indonesia yang mungkin sudah bisa menabung atau berinvestasi, tapi tidak punya tujuan akhir pengelolaan keuangan. Membeli rumah, bisnis baru, bisa saja menjadi tujuan pengelolaan kamu. Dengan begitu kamu bisa termotivasi untuk menabung atau berinvestasi, sekaligus berjuang untuk meningkatkan taraf hidup atau status ekonomi kamu.

Baca juga : Ini 3 Alasan Orang Tidak Bisa Bayar Cicilan

Mengabaikan Pengeluaran Kecil

Apakah kamu tahu pengeluaran kamu dalam satu bulan? Ya mungkin kamu mengetahuinya. Tetapi apakah kamu menyadari berapa total uang yang kamu keluarkan untuk hal-hal kecil? Berhati-hatilah pada pengeluaran kecil, terlebih lagi untuk yang sering terjadi, karena setelah dijumlahkan akan bernilai besar. Kesalahan ini seringkali menjadi kebiasaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *