Sering Menunda Bayar Tagihan? Simak Kerugiannya!

tunda bayar tagihan bulanan

Tagihan bulanan sangat dekat dengan kehidupan dewasa muda atau orang-orang yang sudah berumah tangga di jaman sekarang ini. Mulai dari tagihan listrik, air, keamanan, kebersihan, asuransi, BPJS, pajak, dan cicilan seperti melalui kartu kredit. Kebanyakan orang tidak bayar tagihan langsung setelah menerima gaji bulanan.

Padahal, idealnya tagihan bulanan dibayarkan setiap awal bulan setelah menerima gaji, dan jangan sampai melewati tanggal jatuh tempo tagihan. Namun ternyata, masih banyak orang yang sering menunda bayar tagihan, membayarnya tepat di hari jatuh tempo, bahkan melewati batas jatuh tempo yang menyebabkan mereka harus membayarkan denda keterlambatan. Selain denda keterlambatan, ternyata banyak kerugian lain yang bisa didapatkan jika sering menunda bayar tagihan lho.

Untuk itu, Billie akan mengulas beberapa kerugian ketika kamu sering menunda untuk membayarkan tagihan. Simak ulasannya!

Terburu-buru Bayar Tagihan

Ketika kamu terus menunda-nunda untuk membayarkan tagihan bulananmu, secara tidak sadar kamu sebenarnya sedang menumpuk pekerjaan yang sebetulnya tidak perlu. Hal itu dapat membuat kamu menjadi terburu-buru ketika tanggal jatuh tempo tagihan sudah dekat. Kamu menjadi kewalahan dan buru-buru pergi ke ATM untuk menyelesaikan pembayaran tagihan. Billpayer, hal ini sederhana tetapi bisa merugikan lho, kita mungkin saja tidak tahu apabila ada hal-hal mendadak yang perlu dilakukan, akibatnya malah mendapatkan denda keterlambatan.

Selain itu, terburu-buru bisa juga membuat kamu salah input nomor tagihan atau bahkan jumlah tagihan. Salah input nomor bisa saja membuat kamu malah membayarkan tagihan orang lain atau terpaksa harus menginput ulang nomor tagihan. Nah, salah input jumlah tagihan ini yang merepotkan. Kenapa? Kamu akan diminta untuk mengisi sejumlah formulir dan mengirimkannya langsung ke kantor biller, selain itu kamu harus menunggu sekitar 4-6 hari kerja untuk refund atau pengembalian uang tersebut.

Antrian Panjang

Apakah kamu tahu bahwa antrian panjang di ATM sebagian besar disebabkan oleh orang-orang yang ingin membayarkan tagihan? Yup, banyak orang yang terpaksa mengantri panjang untuk membayar tagihan karena sudah jatuh tempo. Mereka tidak memiliki waktu lagi untuk menunda dan menghindari antrian yang panjang tersebut.

Ini akibat sering menunda tagihan, karena jika kamu tidak menunda, kamu bisa mengatur waktu yang tepat untuk membayar tagihan di ATM. Kamu juga bisa melihat situasi, apabila antrian ATM panjang dan ramai, kamu bisa melakukannya dilain waktu atau mencari tempat ATM yang lain. Ketika antrian ATM tidak panjang dan ramai, segera lunasi tagihan kamu sebelum tanggal jatuh tempo.

Denda Keterlambatan + Bunga

Menunda-nunda pembayaran tagihan bisa menyebabkan kamu pada akhirnya terlambat membayarkan tagihanmu. Hal ini dapat menyebabkan kamu dikenai denda keterlambatan oleh bank atau penagih. Jumlah denda keterlambatan biasanya memang tidak besar, misalnya pada kartu kredit hanya sekitar 3% dari total tagihan atau maksimal sebesar Rp. 150.000. Namun, tanpa kamu sadari, jika kamu membiasakan hal ini tetap terjadi, kamu bisa menghabiskan sekitar Rp. 1,8 juta per tahun hanya untuk denda keterlambatan. Belum lagi ditambah bunga cicilan atau hutang yang harus kamu tanggung.

Tidak Sadar Pengeluaran Bulanan

Ketika kamu terlambat membayar tagihan, kamu menjadi tidak teratur mengenai tanggal pengeluaran kamu. Ada yang dibayarkan pada awal bulan, pertengahan, atau bahkan akhir. Hal ini menyebabkan kamu tidak dapat menghitung dengan jelas berapa pengeluaranmu dibandingkan dengan pendapatan dan sebaliknya.

Idealnya kita mencatat setiap pengeluaran dengan baik dan teratur agar dapat mengontrol pengeluaran. Kita dapat membatasi cicilan, jumlah uang yang dialokasikan untuk belanja dan kebutuhan sehari-hari dengan mengetahui jumlah pengeluaran kita setiap bulannya. Ingat billpayer, kejayaan dan kesejahteraan akan didapatkan apabila kita dapat mengontrol keuangan dengan baik sehingga bisa mempersiapkan masa tua kita.

Bagaimana agar tidak menunda membayar tagihan bulanan?

Bayar Tagihan dengan Disiplin

Denda keterlambatan bukanlah sebuah komponen wajib dalam tagihan bulanan. Denda keterlambatan merupakan bentuk konsekuensi atas kelalaian kamu dalam melakukan pembayaran. Hal ini bisa dihindari apabila kamu secara disiplin membayar tagihan bulanan dan diri kamu sendiri yang dapat mewujudkannya. Jika kamu disiplin dan pandai menggunakan kesempatan yang ada seperti aplikasi perencana keuangan atau pengingat, kamu dapat mengubah kebiasaan buruk yang sering menunda pembayaran tagihan.

Berikut beberapa beberapa kerugian ketika kamu sering menunda untuk membayarkan tagihan menurut Billie, apakah kamu punya pengalaman lainnya yang bisa dibagikan? Tuliskan saja di kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *